A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_session25rdv1sn2scnnu7ii5l8uulm7n7iq5ch): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 putus sekolah puluhan anak di Lebak geluti kewirausahaan
putus sekolah puluhan anak di Lebak geluti kewirausahaan
Elshinta
Senin, 23 November 2020 - 06:55 WIB |
putus sekolah puluhan anak di Lebak geluti kewirausahaan
Puluhan anak putus sekolah di Kabupaten Lebak, Banten menggeluti kewirausahaan dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan di daerah itu. (ANTARA/HO)

Elshinta.com - Puluhan anak putus sekolah di Kabupaten Lebak, Banten berkiprah dalam kewirausahaan agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan di daerah ini.

"Kami hari ini banyak menerima pesanan desain grafis bentuk kemasan, banner, logo, gambar mug, sablon, dan spanduk," kata Hazrat Ali (18), seorang anak putus sekolah warga Warunggunung, Kabupaten Lebak, Minggu.

Permintaan pesanan itu, bukan dari warga Kabupaten Lebak saja, namun juga dari Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, dan Kabupaten Serang.

Kebanyakan pesanan itu jenis kemasan, banner, logo, gambar mug, sablon dan spanduk dengan harga Rp50 ribu sampai Rp500 ribu.

Saat ini, kata dia, omzet pendapatan relatif lumayan di tengah pandemi COVID-19, terlebih adanya pemilihan kepala daerah (pilkada), sehingga banyak pesanan logo, banner dan spanduk.

"Kami menggeluti usaha ini sudah menyerap tenaga kerja sebanyak lima orang," kata Hazrat Ali seraya mengaku tidak melanjutkan pendidikannya hingga ke perguruan tinggi karena faktor biaya.

Begitu juga anak putus sekolah lainnya, Siti Rika Agustina (18) mengatakan, kini menjalin kerja sama dengan koperasi untuk menampung produksi desain grafis bentuk pin, bros, gambar mug, dan kemasan. Sebab, lembaga koperasi tersebut dapat memasarkan produk hingga ke luar daerah.

Bahkan, kata dia, sejak sepekan terakhir banyak permintaan dan menyerap tenaga kerja sebanyak tiga orang.

"Kami merintis usaha itu belum lama, dan banyak pesanan melalui koperasi itu," ujarnya pula.

Ketua Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cadre Ability Informatika, Kabupaten Lebak Hambali mengatakan anak putus sekolah yang kini menggeluti kewirausahaan itu sebanyak 20 orang menerima pelatihan desain grafis melalui program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Program itu bertujuan untuk mencetak anak-anak putus sekolah, agar memiliki kecakapan dan keterampilan (life skill) khususnya desain grafis.

Saat ini, ujarnya, tenaga desain grafis sangat dibutuhkan para pelaku usaha sehubungan menggeliatnya perekonomian masyarakat.

"Kami mengapresiasi anak-anak putus sekolah itu kini bisa mengembangkan usahanya dengan menjalin kerja sama dengan lembaga usaha, seperti koperasi, instansi pemerintah dan BUMN," kata Siti yang juga lulusan SMK MHI Warunggunung itu pula.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ekonomi kreatif harapan pemulihan ekonomi Jabar di tengah pandemi
Rabu, 06 Januari 2021 - 20:45 WIB
Pandemi COVID-19 membuat pelaku UMKM di Provinsi Jawa Barat (Jabar) harus menelan `pil pahit` karena...
Paguyuban UMKM Kota Bogor dukung anggota eksis-mandiri
Minggu, 20 Desember 2020 - 16:15 WIB
Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bogor, Jawa Barat mendorong anggotanya yang seb...
Industri kecil menengah Jabar dominasi penghargaan Upakarti-IDGS 2020
Senin, 14 Desember 2020 - 17:45 WIB
Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) berhasil mendominasi Pengharga...
Sejuta harapan bagi UMKM untuk bangkitkan ekonomi
Senin, 14 Desember 2020 - 10:10 WIB
PEN yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan membuat kondisi perekonomian bang...
Kemenperin bimbing IKM gula semut pakai mesin otomatisasi
Jumat, 04 Desember 2020 - 21:15 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mewujudkan transformasi Industri 4.0 untuk industri kecil men...
UMKM di Surabaya diberdayakan buat APK dan masker
Rabu, 25 November 2020 - 12:50 WIB
Sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Surabaya, Jawa Timur, diberdayakan membuat al...
Kemensos terapkan terapi seni tumbuhkan kewirausahaan
Rabu, 25 November 2020 - 10:45 WIB
Kementerian Sosial menerapkan terapi seni (art therapy) sebagai salah satu media untuk menjaga keseh...
Dukung pemulihan ekonomi nasional, wanita Permabudhi gelar pelatihan UMKM
Senin, 23 November 2020 - 15:35 WIB
Lembaga Pemberdayaan Wanita, Seni & Budaya Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) menegaskan k...
putus sekolah puluhan anak di Lebak geluti kewirausahaan
Senin, 23 November 2020 - 06:55 WIB
Puluhan anak putus sekolah di Kabupaten Lebak, Banten berkiprah dalam kewirausahaan agar mampu menci...
KKP dorong UMKM perikanan antisipasi perubahan pola belanja masyarakat
Senin, 16 November 2020 - 07:45 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong UMKM perikanan untuk mengantisipasi perubahan pol...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV