27 pabrik Top Glove ditutup karena pekerja terkena COVID-19
Elshinta
Rabu, 25 November 2020 - 20:00 WIB |
27 pabrik Top Glove ditutup karena pekerja terkena COVID-19
Pabrik sarung tangan Top Glove. ANTARA Foto/Ho-Zuliskandar (1)

Elshinta.com - Sebanyak 27 pabrik sarung tangan terbesar yang berlokasi di Selangor Malaysia, Top Glove, telah ditutup karena pekerjanya terinfeksi COVID-19.

Menteri Pertahanan Malaysia, Tan Sri Ismail Sabri Yakoob mengemukakan hal itu dalam jumpa pers di Putrajaya, Rabu.

"Pemerintah sebelum ini telah mengumumkan pelaksanaan Perintah Kawalan Pergerakan Diperketat (PKPD) di asrama laki-laki dan wanita pekerja Top Glove mulai 17 November lalu," katanya.

Pemerintah juga telah mengarahkan 28 pabrik perusahaan tersebut ditutup secara bertahap agar para pekerja bisa menjalani ujian saringan dan proses karantina.

"Pada sidang khusus hari ini Kementrian Kesehatan Malaysia (KKM) bersama Majelis Keamanan Negara (MKN) Selangor menyampaikan perkembangan situasi serta langkah-langkah yang telah dan sedang diambil bagi membendung penularan COVID-19 di kawasan ini," katanya.

Dia mengatakan satu tim khusus telah diturunkan untuk melakukan proses penyaringan, karantina dan penutupan pabrik Top Glove ini.

"Pasukan task force ini dianggotai oleh Majelis Keselamatan Negara Negeri Selangor, Kantor Kesehatan Negeri Selangor, Kantor Daerah Klang, Majelis Kota Klang, dan Polres Klang," katanya.

Secara keseluruhan pabrik ini mempunyai 11.215 pekerja dan hingga 24 November 2020 sebanyak 5.795 ujian saringan telah dilakukan dan 2.684 kasus positif di kawasan PKPD telah dicatatkan.

"Bagi mengelakkan penularan di kawasan komunitas, pihak pabrik juga telah diarahkan untuk menjalankan penyaringan terhadap 2.263 pekerja yang tinggal di luar kawasan PKPD dan akan dikarantina," katanya.

Dia mengatakan semua pekerja yang telah dites dan didapati positif COVID-19 telah dibawa ke rumah sakit sedangkan yang negatif dikarantina di hotel-hotel yang ditetapkan seperti Hotel Gold Coast, Kelang Sentral dan Stadium di Pandamaran.

"Jumlah kasus di pabrik Top Glove merupakan penyumbang jumlah tertinggi kasus COVID-19 di Selangor dan seluruh negara bagian," katanya.

Dia mengatakan jumlah kumulatif kasus di seluruh negara bagian adalah sebanyak 2.188 dan dari jumlah tersebut 1.623 kasus tercatat di Selangor dan sebanyak 1.511 merupakan kasus positif COVID-19 dari klaster Top Glove.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Dubes RI untuk Jepang dorong UMKM berinovasi ditengah pandemi
Senin, 25 Januari 2021 - 10:30 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi dalam sebuah webinar Penguatan Se...
Jumlah pasien COVID di ICU RS Prancis turun, pertama dalam 2 pekan
Minggu, 24 Januari 2021 - 14:00 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di ICU rumah sakit Prancis turun 16 menjadi 2.896 orang, penurunan pertama da...
RS Jerman dikarantina usai puluhan orang positif varian baru COVID
Minggu, 24 Januari 2021 - 10:01 WIB
Otoritas kesehatan Jerman memberlakukan karantina terhadap Rumah Sakit Humboldt di Berlin setelah 2...
Pelaku tabrak lari santri Paiton di Shaanxi beri santunan Rp1,8 miliar
Sabtu, 23 Januari 2021 - 19:48 WIB
Pelaku tabrak lari di Kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, China, hingga menewaskan seorang santri asal ...
Melihat Jepang, Singapura dan Nigeria tangani Covid-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:26 WIB
Berbagai upaya dilakukan pemerintah masing-masing negara dalam penanganan Pandemi Covid-19 (Virus Co...
Pakar WHO akan keluarkan rekomendasi vaksin Moderna pekan depan
Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:31 WIB
Panel ahli vaksin independen telah meninjau data vaksin COVID-19 dari Moderna Inc dan akan memublika...
Palang Merah: pelarangan senjata nuklir bentuk kemenangan kemanusiaan
Jumat, 22 Januari 2021 - 21:24 WIB
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni ICRC dan IFRC, menyambut baik pember...
Saham Hong Kong jatuh saat indeks komposit Tiongkok tergelincir
Jumat, 22 Januari 2021 - 18:25 WIB
Saham Hong Kong berakhir lebih rendah Jumat, mengalami persentase penurunan harian terbesar sejak 30...
Dolar jatuh untuk hari ketiga, di tengah data AS, ekspektasi stimulus
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:45 WIB
Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena i...
Minyak bervariasi setelah stok AS meningkat, Brent naik tipis
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:30 WIB
Harga minyak sedikit bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data industri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV