Konektivitas hingga efiensi layanan jadi perhatian pemerintah
Elshinta
Minggu, 13 Desember 2020 - 16:15 WIB |
Konektivitas hingga efiensi layanan jadi perhatian pemerintah
Petugas memeriksa antena very small aperture terminal (VSAT) yang dihubungkan dengan satelit saat peluncuran Desa Digital di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (14/4/2019). ANTARA FOTO/Budiyanto/ama.

Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate mengatakan bahwa konektivitas atau pemerataan akses internet di penjuru Nusantara hingga efisiensi aplikasi untuk layanan publik menjadi perhatian pemerintah.

Menurut Menteri Kominfo, dengan lautan yang membentang dan menghubungkan pulau demi pulau, Indonesia membutuhkan internet cepat, internet andal, dan internet aman agar dapat menyatukan seluruh wilayah.

"Pemanfaatan internet dari hulu ke hilir, khususnya kegiatan ekonomi digital untuk mendukung aktivitas ekonomi maritim akan mempercepat perwujudan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia," kata Menkominfo dalam Peringatan Hari Nusantara 2020 yang berlangsung secara hibrida, Minggu.

Selain telah melakukan pemerataan internet di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), pembangunan BTS dan perluasan jaringan 4G di 12.548 desa dan kelurahan yang belum terjangkau 4G (blankspot) dan dijadwalkan rampung 2022, Kominfo juga mengoptimalkan satelit.

Saat ini, proses produksi Satelit SATRIA-1 sedang berjalan. Satelit ini akan diletakkan di orbit 146 BT, dengan perusahaan pembuatnya adalah Thales Alenia Space (TAS) dan roket peluncurnya adalah SpaceX Falcon 95500.

Menteri Johnny mengatakan proses pembiayaan telah mendapat persetujuan dari lembaga pembiayaan BPI Prancis dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Proses atau kesepakatan preliminary working agreement (PWA) antara PT Satelit Nusantara 3 (SNT) dan Thales Alenia Space (TAS) pun sudah dilakukan dan proses manufacturing sudah dimulai.

Selain meminta perpanjangan waktu, menurut Menteri Johnny, Indonesia juga telah mempersiapkan dua langkah alternatif lainnya agar orbit satelit 146BT tetap bisa digunakan Indonesia.

Sementara itu, di sisi efisiensi, Menkominfo menyebut pembangunan pusat data nasional pemerintah perlu dipercepat. Salah satunya karena pemerintah saat ini menggunakan terlalu banyak aplikasi dalam menjalankan berbagai urusan kenegaraan.

Total, kata Johnny, ada 24.700 aplikasi yang digunakan oleh pemerintah, dan terdapat lebih dari 2.000 pusat data untuk layanan pemerintahan.

"Ini terlalu banyak, dan membuat tidak efisiennya fasilitas digital. Sehingga, pusat data nasional harus ada dan kini telah disiapkan pula super application untuk layanan pemerintahan yang lebih efisien dan praktis," kata Menkominfo.

Sebelumnya, dalam acara US-Indonesia Investment Summit pada Jumat (11/12), Menteri Johnny mengatakan pembangunan pusat data nasional terus dikebut agar dapat selesai pada 2023.

Menurut Johnny, pembangunan pusat data nasional pemerintah ini juga merupakan bagian dari kebijakan satu data. Ia mengatakan, nantinya pusat data nasional ini akan memiliki spesifikasi sebesar tier empat.

Menteri Johnny juga sudah mengatakan bahwa pusat data nasional ini juga menyangkut beberapa hal sensitif. Contohnya adalah data spesifik terkait dengan pemilik data, data-data keuangan, hingga data-data kesehatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BSSN libatkan `Quad Helix` tangani ancaman siber di Tanah Air
Selasa, 02 Maret 2021 - 23:36 WIB
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melibatkan empat pemangku kepentingan yang disebut dengan \"Quad...
Pelaku fesyen muslim Indonesia alihkan fokus ke online
Selasa, 02 Maret 2021 - 14:14 WIB
 Pelaku usaha fesyen muslim di Indonesia banyak yang mengalihkan strategi penjualan dengan berfokus...
Kia ungkap harga Carnival 2022
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:05 WIB
Kia Motors telah mengungkap harga MPV teranyarnya, Carnival 2022, yang dikenal berkabin luas, interi...
Twitter labeli cuitan berisi misinformasi vaksin COVID-19
Selasa, 02 Maret 2021 - 08:56 WIB
Twitter menyatakan akan menerapkan peringatan pada cuitan yang berisi misinformasi atau informasi me...
PT Pos Indonesia buka lima gerai rumah Kopnuspos Prioritas
Senin, 01 Maret 2021 - 13:52 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) bekerja sama dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nusantara membuka lima g...
Porsche ikut andil dalam pembuatan supercar listrik Rimac
Senin, 01 Maret 2021 - 09:47 WIB
Produsen kendaraan sport asal Jerman, Porsche dikabarkan akan ikut berpartisipasi dalam pembiayaan...
Indonesia siap promosikan dangdut dan kopi lewat kafe di New York
Sabtu, 27 Februari 2021 - 19:34 WIB
Forum Indonesia Dangdut Coffee House (IDCH) siap membuka Kafe Dangdut (Dangdut Cafe) di New York pad...
Digitalisasi buat perusahaan lebih kebal krisis selama pandemi
Rabu, 24 Februari 2021 - 16:55 WIB
Langkah menuju digitalisasi yang dilakukan perusahaan-perusahaan dan organisasi di Indonesia dalam b...
Pentingnya Kode Etik Penyelenggara untuk `fintech`
Rabu, 24 Februari 2021 - 15:55 WIB
Kepala Group Inovasi Keuangan Digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Triyono Gani menegaskan penting...
Kolaborasi teknologi jadi kunci untuk jalani bisnis di 2021
Rabu, 24 Februari 2021 - 14:25 WIB
Perusahaan teknologi Dassault Systèmes mengatakan bahwa kolaborasi teknologi akan menjadi kunci pen...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV