Pemkab Lebak sediakan 10 hektare untuk pembangunan hunian tetap
Elshinta
Jumat, 20 November 2020 - 19:40 WIB |
Pemkab Lebak sediakan 10 hektare untuk pembangunan hunian tetap
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. ANTARA/Dokumen

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menyediakan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan hunian tetap bagi warga korban bencana alam pada awal tahun 2020 di Kecamatan Lebak Gedong.

"Kami berharap pembangunan huntap itu bisa direaliasikan untuk warga korban bencana alam yang kini tinggal di hunian sementara (Huntara)," kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di Lebak, Jumat.

Pembangunan huntap itu berlokasi di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun - Salak (TNGHS) seluas 10 hektare untuk warga korban banjir bandang dan longsor.

Bencana alam di daerah itu terjadi awal tahun 2020 hingga ribuan warga terpaksa tinggal di posko pengungsian yang tersebar di enam kecamatan.

Namun, bencana alam tersebut yang terparah Kecamatan Lebak Gedong dan Sajira dan diperkirakan ratusan rumah warga hanyut dan rusak berat.

Saat ini, mereka warga korban bencana alam di Kecamatan Lebak Gedong tinggal di bangunan huntara.

"Kami berharap warga korban bencana alam itu bisa menempati bangunan Huntap dengan aman dan nyaman," katanya menjelaskan.

Plt Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Ajis Suhendi mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan bagi warga korban bencana alam yang benar-benar kondisinya rumahnya hanyut, rusak berat dan rusak ringan.

Pendataan itu untuk mendapat bantuan bangunan huntap agar mereka hidup bersama anggota keluarga dengan sehat dan layak.

Mereka para korban bencana alam tinggal di bangunan huntara dengan kondisi cukup memprihatinkan.

"Kami berharap bangunan huntap itu bisa secepatnya direalisasikan," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Sudin (35) warga pengungsian Cigobang Kecamatan Lebak Gedong Kabupaten Lebak mengaku bahwa dirinya menyambut positif rencana pembangunan huntap itu dan dipastikan tinggal bersama anggota keluarga layak.

Saat ini, hampir 10 bulan tinggal di gubuk huntara kondisinya tidak layak huni dan jika hujan kebocoran.

Bangunan huntara itu, kata dia, terpaksa tidur bersamaan dengan istri serta tiga anaknya karena ruangnya cukup sempit.

"Kami sangat menyambut baik adanya relokasi pembangunan huntap ke tempat yang lebih laik, aman, nyaman," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Langkat terus lakukan pembangunan jalan
Rabu, 27 Januari 2021 - 15:58 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU PR) ter...
Presiden minta pemda bangun ekonomi sepanjang Tol Kayu Agung-Palembang
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:11 WIB
Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah membangun sentra-sentra perekonomian di sepanjang Jal...
Satgas Yonif 125/SMB, koramil, polsek dan warga kerja bakti perbaiki jalan putus
Jumat, 22 Januari 2021 - 20:11 WIB
Jalan yang menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Boven Digoel terputus, Satgas Pamtas Yon...
Luas kawasan kumuh di Kendari berkurang 168 hektare
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:24 WIB
Pemerintah Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara mengklaim luas kawasan kumuh di wilayahnya ber...
 APERSI Sumut targetkan pengurangan backlog rumah di Sumut tahun ini
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:11 WIB
Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) DPD Sumatera Utara menargetk...
Perjalanan menuju Papua sejahtera
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:10 WIB
Pembangunan Papua dan Papua Barat terus menjadi isu yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah d...
Tim survei tinjau lokasi sasaran TMMD 2021 di Desa Wringinharjo
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:47 WIB
Tim survei TMMD Kodim 0703 Cilacap mulai turun ke wilayah yang sudah ditargetkan sebagai sasaran keg...
Pemkot Bandung kejar target pembangunan di tengah pandemi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:57 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengakui, pandemi Covid-19 berdampak besar pada pembangunan di Kot...
Wali Kota cek kerusakan besi pembatas Fores Walk Babakan Siliwangi
Jumat, 08 Januari 2021 - 10:37 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku segera menindaklanjuti kabar tentang rusaknya besi pembata...
Awal tahun 2021, 7.000 sertipikat tanah diterima warga Majalengka melalui program PTSL 
Selasa, 05 Januari 2021 - 21:23 WIB
Sebanyak 7.000 sertifikat tanah secara simbolis hari ini diterima warga Kab. Majalengka Jawa Barat y...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV