Komnas HAM segera umumkan runtut kronologis kejadian Tol Japek Km 50
Elshinta
Senin, 04 Januari 2021 - 20:55 WIB |
Komnas HAM segera umumkan runtut kronologis kejadian Tol Japek Km 50
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia berencana mengumumkan runtut kronologis kejadian nahas di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 yang menewaskan enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI) pada Senin (7-12-2020) dini hari.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kepada ANTARA mengatakan bahwa Komnas HAM akan mendasarkan kronologis peristiwa itu dari hasil pengecekan kamera pengawas (CCTV) Jasa Marga, serta hasil uji balistik dan uji forensik.

"Ya, pasti (menjelaskan runtut kronologis). Insyaallah, pekan ini (diumumkan). Paling lambat, awal pekan depan," kata Taufan melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Senin (4/1).

Taufan mengatakan bahwa Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM juga sudah mengetahui detail kejadian tersebut dari pengecekan kamera pengawas.

Tim Komnas HAM juga sudah melakukan uji rekonstruksi di areal parkir sisi kanan Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (4/1) pukul 14.30 WIB tadi.

Kendati pada tanggal 28 Desember 2020, anggota Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyebutkan bahwa rekaman CCTV masih 'kasar' dan memerlukan analisis lebih mendalam.

"Sudah (mengecek hasil rekaman CCTV dan mengetahui detail kronologis)," kata Taufan mengutip Antara.

Semua data dan fakta yang sudah terkumpul, kata dia, kemudian dikonsolidasikan di tim untuk finalisasi.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satpol PP Tangerang musnahkan 3.140 botol miras hasil razia 2020
Kamis, 25 Februari 2021 - 19:19 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang memusnahkan 3.140 botol minuman keras (miras) hasil razia ...
KPK dukung Polri usut kasus mafia tanah di Indonesia
Kamis, 25 Februari 2021 - 14:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendukung Polri membongkar kasus mafia tanah di I...
Polrestabes Bandung tembak mati pelaku curanmor di Bandung
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:56 WIB
Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menembak mati seorang pelaku pencuri...
Polda Sumbar kembalikan 19 unit moge rombongan pengeroyok prajurit TNI
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:23 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengembalikan 19 unit motor gede (moge) Harley Owner Grup (...
Polri kirim 12 peringatan Virtual Police ke akun medsos sebar hoaks
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:12 WIB
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi menjelaskan bahwa pihaknya s...
PN Palembang izinkan Wabup OKU terpilih ikuti pelantikan di luar rutan
Rabu, 24 Februari 2021 - 22:01 WIB
Pengadilan Negeri Palembang mengizinkan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (Wabup OKU) terpilih yang kin...
Keluarga IRT yang jadi terdakwa minta perlindungan LPSK
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:39 WIB
Keluarga empat ibu rumah tangga (IRT) terdakwa kasus dugaan perusakan bangunan pabrik tembakau di De...
Pelaku pencemaran nama baik Bupati Nagan Raya dihukum setahun penjara
Rabu, 24 Februari 2021 - 21:28 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Suka Makmue memvonis Teuku Candra Kirana satu tahun kurungan penjara...
Kasus bansos, KPK tak temukan dokumen saat geledah rumah di Jaktim
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:34 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menemukan barang bukti dan dokumen terkait dengan kasus suap ...
Polda Bali dalami keterlibatan pasangan buronan Rusia
Rabu, 24 Februari 2021 - 18:20 WIB
Polda Bali sedang mendalami keterlibatan buronan Rusia bernama Ekaterina Trubkina yang membantu kabu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV