Pemkab Langkat gelar Gerakan Cinta Museum
Elshinta
Sabtu, 28 November 2020 - 16:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pemkab Langkat gelar Gerakan Cinta Museum
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Gerakan Cinta Museum, bertempat di Museum daerah Kabupaten Langkat, Tanjung Pura.

Pelaksanaannya, menghadirkan tiga nara sumber. Sri Hartini dari  AMIDA (Asosiasi Museum Daerah) Sumatera Utara, dengan memberikan materi  tentang museum sebagai tempat edukasi. Hasan Basri selaku Dosen Fak. PAI dan Humaniora Universitas Panca Budi Medan, memberikan materi tentang museum sebagai wadah pembentukan karakter. dan Misnah Shalihat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut, memberikan materi tentang bukti sejarah sebagai media informasi kekinian.

Kabid Seni dan Budaya Disparbud Langkat Muslihin, menjelaskan pada sambutannya, tujuan digelarnya acara ini untuk mengedukasi, menumbuhkan kecintaan dan minat  generasi muda kepada meseum sekaligus nilai sejarahnya. “Semoga kegiatan ini menambah pengetahuan masyarakat terkhusus generasi muda dalam mengetahui nilai-nilai sejarah Langkat,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Sabtu (28/11).

Sri Hartini, menjelaskan Museum Langkat merupakan salah satu nilai sejarah yang ada di Langkat, bahkan bangunannya masih asli. Jadi banyak peranan penting museum, selain sebagai sarana pendidikan juga bisa sebagai sarana edukasi dan pariwisata. “Anak anak muda harus memanfaatkan ini sebagai sarana untuk mengetahui nilai nilai sejarah yang terkandung,” sarannya.

Diakhir paparannya ia berharap, agar nantinya barang barang sejarah di museum Langkat dapat bertambah dan menarik minat masyarakat di Langkat untuk berkunjung.

Misnah Shalihat, menyampaikan, semua sejarah yang telah lampau terkisahkan di dalam museum, termasuk didalam foto, peninggalan benda-benda bersejarah, juga koleksi-koleksi lainnya. Kemajuan modern tidak boleh mengalahkan nilai-nilai sejarah yang ada di dalam museum Langkat ini.

Jadi Ia mengajak, anak millenial membuat suatu gebrakan guna mempublikasikan nilai sejarah, agar terus hidup nilai-nilai sejarah di museum ini. “Salah satunya yang tidak boleh hilang, bahwa sastrawan budaya T. Amir Hamzah adalah pahlawan yang harus diingat oleh para generasi millenial,” sebutnya.

Hasan Basri menjelaskan, negara yang besar itu adalah negara yang peduli akan budayanya. Sejarah merupakan respresentatif dari suatu negara sebab perjuangan yang terkandung dalam nilai sejarah sangat penting untuk kemajuan suatu bangsa. “Sejarah itu ada untuk membangun masa depan bangsa dan generasinya,” tegasnya.

Jadi, peran pengelola museum sangat penting, karena membantu mempromosikan nilai sejarah. Maka museum ini harus terus dijaga dan dikembangkan,  sebab pengelolaan yang baik akan memberikan peningkatan pengunjung kepada museum itu sendiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinas Pendidikan Belitung Timur berlakukan belajar tatap muka
Kamis, 21 Januari 2021 - 17:44 WIB
Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberlakukan pembela...
Inovasi perguruan tinggi harus bisa dirasakan oleh masyarakat
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:55 WIB
Perguruan tinggi harus hadir memberikan inovasi yang bisa dilihat oleh masyarakat. Sebab di tengah k...
Lima dosen berdedikasi terima penghargaan
Rabu, 20 Januari 2021 - 14:37 WIB
Lima orang tenaga Dosen di Lingkungan STIE STMY Majalengka, Jawa Barat mendapat Penghargaan Kinerja ...
Satgas Pamtas Yonif 642 tanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak di perbatasan 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:56 WIB
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada a...
Jelang HUT ke-52, ITN Malang terus berbenah 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:38 WIB
Tantangan ITN Malang sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi tidak semakin ringan ,apalagi di ten...
Rektor IBIK nilai perkuliahan tatap muka harus tetap dilakukan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 18:10 WIB
Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan...
15 mahasiswa ikuti program pertukaran mahasiswa ITN-UTHM Malaysia
Jumat, 08 Januari 2021 - 15:33 WIB
Sekitar 15  orang mahasiswa  Institut Tehnologi Nasional ( ITN) Malang ikuti program pertukaran  ...
Bantul bersiap melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas
Rabu, 06 Januari 2021 - 10:10 WIB
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersiap-siap un...
 Akibat Covid-19 capaian target SDIT Nuris Klakah Lumajang merosot
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:47 WIB
 Gairah belajar di tengah bencana non alam berupa Covid-19 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul...
97% orang tua siswa di Subang inginkan belajar tatap muka
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:10 WIB
Berdasarkan survei dari Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, sebanyak 97% orang tua siswa menginginkan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV