Putra Mahkota Mohammed bin Salman terima dosis pertama vaksin COVID-19
Elshinta
Sabtu, 26 Desember 2020 - 17:45 WIB |
Putra Mahkota Mohammed bin Salman terima dosis pertama vaksin COVID-19
Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), disuntik vaksin COVID-19 di Riyadh, Arab Saudi, Jumat (25/12/2020). Kementerian Kesehatan mengabarkan, vaksinasi pada Pangeran MBS itu dilakukan sebagai bagian dari rencana vaksinasi nasional yang sedang dijalankan Kerajaan Arab Saudi. ANTARA FOTO/Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS/pras.

Elshinta.com - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 di Riyadh pada Jumat (25/12), sebagai bagian dari rencana vaksinasi COVID-19 nasional yang dilaksanakan oleh kementerian kesehatan.

Ketika mengomentari vaksinasi yang telah dijalani Pangeran Mohammed bin Salman yang juga Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Arab Saudi, Menteri Kesehatan Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah mengatakan, “Saya mengucapkan terima kasih kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas keinginan dan tindak lanjutnya untuk memberikan vaksin kepada warga."

Ia mengatakan Pangeran Mohammed juga memberikan arahan agar warga diberi layanan terbaik terkait vaksinasi.

"Apa yang kita saksikan hari ini, adalah di antara keuntungan yang terwujud, di Kerajaan Arab Saudi, sejak awal pandemi, sebagai perluasan yang berada dalam kerangka Visi 2030, dipandu oleh kebijakan "Mencegah lebih baik daripada mengobati," sang menteri menambahkan.

Menteri Tawfiq mengatakan kebijakan "mencegah lebih baik daripada mengobati" ditempuh dengan mengintensifkan tindakan pencegahan proaktif.

Kebijakan itu juga dijalankan dengan menekankan bahwa kesehatan warga adalah prioritas utama, menyediakan vaksin yang aman dan diakui secara internasional dalam waktu singkat, serta memberikan vaksin kepada warga dan penduduk, ujarnya.

Kebijakan itu menjadikan Arab Saudi berada di antara negara-negara terbaik di dunia dalam penanganan pandemi virus corona, kata menteri. Sumber: SPA 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kecelakaan helikopter di China tewaskan lima orang
Selasa, 02 Maret 2021 - 10:38 WIB
Kecelakaan helikopter di Kota Ji\'an, Provinsi Jiangxi, wilayah China timur, menyebabkan lima orang ...
Di bawah tekanan pemegang saham, Danone jual aset di China
Senin, 01 Maret 2021 - 09:24 WIB
 Danone mengatakan pada Minggu (28/2/2021) bahwa pihaknya mengambil langkah pertama untuk menjual s...
Bangladesh umumkan pembukaan kembali sekolah mulai 30 Maret
Minggu, 28 Februari 2021 - 14:57 WIB
Pemerintah Bangladesh mengumumkan pembukaan kembali seluruh sekolah dan perguruan tinggi di negara t...
Auckland Selandia Baru mulai penguncian kedua dalam sebulan
Minggu, 28 Februari 2021 - 13:44 WIB
Kota terbesar Selandia Baru, Auckland, memulai penguncian COVID-19 kedua dalam sebulan saat otoritas...
Australia mulai vaksinasi COVID-19, PM Morrison dapat suntikan pertama
Minggu, 21 Februari 2021 - 12:26 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mendapat dosis pertama vaksin COVID-19 yang dikembangkan be...
Bentrokan, ledakan meningkat di seluruh Afghanistan
Sabtu, 13 Februari 2021 - 21:25 WIB
Sedikitnya empat anggota pasukan keamanan Afghanistan, termasuk seorang komandan, tewas dan tujuh la...
Balas dendam, China larang BBC World News di negaranya
Jumat, 12 Februari 2021 - 13:42 WIB
Saluran televisi Inggris BBC World News dilarang mengudara di China, seperti diungkap National Radi...
Pernikahan Hari Valentine di China membeludak, biro sipil buka Minggu
Kamis, 11 Februari 2021 - 06:10 WIB
Pendaftaran pernikahan pada Hari Kasih Sayang (Valentine\'s Day) yang jatuh pada Minggu (14/2) di Ch...
China tangkap jaringan vaksin palsu, sita 3.000 dosis
Selasa, 02 Februari 2021 - 14:15 WIB
Polisi China menangkap lebih dari 80 orang dan menyita lebih dari 3.000 dosis vaksin palsu COVID-19.
Ekonomi Hong Kong turun 6,1 persen pada 2020
Jumat, 29 Januari 2021 - 20:10 WIB
Ekonomi Hong Kong turun 6,1 persen y-o-y (tahun ke tahun) pada tahun 2020 karena pandemi COVID-19 me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV