PP desak Ferdinand minta maaf kepada Wapres Ma`ruf Amin  
Elshinta
Kamis, 26 November 2020 - 22:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
PP desak Ferdinand minta maaf kepada Wapres Ma`ruf Amin  
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP), Arif Rahman, geram dengan sejumlah pihak yang meminta Wapres Ma'ruf Amin mundur dari jabatannya.

Menurut Arif, Kiai Ma'ruf Amin menjadi orang nomor dua di Indonesia karena mendapat dukungan dari masyarakat.

Artinya, kalau hanya satu atau dua orang yang meminta Wapres mundur, ini namanya melawan masyarakat luas yang mendukung Kiai Ma'ruf Amin di Pilpres kemarin," ujar Arif Rahman dalam keterangan tertulis, Rabu (25/11).

Lebih lanjut Arif mengungkapkan, Wapres Ma'ruf Amin punya kontribusi besar dalam memenangkan pertarungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilres 2019 lalu. "Karena berpasangan dengan Kiai Ma'ruf, umat Islam khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) pun satu suara memenangkan Pak Jokowi waktu itu," tandasnya.

Pada Pilpres lalu, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menang telak di sejumlah daerah yang menjadi basis NU, di antaranya, Jawa Timur.

"Makanya, ini ada segelintir orang seenaknya saja minta Wapres mundur. Ini sama menyakiti warga NU," tandas Arif yang juga Dewan Pembina Master C19 seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Kamis (26/11).

Arif mengingatkan kepada para pihak, seperti mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean agar dapat menjaga omongannya.

Sebelumnya Ferdinand meminta Wapres Ma'ruf Amin mundur dari jabatannya dan bergabung dengan Front Pembela Islam (FPI) Tak hanya itu, Ferdinand juga menyebut bahwa Wapres Ma'ruf Amin tidak bisa bekerja.

"Ferdinand ini tahu tidak kalau Kiai Ma'ruf adalah Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia). Masak Ketua Umum MUI gabung FPI," ujar Arif.

Arif juga menampik anggapan Ferdinanad bahwa Wapres Ma'ruf Amin tidak bisa bekerja. Sejak Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia dilanda pandemi Covid-19 pada Maret lalu, kata Arif, Wapres fokus bekerja menanggulangi pandemi.

"Sampai hari ini Wapres terus mendorong penanggulangan pandemi Covid-19. Terus Ferdinand menilai Wapres tidak bekerja dasarnya apa?" pungkasnya.

Pernyataan Ferdinand tersebut juga menyulut emosi relawan Wapres Ma'ruf Amin yang tergabung dalam Master C19. Para relawan dan santri Wapres Ma'ruf Amin menuntut Ferdinand untuk segera meminta maaf kepada masyarakat luas dan khususnya kepada Wapres Ma'ruf Amin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kepala BPKAD Langkat sebut tudingan penyelewengan DAK  tidak mendasar
Rabu, 27 Januari 2021 - 11:57 WIB
Tudingan sekelompok massa kepada Bupati Langkat Terbit Rencana PA beserta jajaran, menyelewengkan da...
Presiden Jokowi dapatkan vaksinasi COVID-19 kedua
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:34 WIB
Presiden Joko Widodo mendapatkan vaksinasi COVID-19 kedua kalinya masih dengan vaksin Sinovac yang d...
Pasangan Nasrul Abit-Indra Catri minta KPU anulir suara Mahyeldi-Audy
Rabu, 27 Januari 2021 - 06:45 WIB
Pasangan Calon Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit-Indra Catri meminta KPU Sumbar menganulir peroleh...
MK ingatkan permohonan sengketa pilkada tidak dapat diperbaiki lagi
Selasa, 26 Januari 2021 - 19:29 WIB
Mahkamah Konstitusi mengingatkan pemohon tidak lagi dapat memperbaiki substansi permohonan perselisi...
Polri bantah adanya perwira Polri menganggur
Selasa, 26 Januari 2021 - 19:17 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menegaskan bahwa tida...
DPRD Sukoharjo resmi usulkan jadwal pelantikan 
Selasa, 26 Januari 2021 - 17:11 WIB
DPRD Sukoharjo, Jawa Tengah menggelar rapat paripurna pengumumam hasil penetapan pasangan calon ter...
Menlu: vaksinasi WNI di luar negeri mengacu kebijakan negara setempat
Selasa, 26 Januari 2021 - 16:56 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan bahwa proses vaksinasi COVID-19 bagi warga negara Indo...
Diduga langgar hukum, Indonesia sita kapal tanker Iran dan Panama
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:36 WIB
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menyita dua kapal tanker, masing-masing berbendera Iran dan Panama,...
Legislatif minta Polri tindak tegas aksi rasisme
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:47 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri menindak tegas dugaan aksi rasisme yang di...
Presiden kunjungi Sumsel resmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:11 WIB
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatera Selatan untuk meresmikan Jalan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV