Pemko cabut syarat tes swab dan rapid bagi warga ingin ke Sabang
Elshinta
Jumat, 04 Desember 2020 - 14:30 WIB |
Pemko cabut syarat tes swab dan rapid bagi warga ingin ke Sabang
Arsip - Petugas KKP Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue Banda Aceh melakukan pemindaian suhu tubuh seorang turis asing di pelabuhan setempat, Banda Aceh, Kamis (12/3/2020). (ANTARA/Khalis)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Sabang telah mencabut pemberlakuan syarat yang mewajibkan tes usap (swab) dan tes cepat (rapid) terkait COVID-19 bagi setiap warga, sebelum melakukan perjalanan ke wilayah Pulau Weh tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Sabang Zakaria, Jumat, mengatakan hal itu berlaku seiring dikeluarkan surat edaran baru dengan nomor 440/6983 tentang penerapan protokol kesehatan COVID-19 bagi pelaku perjalanan keluar dan masuk ke Sabang.

"Bagi pelaku perjalanan dalam masa COVID-19 ini yang akan menuju ke Kota Sabang dapat berpedoman pada regulasi yang berlaku secara nasional. Terkait kesehatan pelaku perjalanan menjadi tanggung jawab penuh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Zakaria di Sabang.

Surat edaran itu ditandatangani langsung oleh Wali Kota Sabang Nazaruddin pada 3 Desember 2020. Dalam surat itu Pemko juga menjelaskan tentang syarat kunjungan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang hendak ke Kota Sabang.

“Jadi selama ini bagi WNA yang akan berkunjung ke Kota Sabang harus melengkapi prosedur tambahan seperti izin dari Satgas COVID-19 Kota Sabang, tetapi dengan adanya surat edaran ini tidak perlu lagi," katanya.

Kata Sekda, WNA yang dimaksud yaitu turis asing yang sudah masuk atau berada di wilayah NKRI secara resmi. Sedangkan warga asing yang masuk langsung ke Kota Sabang, seperti WNA dari kapal pesiar belum diizinkan secara keimigrasian untuk masuk ke Kota Sabang.

Di samping itu, dia menjelaskan bagi pengunjung yang hendak ke Sabang juga tetap harus mengikuti protokol kesehatan secara ketat, seperti pengecekan suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Diharapkan juga bagi para pelaku perjalanan yang akan ke berkunjung ke Kota Sabang harus berpedoman kepada Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 dan Peraturan Wali Kota Sabang Nomor 30 Tahun 2020 tentang disiplin protokol kesehatan, dimana bagi para pelanggar peraturan tersebut akan dikenakan sanksi yang tegas," katanya.

Kemudian, dia juga mengatakan Satgas COVID-19 Kota Sabang yang selama ini bertugas di pelabuhan Ulee Lheu untuk pendataan tamu yang akan berkunjung ke Sabang telah berakhir masa pelaksanaan tugasnya.

Kendati demikian, namun Zakaria berharap bagi para pemangku kepentingan yang menjalankan transportasi darat maupun laut agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sebelumnya, Pemko Sabang memberlakukan syarat kepada setiap warga yang pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Aceh harus melengkapi surat kesehatan jika ingin berkunjung ke Sabang. Sedangkan warga asing dan warga provinsi lain selain Aceh wajib menunjukkan surat hasil negatif tes usap.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Upaya mengembalikan keceriaan anak penyintas gempa Mamuju
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:45 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawsi Barat pad...
Dokter MER-C: Kondisi geografis hambat penanganan korban gempa
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:31 WIB
Relawan lembaga medis dan kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) dokter spesialis ort...
Bulan Bahasa Bali 2021 padukan kegiatan daring dan luring
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:02 WIB
Pemerintah Provinsi Bali saat pandemi COVID-19 tetap menggelar Bulan Bahasa Bali yang ketiga kalinya...
PLN aliri listrik ke wilayah tambak udang Kabupaten OKI
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:47 WIB
PT PLN mengalirkan listrik ke wilayah tambak udang di Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, S...
KRG Babel-BUMDes Penyampak bangun ekowisata Sungai Pengalen
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:32 WIB
Komunitas Recycle Generation Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (KRG Babel) bersama Badan Usaha Mili...
Muncul alergi kulit selama WFH? Mungkin gara-gara stres
Minggu, 24 Januari 2021 - 17:16 WIB
Sudah hampir setahun berlalu sejak kita bebas keluar rumah tanpa khawatir tertular atau menularkan v...
Satgas COVID-19 Bangka catat 484 nakes belum disuntik vaksin
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:45 WIB
Satuan gugus tugas COVID-19 Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, mencatat 484 tenaga kesehatan  dan p...
Dinkes: Jubir Satgas COVID-19 Lebak dinyatakan positif
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:30 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak menyatakan, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan ...
Harga karet bertahan di atas Rp18.000/Kg masuki akhir Januari 2021
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:15 WIB
Harga karet bertahan sesuai harapan di atas Rp18.000/Kilogram (Kg) untuk kadar karet kering (KKK) 10...
Sebanyak 64.500 warga suspek COVID-19 di Riau selesai jalani isolasi
Minggu, 24 Januari 2021 - 16:01 WIB
Pemerintah Provinsi Riau hingga Sabtu (23/1) mencatat sebanyak 68.053 warga suspek terkait virus cor...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV