Emas jatuh lagi, investor buru aset berisiko dipicu berita vaksin
Elshinta
Rabu, 25 November 2020 - 08:25 WIB |
Emas jatuh lagi, investor buru aset berisiko dipicu berita vaksin
Ilustrasi - Emas batangan yang ditumpuk. (ANTARA/Shutterstock/pri.)

Elshinta.com - Emas terus merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), mencatat kerugian besar untuk hari kedua beruntun, saat kemajuan vaksin COVID-19 dan harapan yang didorong oleh transisi Gedung Putih mendorong investor untuk berbondong-bondong beralih ke aset-aset berisiko.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, anjlok 33,2 dolar AS atau 1,81 persen menjadi ditutup pada 1.804,60 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (23/11/2020), emas berjangka terperosok 34,6 dolar AS atau 1,85 persen menjadi 1.837,80 dolar AS.

Harga emas berjangka terangkat 10,9 dolar AS atau 0,59 persen menjadi 1.872,40 dolar AS pada Jumat (20/11/2020), setelah tergelincir 12,4 dolar AS atau 0,66 persen menjadi 1.861,50 dolar AS pada Kamis (19/11/2020), dan jatuh 11,2 dolar AS atau 0,59 persen menjadi 1.873,90 dolar AS pada Rabu (18/11/2020).

"Lebih optimisme dalam hal ekonomi, berdasarkan vaksin telah mengambil beberapa status safe haven menjauh dari pasar emas," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.

"Berkurangnya kekhawatiran politik untuk bergerak maju" juga telah mengurangi kebutuhan akan tempat berlindung yang aman, tambah Meger.

Indeks Dow menembus 30.000 poin untuk pertama kalinya saat investor bertaruh pada pemulihan ekonomi yang cepat menyusul kemajuan vaksin Virus Corona dan setelah Presiden terpilih AS Joe Biden bergerak lebih dekat untuk mengambil kendali kekuasaan pada Januari dengan persetujuan resmi.

“Pengubah permainannya adalah kemampuan semua vaksin untuk menunjukkan janji yang baik,” kata Direktur Pelaksana RBC Wealth Management, George Gero, seraya menambahkan itu akan menjadi pendakian panjang untuk mendapatkan emas dalam keadaan ini.

Pada Senin (23/11/2020) safe-haven emas kehilangan 1,85 persen setelah perusahaan obat global lainnya AstraZeneca mengumumkan hasil uji coba yang menjanjikan atas kandidat vaksinnya.

Selain itu Biden diperkirakan akan mencalonkan mantan Ketua Federal Reserve Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan AS, dan investor melihat Yellen sebagai kekuatan untuk lebih banyak tindakan fiskal guna memerangi krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi.

Penurunan harga emas juga terjadi meskipun dolar melemah, yang bertahan hampir mendekati terendah tiga bulan.

Emas, perlindungan terhadap penurunan nilai mata uang dan inflasi, masih naik lebih dari 19 persen tahun ini, terutama didorong oleh stimulus global yang dipicu oleh pandemi.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 33,3 sen atau 1,41 persen menjadi ditutup pada 23,3 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 26,6 dolar AS atau 2,85 persen menjadi menetap pada 958,3 dolar AS per ounce.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Dubes RI untuk Jepang dorong UMKM berinovasi ditengah pandemi
Senin, 25 Januari 2021 - 10:30 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi dalam sebuah webinar Penguatan Se...
Jumlah pasien COVID di ICU RS Prancis turun, pertama dalam 2 pekan
Minggu, 24 Januari 2021 - 14:00 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di ICU rumah sakit Prancis turun 16 menjadi 2.896 orang, penurunan pertama da...
RS Jerman dikarantina usai puluhan orang positif varian baru COVID
Minggu, 24 Januari 2021 - 10:01 WIB
Otoritas kesehatan Jerman memberlakukan karantina terhadap Rumah Sakit Humboldt di Berlin setelah 2...
Pelaku tabrak lari santri Paiton di Shaanxi beri santunan Rp1,8 miliar
Sabtu, 23 Januari 2021 - 19:48 WIB
Pelaku tabrak lari di Kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, China, hingga menewaskan seorang santri asal ...
Melihat Jepang, Singapura dan Nigeria tangani Covid-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:26 WIB
Berbagai upaya dilakukan pemerintah masing-masing negara dalam penanganan Pandemi Covid-19 (Virus Co...
Pakar WHO akan keluarkan rekomendasi vaksin Moderna pekan depan
Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:31 WIB
Panel ahli vaksin independen telah meninjau data vaksin COVID-19 dari Moderna Inc dan akan memublika...
Palang Merah: pelarangan senjata nuklir bentuk kemenangan kemanusiaan
Jumat, 22 Januari 2021 - 21:24 WIB
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni ICRC dan IFRC, menyambut baik pember...
Saham Hong Kong jatuh saat indeks komposit Tiongkok tergelincir
Jumat, 22 Januari 2021 - 18:25 WIB
Saham Hong Kong berakhir lebih rendah Jumat, mengalami persentase penurunan harian terbesar sejak 30...
Dolar jatuh untuk hari ketiga, di tengah data AS, ekspektasi stimulus
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:45 WIB
Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena i...
Minyak bervariasi setelah stok AS meningkat, Brent naik tipis
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:30 WIB
Harga minyak sedikit bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data industri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV