Wall Street dibuka lebih rendah, tertekan lonjakan kasus COVID-19
Elshinta
Sabtu, 21 November 2020 - 07:20 WIB |
Wall Street dibuka lebih rendah, tertekan lonjakan kasus COVID-19
Ilustrasi - Para pialang sedang bekerja di lantai Bursa Saham New York, Wall Street, Ameika Serikat. (Reuters)

Elshinta.com - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih rendah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi waktu setempat menyusul terjadinya lonjakan kasus infeksi COVID-19 di AS.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 56,79 poin atau 0,19 persen menjadi 29.426,44. Indeks S&P 500 berkurang 5,72 poin atau 0,16 persen menjadi 3.576,15. Indeks Komposit Nasdaq turun 23,82 poin atau 0,20 persen, menjadi 11.880,89.

Dari 11 sektor utama Indeks S&P 500, sektor teknologi turun 0,3 persen pada sesi pagi. Sedangkan sektor utilitas naik 0,5 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terbaik.

Investor memperhatikan dampak ekonomi dari kasus virus Corona baru yang melonjak.

Amerika Serikat melaporkan rekor kasus infeksi baru pada Kamis (19/11) mencapai 187.833 kasus COVID-19, mendorong rata-rata infeksi baru menjadi 165.029 kasus setiap hari selama tujuh hari secara nasional, atau sekitar 24 persen lebih tinggi dari seminggu yang lalu, menurut analisis data CNBC yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Negara itu telah melaporkan total lebih dari 11,7 juta kasus dengan jumlah kematian akibat penyakit tersebut melebihi 252.000 hingga Jumat pagi waktu setempat.

Wall Street juga fokus pada ketidaksepakatan antara Departemen Keuangan AS dan Federal Reserve (Fed) mengenai kelanjutan pendanaan untuk beberapa program darurat yang ditetapkan selama hari-hari awal krisis virus Corona.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Kamis (19/11), meminta Fed untuk mengakhiri lima fasilitas pinjaman darurat COVID-19 dan mengembalikan dana yang tidak terpakai sebesar 455 miliar dolar AS. Namun, Fed ingin melanjutkan semua fasilitas darurat ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamala Harris dilantik sebagai Wakil Presiden AS
Kamis, 21 Januari 2021 - 07:01 WIB
Kamala Harris membuat sejarah pada Rabu, ketika ia dilantik sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat (...
Mahasiswa, pensiunan petugas damkar didakwa dalam kerusuhan Capitol
Selasa, 19 Januari 2021 - 11:30 WIB
Pihak berwenang federal menangkap seorang pensiunan petugas pemadam kebakaran dan seorang mahasiswa ...
FBI periksa puluhan demonstran Capitol setelah seorang polisi tewas
Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:38 WIB
Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menginterogasi puluhan orang yang diduga terlibat dal...
AS kirim tim ke Indonesia selidiki kecelakaan pesawat Sriwijaya
Rabu, 13 Januari 2021 - 14:05 WIB
Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat pada Selasa mengatakan akan mengirim ...
Alasan Ford tutup tiga pabrik mereka di Brasil
Rabu, 13 Januari 2021 - 09:31 WIB
Keputusan Ford Motor Co untuk menutup tiga pabrik mereka di Brasil, semat-mata hanya untuk menekan b...
CDC: 9 juta warga AS telah divaksinasi COVID-19
Selasa, 12 Januari 2021 - 12:00 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa hampir sembilan juta warga AS t...
Pence akan hadiri pelantikan Biden, Trump tak akan hadir
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:45 WIB
Wakil Presiden AS Mike Pence akan menghadiri pelantikan pasangan presiden-wakil presiden terpilih, J...
FBI tahan dua perusuh gedung Kongres AS yang fotonya viral
Minggu, 10 Januari 2021 - 19:55 WIB
Agen Federal Amerika Serikat menahan dua orang perusuh dalam penyerbuan pada Rabu (6/1) di gedung Ko...
Biden rencanakan bantuan ekonomi triliunan dolar akibat pandemi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:11 WIB
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden mengatakan orang Amerika membutuhkan lebih banyak bantua...
Setelah rusuh Capitol, Pelosi minta Trump mundur
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:36 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Nancy Pelosi meminta Presiden Donald Trump mengundurka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV