Penyiksaan WNI kembali terjadi, Kemlu RI panggil dubes Malaysia
Elshinta
Sabtu, 28 November 2020 - 18:22 WIB |
Penyiksaan WNI kembali terjadi, Kemlu RI panggil dubes Malaysia
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri RI memanggil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar pada Jumat (27/11), untuk menyampaikan kecaman keras atas berulangnya kasus penyiksaan WNI pekerja migran di Malaysia.

Kasus terakhir dialami MH, pekerja migran sektor domestik yang telah mengalami berbagai penyiksaan oleh majikannya di Malaysia. Penyiksaan tersebut mencakup pukulan benda tumpul, sayatan benda tajam, dan siraman air panas.

“Indonesia menuntut pelindungan penuh terhadap pekerja migran Indonesia, pengawasan ketat majikan termasuk pemenuhan hak-hak pekerja, serta memastikan penegakan hukum yang tegas atas majikan MH,” demikian keterangan tertulis Kemlu RI, Sabtu (28/11).

Terkait kasus itu, Dubes Malaysia menyampaikan keprihatinan dan keterkejutan atas peristiwa yang menimpa MH. Ia mengatakan, pemerintah Malaysia akan serius menangani kasus ini.

Saat ini majikan MH telah ditahan dan dikenakan pasal pelanggaran UU Anti-Perdagangan Manusia dan Anti-Penyelundupan Migran Tahun 2007.

Pada Jumat, KBRI Kuala Lumpur telah menjenguk MH yang sedang dirawat di RS Kuala Lumpur. MH dalam kondisi stabil dan telah mendapat perawatan tim dokter untuk mengobati luka dan penanganan psikologis.

KBRI akan menugaskan pengacara retainer untuk memonitor proses penegakan hukum atas majikan MH.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cegah penyalahgunaan bansos, Polda Kaltara buka hotline pengaduan
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:55 WIB
Ditengah pandemi Covid-19 yang masih merajalela, bantuan sosial atau yang lebih dikenal dengan banso...
Kerjasama Pertamina dengan lembaga penegak hukum dinilai strategis
Rabu, 27 Januari 2021 - 13:44 WIB
Kerjasama antara Pertamina dan lembaga penegak hukum dinilai sebagai langkah strategis dan sangat te...
PDAM berikan PAD ke kabupaten dan kota Jayapura sebesar Rp422 juta
Rabu, 27 Januari 2021 - 13:37 WIB
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepemerintah ...
Pemkot Bandung siap bantu pelaku UMKM
Rabu, 27 Januari 2021 - 10:46 WIB
Pemerintah Kota Bandung, Jawa Bart bertekad membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (U...
IHSG terkoreksi 0,97% di awal perdagangan hari ini
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah untuk lima hari beruntun mengawali perdagangan Rabu (27/1...
Rupiah Rabu pagi menguat 10 poin
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:22 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (27/1) pagi menguat 10...
Wapres: Manfaatkan potensi wakaf untuk program pro-fakir dan miskin
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:56 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap potensi wakaf di Indonesia yang mencapai Rp180 triliun per tah...
Rupiah melemah 0,29% ke Rp14.065 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini 
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:45 WIB
Rupiah ditutup pada level Rp14.065 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Selasa (26/...
Akhir perdagangan hari ini, IHSG anjlok 1,89% ke 6.140  
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:38 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi untuk hari perdagangan keempat berturut-turut. Selasa ...
Puluhan karyawan GRP pertanyakan keputusan hakim PN Jakpus
Selasa, 26 Januari 2021 - 18:02 WIB
Sekitar 20 karyawan PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) menggelar aksi di depan Pengadilan Niaga Jakarta ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV