Telegram dan Signal naik, setelah WhatsApp perbarui kebijakan privasi
Elshinta
Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:38 WIB |
Telegram dan Signal naik, setelah WhatsApp perbarui kebijakan privasi
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Aplikasi perpesanan Telegram dan Signal dilaporkan mengalami peningkatan penggunaan yang tiba-tiba setelah persyaratan terbaru mengenai kebijakan privasi saingannya yang lebih besar, WhatsApp, ramai dibicarakan di media sosial.

WhatsApp, yang menggunakan teknologi enkripsi Signal, mengeluarkan persyaratan baru pada Rabu (6/1), meminta pengguna untuk menyetujui pemilik platform layanan perpesanan itu, Facebook, beserta anak perusahaannya mengumpulkan data pengguna, termasuk nomor telepon dan lokasi mereka.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (9/1), sejumlah aktivis privasi mempertanyakan langkah "terima pengambilan data atau keluar" di Twitter, dan menyarankan pengguna untuk beralih ke aplikasi perpesanan lain, seperti Telegram dan Signal.

Popularitas Signal dilaporkan melonjak pada Kamis (7/1), setelah didukung oleh Elon Musk, yang merupakan salah satu akun paling banyak diikuti di Twitter, dan oleh bos situs mikro-blogging itu sendiri, Jack Dorsey.

Lebih dari 100.000 pengguna menginstal Signal di seluruh toko aplikasi Apple dan Google dalam dua hari terakhir, sementara Telegram memperoleh hampir 2,2 juta unduhan, menurut perusahaan analis data Sensor Tower.

Pemasangan baru aplikasi WhatsApp turun 11 persen dalam tujuh hari pertama tahun 2021 dibandingkan dengan pekan sebelumnya, meskipun masih berjumlah sekitar 10,5 juta unduhan secara global, kata Sensor Tower.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp akan dilengkapi spanduk penjelasan kebijakan privasi
Senin, 22 Februari 2021 - 18:44 WIB
Aplikasi perpesanan milik Facebook, WhatsApp, akan menambahkan spanduk dan informasi tambahan yang a...
Spotify terapkan WFA untuk karyawan
Minggu, 14 Februari 2021 - 12:47 WIB
Perusahaan layanan musik alir dan siniar asal Swedia Spotify akan memungkinkan karyawan untuk bekerj...
Twitter perkirakan pertumbuhan pengguna melambat pada 2021
Rabu, 10 Februari 2021 - 12:37 WIB
 Twitter melaporkan berhasil melampaui perkiraan penjualan dan laba perkuartalan, namun memperkirak...
Langkat jadi pilot project penggunaan aplikasi `Strategis` untuk program sembako
Rabu, 10 Februari 2021 - 10:45 WIB
Kementerian Sosial menunjuk Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sebagai satu-satunya kabupaten/kota di...
Google desain ulang hasil pencarian di seluler
Sabtu, 23 Januari 2021 - 18:55 WIB
Google mendesain ulang tampilan hasil pencarian pada perangkat seluler.
Dukung ekonomi kerakyatan, NU-Zamedia luncurkan `Nahdlyin Smartbox`
Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:24 WIB
Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan  serta mencetak usahaw...
Telegram dan Signal naik, setelah WhatsApp perbarui kebijakan privasi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:38 WIB
Aplikasi perpesanan Telegram dan Signal dilaporkan mengalami peningkatan penggunaan yang tiba-tiba s...
Adobe Flash Player tamat mulai 12 Januari
Sabtu, 02 Januari 2021 - 16:34 WIB
Adobe mengumumkan mereka tidak lagi memberikan dukungan untuk Flash Player setelah 31 Desember 2020,...
PeduliLindungi memuat daftar penerima vaksin tahap awal
Sabtu, 02 Januari 2021 - 14:11 WIB
Platform pelacakan sebaran virus corona dari pemerintah, PeduliLindungi, kini bisa digunakan untuk m...
Instagram luncurkan notifikasi baru tentang informasi COVID-19
Jumat, 18 Desember 2020 - 12:35 WIB
Instagram mengumumkan dua fitur baru untuk membantu memerangi misinformasi COVID-19.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV