Warga Palembang keluhkan harga cabai melonjak
Elshinta
Sabtu, 26 Desember 2020 - 15:10 WIB |
Warga Palembang keluhkan harga cabai melonjak
Ilustrasi - Kegiatan pasar di Kota Palembang . ANTARA/Yudi Abdullah/20

Elshinta.com - Sejumlah warga di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengeluhkan harga cabai merah di pasar tradisional terus bergerak naik Desember 2020 ini dan kini mencapai Rp80.000 per kilogram.

Harga cabai merah melambung mencapai Rp80.000 per kilogram dibandingkan sebulan sebelumnya maksimal Rp25.000/kg, kata Ayu, pemilik warung pecel lele di kawasan Puncak Sekuning Palembang, Sabtu.

Menurut dia, harga cabai yang tinggi ini telah membebani usahanya, karena cabai merupakan salah satu bahan baku untuk usaha warung makannya.

Ayu meminta pemerintah segera mengatasi permasalahan harga cabai yang mahal tersebut karena diprediksi akan terus bergerak naik..

Sementara itu, Rosnelli, pedagang di pasar tradisional Sekip Ujung Palembang mengatakan kenaikan harga cabai merah akhir-akhir ini dipengaruhi pengurangan pasokan sebagai dampak musim hujan saat ini dan meningkatnya permintaan masyarakat pada momentum hari Natal dan Tahun Baru.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, selama musim hujan ini banyak petani mengalami gagal panen karena tanaman cabainya terendam bajir.

Sebelumnya Plt Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Iwan Gunawan menjelaskan kebutuhan cabai di Palembang sekitar 25 ton per hari.
Namun sekarang ini pasokan berkurang atau di bawah jumlah kebutuhan tersebut.

Berkurangnya pasokan dari petani karena pada kondisi musim hujan sekarang ini banyak yang gagal panen sehingga produksi cabai menurun, ujar dia pula.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
130 ribu warga akan jalani vaksinasi tahap II di Bandung
Jumat, 26 Februari 2021 - 13:58 WIB
Menjelang pelaksanaan vaksinasi tahap 2, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung telah menerima data d...
Tingkatkan pelayanan, DPMP2TSP Langkat sosialisasi standar pelayan perizinan
Jumat, 26 Februari 2021 - 13:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TS...
Satgas Covid-19 Pemkot Bandung bahas penyegelan tempat usaha yang langgar prokes
Jumat, 26 Februari 2021 - 12:58 WIB
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku sedang dalam proses ...
Kemensos bantu korban banjir di Karawang
Jumat, 26 Februari 2021 - 12:45 WIB
Luapan air dari Sungai Citarum dan Cibeet kembali mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kabupate...
Jelang peralihan musim, Polda Sulut gelar apel kesiapan antisipasi karhutla 
Jumat, 26 Februari 2021 - 12:26 WIB
Memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, Polda Sulawesi Utara menggelar apel kesia...
Geser Singkawang, Salatiga raih `Kota Tertoleran` pertama se-Indonesia
Jumat, 26 Februari 2021 - 11:24 WIB
Wakil Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah Muh Haris menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diber...
FAGI Jabar minta guru minta vaksin Covid-19 tidak dipolitisasi
Jumat, 26 Februari 2021 - 10:46 WIB
Masih ada guru di Jawa Barat yang tidak bersedia mengikuti program pemerintah divaksinasi COVID-19 g...
ASN Bojonegoro serentak divaksin Covid-19
Jumat, 26 Februari 2021 - 10:37 WIB
Ratusan ASN dari sejumlah OPD dan staff Kecamatan di Bojonegoro, Kamis (26/2) mendapatkan vaksinasi...
Pakar kesehatan nilai vaksinasi untuk lansia langkah tepat
Jumat, 26 Februari 2021 - 09:50 WIB
Pemerintah telah melakukan program vaksinasi Covid-19 bagi para lansia lanjut usia yang diawali peny...
TNI/Polri ajak warga Timika aktifkan poskamling jaga kamtibmas
Jumat, 26 Februari 2021 - 08:36 WIB
Prajurit TNI Babinsa Koramil 1710-02/Timika bersama personel Polri Bhabinkamtibmas mengajak warga di...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV