Kominfo akan tingkatkan literasi digital di daerah 3T
Elshinta
Jumat, 20 November 2020 - 20:50 WIB |
Kominfo akan tingkatkan literasi digital di daerah 3T
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, saat konferensi pers Literasi Digital Nasional, Jumat (20/11/2020). (ANTARA/Natisha Andarningtyas)

Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana meningkatkan program literasi digital di daerah tertinggal, terdepan dan terluar, menyusul temuan masyarakat di sana menganggap hoaks sebagai hal yang serius.

"Hoaks ini berdampak lebih besar di pedesaan, kita perlu literasi di sana," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, saat konferensi pers virtual, Jumat.

Survei Literasi Digital Nasional 2020 yang dilakukan Katadata Insight Center dan Kominfo menemukan bahwa 70 persen masyarakat di daerah terdepan, terpencil dan tertinggal, 3T, menganggap hoaks sebagai masalah yang serius.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat nasional, sebanyak 46,4 persen responden yang menganggap hoaks sebagai masalah serius.

Menurut Kominfo, literasi digital bagi masyarakat di daerah 3T diperlukan agar mereka bisa mengidentifikasi hoaks dan menyaring informasi yang mereka dapatkan.

"Pengetahuan bagaimana mencari berita yang benar. Kalau ada yang meragukan, bagaimana cari konfirmasi yang bisa dipercaya," kata Semuel.

Menurut Semuel, mencari sumber informasi yang bisa dipercaya membutuhkan keterampilan.

Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi sebelum pandemi pernah mengadakan program literasi di daerah 3T, antara lain School of Influencer, dikatakan Ketua Siberkreasi Yosi Mokalu.

Responden di daerah 3T menyatakan lembaga yang harus bertindak untuk mencegah penyebaran hoaks adalah semua warga negara (60 persen), kemudian TNI atau Polri (55,7 persen).

Indeks literasi digital nasional, berdasarkan studi tersebut, tergolong sedang, yaitu 3,47 dalam skala lima.

Menanggapi hasil survei tersebut, Semuel menyatakan riset itu memberi masukan kepada pemerintah untuk menentukan program literasi digital yang tepat berdasarkan kondisi di lapangan.

"Kami ingin program tepat sasaran," kata Semuel.

Survei Literasi Digital Nasional 2020 diadakan pada Agustus lalu, melibatkan 1.670 responden dari 34 provinsi yang berusia 13 hingga 70 tahun dan menggunakan internet selama tiga bulan terakhir.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Langkat terus lakukan pembangunan jalan
Rabu, 27 Januari 2021 - 15:58 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU PR) ter...
Presiden minta pemda bangun ekonomi sepanjang Tol Kayu Agung-Palembang
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:11 WIB
Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah membangun sentra-sentra perekonomian di sepanjang Jal...
Satgas Yonif 125/SMB, koramil, polsek dan warga kerja bakti perbaiki jalan putus
Jumat, 22 Januari 2021 - 20:11 WIB
Jalan yang menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Boven Digoel terputus, Satgas Pamtas Yon...
Luas kawasan kumuh di Kendari berkurang 168 hektare
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:24 WIB
Pemerintah Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara mengklaim luas kawasan kumuh di wilayahnya ber...
 APERSI Sumut targetkan pengurangan backlog rumah di Sumut tahun ini
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:11 WIB
Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) DPD Sumatera Utara menargetk...
Perjalanan menuju Papua sejahtera
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:10 WIB
Pembangunan Papua dan Papua Barat terus menjadi isu yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah d...
Tim survei tinjau lokasi sasaran TMMD 2021 di Desa Wringinharjo
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:47 WIB
Tim survei TMMD Kodim 0703 Cilacap mulai turun ke wilayah yang sudah ditargetkan sebagai sasaran keg...
Pemkot Bandung kejar target pembangunan di tengah pandemi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:57 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengakui, pandemi Covid-19 berdampak besar pada pembangunan di Kot...
Wali Kota cek kerusakan besi pembatas Fores Walk Babakan Siliwangi
Jumat, 08 Januari 2021 - 10:37 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku segera menindaklanjuti kabar tentang rusaknya besi pembata...
Awal tahun 2021, 7.000 sertipikat tanah diterima warga Majalengka melalui program PTSL 
Selasa, 05 Januari 2021 - 21:23 WIB
Sebanyak 7.000 sertifikat tanah secara simbolis hari ini diterima warga Kab. Majalengka Jawa Barat y...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV