FBI tahan dua perusuh gedung Kongres AS yang fotonya viral
Elshinta
Minggu, 10 Januari 2021 - 19:55 WIB |
FBI tahan dua perusuh gedung Kongres AS yang fotonya viral
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Agen Federal Amerika Serikat menahan dua orang perusuh dalam penyerbuan pada Rabu (6/1) di gedung Kongres AS, Capitol, yakni mereka yang foto aksinya sempat viral di internet --satu orang yang mengangkut mimbar ketua parlemen dan satu lainnya yang mengenakan kostum bulu hewan.

Puluhan orang telah didakwa terkait penyerbuan oleh pendukung Presiden AS Donald Trump tersebut, dan Biro Investigasi Federal (FBI) meminta masyarakat untuk membantu mengidentifikasi para peserta aksi, mengingat semakin banyak gambar kerusuhan beredar di dunia maya.

Kementerian Kehakiman menyebut Jacob Anthony Chansley --yang dalam aksi itu mengenakan kostum tanduk dan bulu hewan, menggunakan cat wajah, serta memegang tombak berbendera AS-- menyerahkan diri ke polisi. Ia ditahan pada Sabtu (9/1).

Chansley, yang juga dikenal sebagai Jake Angeli, menghubungi kantor FBI di Washington pada Kamis (8/1). Ia kemudian mengatakan kepada agen FBI bahwa "ia datang sebagai bagian dari upaya kelompok bersama 'patriot' lainnya dari Arizona atas permintaan seruan Presiden bahwa semua 'patriot' harus datang ke D.C. pada 6 Januari', kata Kementerian mengutip Antara.

Sebelum penahanannya itu, Chansley, pada hari kerusuhan, berkoar tentang bagaimana para peserta aksi menduduki gedung kongres AS tersebut hingga memaksa para anggota parlemen untuk segera pergi dari sana, sebagaimana dilaporkan oleh media NBC.

"Dengan fakta bahwa ada sejumlah pengkhianat di gedung itu, bertekuk lutut, memakai masker gas, dan mundur ke bungker di bawah tanah, saya merasa ini sebagai suatu kemenangan," kata Chansley kepada NBC News.

Chansley menghadapi sejumlah tuntutan hukum federal, termasuk penerobosan ke Gedung Capitol dan melakukan tindakan yang mengganggu di area itu.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Chile bakal tingkatkan pembelian vaksin Sinovac
Selasa, 02 Maret 2021 - 12:45 WIB
Chile berencana meningkatkan pembelian vaksin dari Sinovac China dan berharap untuk segera menandata...
AS suntikkan 75,2 juta dosis vaksin COVID-19
Senin, 01 Maret 2021 - 08:51 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat  menyebutkan bahwa 75.236.003 dosi...
Kolombia perpanjang penutupan sungai, perbatasan darat hingga 1 Juni
Minggu, 28 Februari 2021 - 12:12 WIB
Kolombia akan menutup perbatasan darat dan sungai selama tiga bulan, hingga 1 Juni, dalam upaya meng...
Pemerintah AS akan sampaikan pengumuman tentang Arab Saudi Senin
Minggu, 28 Februari 2021 - 11:58 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Sabtu (27/2), mengatakan pemerintahnya akan menyampaikan pengu...
CDC: Guru dapat berperan dalam penularan COVID-19 di sekolah
Rabu, 24 Februari 2021 - 11:31 WIB
Guru mungkin memainkan peran penting dalam penularan COVID-19 di sekolah-sekolah, ujar Pusat Pengend...
AS tuntut tiga peretas Korea Utara karena curi Rp18,2 T uang digital
Kamis, 18 Februari 2021 - 14:50 WIB
Amerika Serikat menuntut tiga ahli program komputer asal Korea Utara atas kasus peretasan dan pencur...
Jaksa Agung New York gugat Amazon terkait isu keselamatan pekerja
Rabu, 17 Februari 2021 - 18:34 WIB
 Jaksa Agung negara bagian New York, Letitia James, menggugat Amazon.com Inc pada Selasa (16/2) ter...
Mantan presiden Trump kembali lolos dari pemakzulan
Minggu, 14 Februari 2021 - 17:58 WIB
Senat Amerika Serikat pada Sabtu (13/2) malam membebaskan mantan presiden Donald Trump dalam persida...
Sekolah-sekolah AS akan buka kembali di tengah pandemi
Sabtu, 13 Februari 2021 - 13:37 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Jumat akan mengeluarkan pedoma...
AS jatuhkan sanksi pada junta militer Myanmar serta bisnisnya
Jumat, 12 Februari 2021 - 23:16 WIB
Amerika Serikat, Kamis (11/2), menjatuhkan sanksi terhadap Panglima Militer Myanmar Jenderal Min Aun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV