Warga AS rayakan Malam Natal saat infeksi COVID-19 meledak
Elshinta
Jumat, 25 Desember 2020 - 16:05 WIB |
Warga AS rayakan Malam Natal saat infeksi COVID-19 meledak
Seorang pria menunjuk sebuah taksi, yang dihiasi lampu Natal dan disebut sebagai \"Taksi Natal\", yang terparkir di pinggir jalan Fifth Avenue saat pameran musim liburan di Manhattan, New York City, New York, Amerika Serikat, Jumat (4/12/2020), di tengah pandemi virus corona (COVID-19). ANTARA FOTO/REUTERS/Carlo Allegri/foc/cfo

Elshinta.com - Masyarakat di Amerika Serikat (AS) merayakan Malam Natal pada Kamis (24/12) di tengah ledakan infeksi virus corona  di seluruh negeri.

Perayaan juga berlangsung saat para pemimpin politik memperingatkan mereka untuk tidak bepergian atau berkumpul dalam kelompok besar, juga ketika varian virus yang sangat menular sedang menyebar lebih jauh di Eropa.

Lebih dari satu juta orang telah menerima dosis pertama --dari dua dosis-- vaksin sejak 14 Desember, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Tetapi, vaksinasi sejauh ini hanya berdampak kecil pada lonjakan kasus terbaru yang meluas secara nasional.

Untuk mencapai kekebalan kawanan terhadap virus dibutuhkan vaksinasi hingga 90 persen pada penduduk Amerika, Dr. Anthony Fauci, pakar terkemuka AS untuk penyakit menular, mengatakan kepada New York Times dalam wawancara.

"Kami benar-benar tidak tahu berapa angka sebenarnya. Saya kira kisaran sebenarnya antara 70 hingga 90 persen. Tapi, saya tidak akan mengatakan 90 persen," kata Fauci,

Fauci, yang menjadi penasihat bagi Presiden Donald Trump dan Presiden terpilih Joe Biden, seorang Demokrat, tentang pandemi, mengakui bahwa dia telah merevisi perkiraannya menjadi lebih tinggi dibandingkan pada awal tahun. Saat itu, dia mengatakan bangsa Amerika akan mencapai kekebalan kawanan dengan memvaksinasi 60 persen hingga 70 persen penduduk.

Fauci divaksinasi awal pekan ini saat siaran langsung televisi.

Amerika Serikat mencatat lebih dari 3.000 kematian untuk hari kedua berturut-turut pada Rabu (23/12), menurut hitungan Reuters. Jumlah kematian AS sejak pandemi pada Maret telah melampaui 326.000 orang.

Negara bagian Tennessee dan California menjadi pusat  gelombang terbaru COVID.

"Negara bagian kita sudah menjadi titik lonjakan COVID-19 dan kami membutuhkan peran warga Tennessee," kata Gubernur Tennessee Bill Lee, seorang Republikan, di Twitter pada Rabu. Lee meminta penduduk negara bagian di Amerika kawasan selatan itu untuk memakai masker dan menghindari pertemuan besar selama liburan.

Tennessee telah mencatat 119 kasus baru per 100.000 orang selama tujuh hari terakhir ini, menurut data dari Pusat Pengendalian Penyakit.

California, negara bagian terpadat di AS, berada di urutan kedua dengan 105 kasus per 100.000 orang. Rhode Island dan Arizona juga mengalami lonjakan baru-baru ini.

Para pemimpin politik negara bagian dan lokal di seluruh negeri telah mendesak warga Amerika untuk tidak bepergian untuk liburan. Mereka mengatakan perayaan Thanksgiving telah semakin menyebarkan virus corona.

Banyak orang Amerika, yang sudah lelah setelah lebih dari sembilan bulan menjalani penguncian, menentang peringatan itu.

Lebih banyak penumpang terbang dengan pesawat komersial pada Rabu dibandingkan hari-hari pandemi lainnya. Sebanyak 1.191.123 penumpang tercatat melewati pos pemeriksaan bandara, menurut data dari Badan Keamanan Transportasi AS.

Jumlah itu menurun dari 2019, ketika 1.937.235 orang terbang pada 23 Desember.

Petugas kesehatan, penghuni panti jompo, pejabat terpilih, dan petugas pemadam kebakaran termasuk di antara mereka yang menerima vaksin terlebih dahulu.

Kebanyakan orang Amerika telah diberi tahu bahwa mungkin perlu waktu enam bulan atau lebih sebelum mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Para pemimpin politik, sementara itu, mendapat kecaman karena menempatkan diri mereka di barisan terdepan penerima vaksin. 

Bahkan ketika program vaksinasi memberi warga Amerika alasan untuk berharap bahwa pandemi mungkin dapat dikendalikan, varian yang lebih menular telah menyebar dengan cepat di Inggris Raya.

Varian baru virus corona jugaditemukan di Jerman untuk pertama kalinya, kata pemerintah Negara Bagian Baden-Wuerttemberg Jerman, Kamis.

Amerika Serikat, tidak seperti banyak negara di dunia, tidak melarang pelancong dari Inggris tetapi gubernur New York dan negara bagian Washington telah memerintahkan pelancong dari Inggris untuk menjalani masa karantina pada saat kedatangan.

New York, yang menjadi pusat penyebaran virus corona pada awal pandemi, telah mencatat lebih dari 36.000 kematian akibat COVID-19. Jumlah itu jauh lebih besar daripada negara-negara bagian lain. Sumber: Reuters 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS blokir kementerian Myanmar, bisnis militer untuk berdagang
Jumat, 05 Maret 2021 - 09:35 WIB
Amerika Serikat pada Kamis (4/3) mengumumkan langkah-langkah baru untuk menghukum tentara Myanmar at...
Chile bakal tingkatkan pembelian vaksin Sinovac
Selasa, 02 Maret 2021 - 12:45 WIB
Chile berencana meningkatkan pembelian vaksin dari Sinovac China dan berharap untuk segera menandata...
AS suntikkan 75,2 juta dosis vaksin COVID-19
Senin, 01 Maret 2021 - 08:51 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat  menyebutkan bahwa 75.236.003 dosi...
Kolombia perpanjang penutupan sungai, perbatasan darat hingga 1 Juni
Minggu, 28 Februari 2021 - 12:12 WIB
Kolombia akan menutup perbatasan darat dan sungai selama tiga bulan, hingga 1 Juni, dalam upaya meng...
Pemerintah AS akan sampaikan pengumuman tentang Arab Saudi Senin
Minggu, 28 Februari 2021 - 11:58 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Sabtu (27/2), mengatakan pemerintahnya akan menyampaikan pengu...
CDC: Guru dapat berperan dalam penularan COVID-19 di sekolah
Rabu, 24 Februari 2021 - 11:31 WIB
Guru mungkin memainkan peran penting dalam penularan COVID-19 di sekolah-sekolah, ujar Pusat Pengend...
AS tuntut tiga peretas Korea Utara karena curi Rp18,2 T uang digital
Kamis, 18 Februari 2021 - 14:50 WIB
Amerika Serikat menuntut tiga ahli program komputer asal Korea Utara atas kasus peretasan dan pencur...
Jaksa Agung New York gugat Amazon terkait isu keselamatan pekerja
Rabu, 17 Februari 2021 - 18:34 WIB
 Jaksa Agung negara bagian New York, Letitia James, menggugat Amazon.com Inc pada Selasa (16/2) ter...
Mantan presiden Trump kembali lolos dari pemakzulan
Minggu, 14 Februari 2021 - 17:58 WIB
Senat Amerika Serikat pada Sabtu (13/2) malam membebaskan mantan presiden Donald Trump dalam persida...
Sekolah-sekolah AS akan buka kembali di tengah pandemi
Sabtu, 13 Februari 2021 - 13:37 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Jumat akan mengeluarkan pedoma...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV