Pakar ekologi IPB University nilai desa sebagai tumpuan kehidupan
Elshinta
Rabu, 30 Desember 2020 - 10:46 WIB |
Pakar ekologi IPB University nilai desa sebagai tumpuan kehidupan
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pakar ekologi politik IPB University Dr. Arya Hadi Dharmawan mengatakan bahwa desa merupakan tumpuan bagi kehidupan masyarakat karena desa memiliki sumber prasyarat kehidupan berupa tumbuhan, tanah, air, pangan dan energi.

"Energi, terutama energi terbarukan. Jadi sebetulnya desa menjadi tumpuan kehidupan. Jadi kalau kota tiba-tiba hilang, semua akan pergi ke desa, dan desa akan memberikan kehidupan dan kemakmuran bagi masyarakat dan orang-orang yang akan hidup di sana," ujar pakar ekologi politik itu melalui keterangan pers IPB University yang diperoleh ANTARA di Jakarta, Rabu (30/12).

Ia mengatakan bahwa desa pada dasarnya memiliki potensi yang luar biasa. Karena dengan sumber daya yang ada, desa mampu menciptakan sirkular ekonomi yang mengubah sesuatu hal yang tidak bermanfaat menjadi bermanfaat dan fungsional.

"Nah, di desa itu banyak sekali hal-hal yang tidak berguna tetapi memiliki banyak manfaat. Sudah ada banyak desa yang bisa mandiri, seperti mandiri energi dari sampah,” kata Arya.

Contoh desa yang sudah mandiri dengan memanfaatkan sampah adalah Desa Cisondari, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung. Di daerah tersebut, awalnya banyak sampah atau limbah kotoran sapi yang mengotori sungai. Namun, saat ini kotoran tersebut sudah diolah menggunakan biodigester yang kemudian menghasilkan biogas. Biogas tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memasak dan penerangan di rumahnya.

“Saya menegaskan bahwa desa itu punya kemandirian yang luar biasa. Tergantung bagaimana nanti inovasi itu ditumbuhkembangkan di desa. Nah, ini perlu para tehnologist-tehnologist yang masuk ke desa," kata Arya lebih lanjut.

Untuk mencari inovasi dari desa, Arya menjelaskan bahwa inovasi tersebut dapat muncul secara alami dari desa. “Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa dipersentuhkan dengan akademisi itu menjadi penting,” katanya. (Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Bandung lakukan perubahan paradigma pengelolaan sampah
Senin, 22 Februari 2021 - 15:48 WIB
Tepat 16 Tahun yang lalu, 21 Februari 2005 dunia dikejutkan dengan sebuah tragedi bencana yang diaki...
Menteri LHK: Perlu perubahan paradigma pengelolaan sampah di Indonesia
Senin, 22 Februari 2021 - 15:36 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyatakan perlunya perubahan paradigma pe...
BMKG ingatkan lima provinsi siaga banjir pada 22-23 Februari
Minggu, 21 Februari 2021 - 22:32 WIB
Prakiraan Badan Meteorolgi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di lima provin...
Hari Peduli Sampah, momentum kembangkan industri daur ulang terpadu
Minggu, 21 Februari 2021 - 08:56 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menyatakan, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada setia...
Dinas LH bersihkan 338 meter kubik sampah banjir 
Minggu, 21 Februari 2021 - 07:46 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta membersihkan 338 meter kubik sampah banjir pasca hujan deras...
HPSN 2021, babak baru pengelolaan sampah di Indonesia
Jumat, 19 Februari 2021 - 15:47 WIB
Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati pada 21 Februari tiap tahunnya. Selama 5 tahun terakh...
BMKG: Bencana hidrometeorologi masih berpotensi terjadi di Cirebon
Kamis, 18 Februari 2021 - 22:23 WIB
Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati Ahmad Faa Iziy...
KLHK masih kaji usulan daur ulang masker sekali pakai
Kamis, 18 Februari 2021 - 16:36 WIB
 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah mengkaji usulan bekas masker sekali pakai...
BMKG sebut Sultra potensi cuaca ekstrem hingga 21 Februari
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:20 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan sejumlah wilayah Indonesia termasuk Pr...
Pemprov Jateng dukung penanaman cemara laut di pesisir
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:10 WIB
Pemprov Jawa Tengah mendukung upaya desa-desa di pesisir menanam cemara laut untuk mengatasi abrasi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV