Emas jatuh di bawah 1.800 dolar tertekan optimisme pemulihan ekonomi
Elshinta
Sabtu, 28 November 2020 - 07:15 WIB |
Emas jatuh di bawah 1.800 dolar tertekan optimisme pemulihan ekonomi
Komoditas emas. ANTARA/REUTERS/Neil Hall/am.

Elshinta.com - Emas jatuh menembus di bawah level psikologis 1.800 dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan meningkatnya optimisme tentang pemulihan ekonomi dipicu oleh vaksin yang cepat dan transisi Gedung Putih yang mulus mendorong investor beralih ke ekuitas AS.

Kontrak emas untuk pengiriman Februari (teraktif baru) di divisi COMEX New York Exchange, anjlok 23,10 dolar AS atau 1,28 persen menjadi ditutup pada 1.788,10 dolar AS per ounce. Sementara itu, emas berjangka untuk pengiriman Desember, ditutup 23,60, atau 1,30 persen lebih rendah pada 1,781.90 dolar AS per ounce.

Emas berjangka telah merosot 4,5 persen dalam seminggu, menandai penurunan tertajam sejak pekan yang berakhir 25 September.

Indeks dolar AS yang jatuh biasanya mendukung emas. Tetapi analis pasar percaya itu tidak berdampak pada logam mulia karena investor telah menggunakan dolar AS sebagai tempat berlindung yang aman yang mirip dengan emas selama pandemi COVID-19.

“Begitu harga menyentuh di bawah level kunci 1.800 dolar AS, itu memicu aksi jual. Kemungkinan harga akan menguji level 1.750 dolar AS saat kami memiliki alasan fundamental yang kuat seperti vaksin," kata analis OANDA Craig Erlam.

Semakin membebani emas, ekuitas AS berpacu ke rekor tertinggi di tengah optimisme vaksin dan saat investor bertaruh pada perdagangan global yang lebih tenang di bawah pemerintahan Joe Biden di Amerika Serikat.

“Diyakini bahwa Biden akan mengambil pendekatan yang lebih tenang terhadap perdagangan dengan negara lain seperti China dan itu tercermin di pasar saham,” kata analis Natixis, Bernard Dahdah.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis (26/11/2020) bahwa jika Electoral College memilih Biden, dia akan meninggalkan Gedung Putih, membuka jalan bagi Biden untuk secara resmi menjabat sebagai presiden.

“Namun, dengan suku bunga yang sangat rendah dan prospek stimulus ekonomi yang lebih besar, emas terlihat kuat dalam jangka panjang,” kata Dahdah.

Dampak ekonomi dari pandemi COVID-19 telah membuat bank-bank sentral global menekan tingkat suku bunga.

Bersamaan dengan itu, sejumlah besar stimulus ke dalam perekonomian telah menimbulkan kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi, membantu emas melonjak lebih dari 17 persen sepanjang tahun ini.

Di logam lain, perak untuk pengiriman Maret turun 80,7 sen atau 3,44 persen menjadi ditutup pada 22,639 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun lima dolar AS atau 0,52 persen menjadi ditutup pada 964,8 dolar AS per ounce.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Palang Merah: pelarangan senjata nuklir bentuk kemenangan kemanusiaan
Jumat, 22 Januari 2021 - 21:24 WIB
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni ICRC dan IFRC, menyambut baik pember...
Saham Hong Kong jatuh saat indeks komposit Tiongkok tergelincir
Jumat, 22 Januari 2021 - 18:25 WIB
Saham Hong Kong berakhir lebih rendah Jumat, mengalami persentase penurunan harian terbesar sejak 30...
Dolar jatuh untuk hari ketiga, di tengah data AS, ekspektasi stimulus
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:45 WIB
Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena i...
Minyak bervariasi setelah stok AS meningkat, Brent naik tipis
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:30 WIB
Harga minyak sedikit bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data industri...
Emas turun karena ambil untung, harapan stimulus batasi kerugian
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:15 WIB
Harga emas sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor merea...
India mulai ekspor vaksin COVID-19 dengan pengiriman pertama ke Bhutan
Rabu, 20 Januari 2021 - 19:26 WIB
India mulai mengekspor vaksin COVID-19 pada Rabu dengan pengiriman ke negara tetangga, Bhutan, saat ...
Harga emas melonjak saat dolar AS tertekan prospek stimulus
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:45 WIB
Harga emas kembali menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang keuntungan u...
Kanada cabut larangan penerbangan Boeing 737 MAX mulai 20 Januari
Selasa, 19 Januari 2021 - 11:15 WIB
Kanada pada Senin (18/1) mengatakan akan mencabut larangan penerbangan dua tahun pesawat Boeing 737 ...
Ilmuwan: Ada bukti baru varian Afrika Selatan mengikat sel lebih mudah
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:45 WIB
Para ilmuwan menemukan bukti biologis baru bahwa, yang disebut varian virus corona Afrika Selatan me...
Pewaris Samsung kembali masuk bui, dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:15 WIB
Pewaris Samsung Lee Jae-yong dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara dalam sidang ulang kasus suap yang m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV