Komisi Nasional Disabilitas mulai dibentuk, seleksi terbuka calon anggota komisioner diumumkan
Elshinta
Senin, 21 Desember 2020 - 16:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Komisi Nasional Disabilitas mulai dibentuk, seleksi terbuka calon anggota komisioner diumumkan
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Komisi Nasional Disabilitas (KND) sebagai lembaga nonstruktural yang bersifat independen kini mulai dibentuk. Seleksi terbuka calon komisioner KND resmi diumumkan melalui Press Conference yang digelar Kementerian Sosial sebagai lembaga penanggung jawab (focal point).

Pembentukan KND berdasarkan atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2020. KND dibentuk dalam rangka penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas,

KND mempunyai tugas melaksanakan pemantauan, evaluasi, advokasi pelaksanaan Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak  Penyandang Disabilitas. KND merupakan wujud dari upaya implementasi dan pemantauan nasional terhadap Convention of The Right of Person With Disabilities (CRPD).

Ketua Panitia Seleksi Terbuka Komisioner KND, Harry Hikmat mengungkapkan bahwa panitia seleksi Calon Komisioner KND periode 2021-2026  mengundang putra putri terbaik Indonesia dari kalangan penyandang disabilitas maupun non disabilitas, baik dari praktisi, akademisi, profesional, maupun masyarakat.

Berdasarkan pasal 7 dan pasal 13 Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2020, akan dipilih 7 anggota Komisioner KND, terdiri dari 4 anggota  yang mewakili ragam disabilitas dan 3 anggota dari non disabilitas.

Kriteria Calon Anggota Komisioner KND yaitu:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3. Berusia paling rendah 35 (tiga puluh lima) tahun;
4. Mempunyai pengalaman di bidang penyelenggaraan penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, paling singkat 5 (lima) tahun;
5. Berwibawa, jujur, adil, dan memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela;
6. Bebas penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya;
7. Tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dan tidak menjadi tersangka dalam perkara pidana;
8. Bersedia bekerja penuh waktu;
9. Tidak sedang menjadi anggota atau sebagai pengurus partai politik;
10. Bersedia untuk tidak merangkap menjadi Pejabat Negara atau Penyelenggara Negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, pengurus atau karyawan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, pengurus dan/ atau anggota Partai Politik, dan profesi lainnya (contoh: Advokat, Dokter, Akuntan, Notaris);
11. Bagi calon yang berstatus Pegawai Negeri Sipil, bersedia diberhentikan sementara dari jabatan organik Pegawai Negeri Sipil apabila diterima sebagai Komisioner Komisi Nasional Disabilitas; dan
12. Aktif dan memiliki jaringan di pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, Lembaga Kesejahteraan Sosial, media dan perguruan tinggi.

Kemudian, ketentuan pendaftaran yaitu:
1. Pengumuman ditayangkan melalui situs https://seleksiknd.kemensos.go.id, media cetak, media online dan media massa mulai tanggal 21 Desember 2020;
2. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengisi formulir registrasi awal dan unduh softcopy dokumen kelengkapan administrasi mulai tanggal 20 Januari 2021, Jam 09.00 WIB s.d. 3 Februari 2021, Jam 16.00 WIB;
3. Kelengkapan berkas administrasi yang perlu diunggah dapat dilihat pada situs tersebut.

Seleksi ini tidak dikenakan biaya atau pungutan dalam bentuk apapun. Seleksi administrasi akan dilakukan secara dalam jaringan (daring). Kemudian seleksi wawancara akan dilakukan secara luar jaringan (Luring) untuk menentukan 14 calon terbaik yang akan diusulkan kepada presiden untuk ditetapkan sebanyak 7 orang anggota Komisioner KND Periode 2021-2026.

Harry dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com juga memperkenalkan anggota panitia seleksi terbuka Komisioner KND, yaitu Harkristuti Harkrisnowo yang dikenal sebagai akademisi, Angkie Yudistia berasal dari profesional dan penyandang disabilitas rungu wicara, Sinta Nuriyah Wahid sebagai tokoh masyarakat dan penyandang disabilitas fisik, serta Siswadi seorang praktisi dan penyandang disabilitas fisik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gubernur Bengkulu tegaskan nelayan jangan gunakan trawl
Kamis, 04 Maret 2021 - 22:35 WIB
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan nelayan di daerah itu untuk tidak lagi menggunakan alat...
Survei: Dua juta anak terancam miskin jika bansos dihentikan
Kamis, 04 Maret 2021 - 22:05 WIB
Survei kolaborasi antara UNICEF, UNDP, Prospera dan The SMERU Insittute memperkirakan sebanyak dua j...
UMKM Depok diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat
Kamis, 04 Maret 2021 - 21:35 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan apresiasi kepada komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah ...
KIT Batang anggarkan Rp557,5 juta relokasi 215 makam
Kamis, 04 Maret 2021 - 21:20 WIB
PT Pembangunan Perumahan (PP) Grand Batang City Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, menga...
2.000 personil TNI-Polri divaksinasi massal 
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:40 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan kegiatan vaksinasi dengan tema `Serbua...
Askrindo salurkan bantuan untuk korban banjir Bekasi-Karawang
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:35 WIB
PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Muara Gembon...
Rektor IPB: rumput laut dan limbah sawit bisa jadi pakan ternak
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:20 WIB
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria mendorong para peneliti dan perguruan tinggi untuk...
Pemkab Bogor komitmen serius layani publik lewat `MPP`
Kamis, 04 Maret 2021 - 19:20 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat berkomitmen untuk serius dalam melayani publik, mela...
Pemerintah pastikan vaksin masih efektif lawan mutasi COVID-19 B117
Kamis, 04 Maret 2021 - 18:50 WIB
Pemerintah memastikan vaksin COVID-19 yang kini tengah digunakan di Indonesia masih efektif melawan ...
Menpan RB: Pemerintah susun penerimaan 1,3 juta pegawai tahun 2021
Kamis, 04 Maret 2021 - 18:35 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan RB) Tjahjo ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV