RSUD Sekayu siap jadi rujukan operasi jantung di Sumsel
Elshinta
Senin, 23 November 2020 - 13:00 WIB |
RSUD Sekayu siap jadi rujukan operasi jantung di Sumsel
Tim dokter melakukan operasi jantung di RSUD Sekayu. (ANTARA/HO/20)

Elshinta.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin siap menjadi rujukan bagi pasien yang akan melakukan operasi jantung di Sumatera Selatan setelah beberapa kali sukses menjalankan peran tersebut.

Direktur RSUD Sekayu Makson Parulian Purba di Sekayu, Senin, mengatakan RSUD membuka diri untuk pasien dari kabupaten lain, seperti yang dilakukan belum lama ini, yakni melakukan operasi "by pass" jantung terhadap pasien asal Palembang dan Prabumulih.

“Ini wujud komitmen kami untuk menjadikan RSUD Sekayu sebagai pusat rujukan jantung di Provinsi Sumatera Selatan," kata dia.

Ia membeberkan bahwa RSUD Sekayu sudah mampu melakukan operasi "by pass", seperti di RS Harapan Kita.

Operasi jantung yang dilakukan RSUD Sekayu bukan kali ini saja. Sebelumnya, operasi jantung serupa telah dilaksanakan pada 5 September 2020.

Pasien bukan saja dari Kabupaten Musi Banyuasin, namun juga dari kabupaten tetangga, seperti Lubuk Linggau, seperti yang sudah dilakukan terhadap Ema Humairoh (22) dan Monica (8).

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan pusat layanan jantung RSUD Sekayu dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tanpa mengeluar biaya.

Hal itu, katanya, lantaran sejak dua tahun lalu Musi Banyuasin menerapkan Universal Healthy Coverage (UHC), yang mana pemda menanggung biaya pengobatan warga setempat yang sakit.

Sejak 2019, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mencatat 95 persen warganya sudah terlindungi program BPJS Kesehatan sehingga mendapat predikat UHC.

Terkait dengan bidang kesehatan ini, pemkab setempat bukan hanya fokus mengasuransikan warganya tetapi juga meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas cabang pembantu di pedesaan hingga RSUD Sekayu.

Bahkan, saat ini RSUD Sekayu telah menjadi RS rujukan di Provinsi Sumsel.

"Pemkab Muba (Musi Banyuasin) juga akan menerapkan prosedur 'open member', yang nantinya tidak ada lagi warga Muba yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan baik, semuanya harus terkaver pada asuransi kesehatan," ujar dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkes: Waspadai potensi penyebaran virus nipah ke Indonesia
Rabu, 27 Januari 2021 - 15:46 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak terkait agar mewaspadai potensi penyebaran vi...
Vaksinasi bagi sumber daya manusia kesehatan di DIY masih jauh dari target
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:24 WIB
Sampai saat di vaksinasi COVID-19 di DIY bagi tenaga kesehatan atau sumber daya manusia kesehatan (S...
Kebiasaan buruk ini bisa picu kanker kolorektal di usia muda
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:47 WIB
Konsultan Hematologi Onkologi Medik FKUI-RSCM, Dr. dr. Ikhwan Rinaldi mengatakan, munculnya kanker k...
Dinkes Kota Malang siapkan 58 vaksinator Covid-19
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:24 WIB
Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur menyiapkan 58 petugas vaksin atau vaksinator guna melakukan ...
Biddokkes Polda Sulut berikan pelayanan kesehatan pasca banjir di Manado
Selasa, 26 Januari 2021 - 11:37 WIB
Biddokkes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) Polda Sulut (Sulawesi Utara) kembali memberikan pelayana...
Kenali `hidden hunger` yang berbeda dengan kelaparan biasa
Senin, 25 Januari 2021 - 23:05 WIB
Di antara masalah nutrisi pada sebagian masyarakat Indonesia saat ini, rendahnya pemenuhan zat gizi ...
Tips dokter sebelum divaksin COVID-19, tubuh harus fit
Senin, 25 Januari 2021 - 11:55 WIB
Sebelum tiba giliran Anda mendapatkan vaksin COVID-19, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan sala...
145.901 tenaga kesehatan telah divaksinasi COVID-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 17:24 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan sebanyak ...
Bio Farma akan produksi 4,7 juta dosis vaksin COVID-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:58 WIB
Bio Farma akan memproduksi sekitar 4,7 juta dosis vaksin COVID-19 yang akan digunakan pada bulan Feb...
Jubir: Lebih dari 132.000 tenaga kesehatan telah divaksin COVID-19
Jumat, 22 Januari 2021 - 19:33 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan sejak 14 Januari 2021 ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV