Polisi batalkan konser Tulus karena berpotensi memicu kerumunan
Elshinta
Minggu, 29 November 2020 - 18:57 WIB |
Polisi batalkan konser Tulus karena berpotensi memicu kerumunan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Polisi membatalkan konser musisi Muhammad Tulus yang diagendakan berlangsung di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11), sebab berpotensi memicu kerumunan.

"Iya, dia mengajukan, tapi kita gak izinkan udah disampaikan ke panitia sebaiknya diundur karena kegiatan mengumpulkan massa kan, sehingga terjadi kerumunan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (29/11).

Yusri mengatakan polisi telah bersikap objektif dengan melihat situasi pandemi COVID-19 yang saat ini kembali meningkat di Jakarta.

Kegiatan yang bersifat pengumpulan massa, kata Yusri, tidak diizinkan meskipun ketentuan terkait protokol kesehatan telah dipersiapkan oleh panitia.

"Ya pasti objektif aja, pasti situasi sekarang kan kerumunan apa semuanya, 3M yang mesti diterapkan termasuk kekuatan yang mengumpulkan massa yang bisa terjadinya satu kerumunan, itu gak boleh," katanya mengutip Antara.

"Makanya kita undur dulu, kita ingatkan ke panitianya, panitianya juga mengerti alhamdulillah sehingga diundur, dibatalkan sampai situasi nanti bagaimana kondisi COVID-19," ujar Yusri menambahkan.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mahasiswa dan pelajar kolaborasi gelar aksi seni bertajuk `Ikuti zamanmu jangan tinggalkan budayamu`
Senin, 08 Februari 2021 - 13:26 WIB
Kolaborasi, menggelar Panggung Apresiasi Seni Anak Langkat (PASAL) di halaman Taman Budaya T. Amir H...
Pameran gelap, siasat perupa Karawang berkarya di tengah pandemi
Selasa, 26 Januari 2021 - 14:47 WIB
Di Karawang, Bang Jak seniman serba bisa. Ia melukis, main teater di atas dan belakang panggung, akt...
Polisi batalkan konser Tulus karena berpotensi memicu kerumunan
Minggu, 29 November 2020 - 18:57 WIB
Polisi membatalkan konser musisi Muhammad Tulus yang diagendakan berlangsung di Stadion Akuatik, Gel...
Pentas Wayang Lakon Jarasandha bahasa Inggris digelar daring di London
Sabtu, 21 November 2020 - 17:57 WIB
Pertunjukan wayang klasik berbahasa Inggris dalam Lakon Jarasandha petikan Mahabarata dengan dalang ...
 Terapkan protokol kesehatan, Pentas Seni Ringkang Pakaleran berlangsung khidmat
Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:11 WIB
Meskipun di tengah pandemi Covid-19, Pentas Seni  Ringkang Pakaleran tetap dilaksanakan. Kegiatan d...
Pelaksanaan Pasanggiri Jaipong Kreasi Seri IV Galuh Pakuan libatkan akademisi
Jumat, 18 September 2020 - 13:48 WIB
Untuk mempersiapkan Pasanggiri Jaipong Kreasi Tingkat Nasional Seri IV Lembaga Adat Karatwan (LAK) G...
 Kepedulian Pemprov DKI pada musisi cafe diapresiasi
Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:46 WIB
Pihak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Edaran Ke...
Kemenparekraf siapkan konser virtual kekayaan wisata alam Indonesia
Kamis, 09 Juli 2020 - 12:09 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Rangkai Community menyiapkan kons...
Pementasan monolog `Pisang Terakhir` angkat kejenuhan manusia dengan rutinitas
Selasa, 03 Maret 2020 - 14:26 WIB
Ketika manusia dipenuhi dengan rutinitas dan  jadwal  yang padat maka diperlukan menjalin dengan m...
Pemain teater lanjut usia di DIY unjuk gigi pentaskan `Oidipus Sang Raja`
Selasa, 14 Januari 2020 - 19:15 WIB
Meski sudah berusia lanjut para pelaku seni teater di kota Yogyakarta tak menyerah. Para seniman yan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV