Hujan guyur Makassar picu genangan di kawasan perumahan
Elshinta
Jumat, 18 Desember 2020 - 17:15 WIB |
Hujan guyur Makassar picu genangan di kawasan perumahan
Suasana genangan air di kawasan Perumahan Kodam III, Makassar, Jumat (18/12/2020). ANTARA Foto/ HO/

Elshinta.com - Hujan dengan intensitas lebat di Kota Makassar dan sekitarnya memicu genangan air di sejumlah kawasan perumahan dan jalan protokol.

Menurut warga di Perumahan Kodam III, Mustari di Makassar, Jumat, sejak semalam hingga hari ini hujan tidak reda sehingga perumahan yang lokasi tanahnya landai itu menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menyebabkan air setinggi mata kaki masuk ke Perumahan Kodam dan rumah penduduk di sekitarnya.

Hal yang sama juga terjadi di perumahan BTN Hamzy dan BTN Antara yang tanahnya landai, sehingga pada saat hujan selalu menimbulkan banjir.

Salah seorang warga BTN Hamzy, Nur Fadilah mengatakan, pada puncak musim hujan biasanya genangan air di dalam rumahnya setinggi lutut orang dewasa. Karena itu, pada awal musim hujan, semua perabotan sudah dipindahkan ke lokasi yang lebih tinggi dan aman.

"Barang-barang elektronik sudah kami amankan ke tempat yang lebih tinggi di dalam rumah, karena khawatir air sudah tinggi pada saat kami terlelap tidur," katanya.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami di Makassar, Jumat, mengatakan hujan kategori lebat mengguyur kota berjulukan "Anging Mammiri" ini sejak semalam dan hingga sore nanti.

Berdasarkan data BMKG Wilayah IV Makassar, selain hujan lebat disertai dengan hembusan angin dari utara ke barat dengan kecepatan 11 km - 18 km per jam. Sementara kelembaban suhu udara mulai 80 - 94 persen dengan ketinggian gelombang bervariasi antara 0,2 - 0,6 meter.

Berkaitan dengan hal tersebut, Nur Asia mengimbau masyarakat mewaspadai kondisi cuaca buruk untuk melakukan perjalanan ataupun melaut bagi nelayan.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Upaya penyelamatan lingkungan, Uniska tanam 2.000 bibit pohon konservasi  
Jumat, 05 Maret 2021 - 15:57 WIB
Sebagai bagian dari upaya untuk penyelamatan lingkungan hidup, Universitas Islam Kadiri menerima ban...
Polda Kalteng siagakan 2.112 personel untuk tanggulangi karhutla
Rabu, 03 Maret 2021 - 15:55 WIB
Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menyiagakan sebanyak 2.112 personel untuk menanggulangi kebakara...
Pemprov Kalsel prioritaskan pencegahan karhutla jelang musim kemarau
Rabu, 03 Maret 2021 - 12:11 WIB
Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA memprioritaskan pencegahan kebakaran hutan dan lah...
Warga Siak mulai terganggu polusi udara akibat asap pabrik sawit
Minggu, 28 Februari 2021 - 10:26 WIB
Asap pekat dari cerobong Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Berlian Inti Mekar (BIM) di Kabupaten Si...
 Ini penjelasan Kadis LH soal ikan mabuk di Sungai Wampu
Minggu, 28 Februari 2021 - 07:46 WIB
Ikan mabuk disepanjang aliran sungai wampu Kabupaten Langkat, mulai hilir sampai hulu. Diduga kuat, ...
91 titik api ditemukan di enam kabupaten/ kota di Riau pada Sabtu
Minggu, 28 Februari 2021 - 07:12 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan terdapat 91 titik api yang ditemukan di e...
Menteri LHK ke Lumajang, Ketua DPRD: Mewujudkan perhutanan potensial dongkrak ekonomi
Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:56 WIB
Kedatangan Menteri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya ke Kabupaten Lumajang Jawa Ti...
Program Langit Biru edukasi warga gunakan BBM ramah lingkungan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 08:55 WIB
Program Langit Biru (PLB) Pertamina dinilai berhasil mengedukasi masyarakat untuk menggunakan bahan ...
BMKG: Terpantau 325 titik panas di Kalbar
Jumat, 26 Februari 2021 - 18:11 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mempawah, Kalimantan Barat,...
Pemkot Bandung bentuk Satgas `Kang Pisman` di Hari Peduli Sampah Nasional
Jumat, 26 Februari 2021 - 12:35 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kang Pisman (Kurangi, Pisahka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV