Alasan Ford tutup tiga pabrik mereka di Brasil
Elshinta
Rabu, 13 Januari 2021 - 09:31 WIB |
Alasan Ford tutup tiga pabrik mereka di Brasil
Logo Ford (ANTARA/Reuters)

Elshinta.com - Keputusan Ford Motor Co untuk menutup tiga pabrik mereka di Brasil, semat-mata hanya untuk menekan biaya kerugian dan berusaha untuk fokus terhadap peningkatan profitabilitas di segmen internasional yang berkinerja buruk, analis J.P. Morgan mengatakan pada Selasa (12/01) waktu setempat.

Produsen mobil No. 2 di Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa mereka akan mengambil biaya sebelum pajak sekitar 4,1 miliar dolar AS untuk menutup pabrik Brasil, yang tidak digunakan untuk sementara waktu karena pembatasan terkait pandemi, yang mempengaruhi sekitar 5.000 orang pekerja.

Ford mengatakan, langkah itu adalah bagian dari restrukturisasi global senilai 11 miliar dolar AS yang diumumkan sebelumnya, di mana ia telah mengambil alih 4,2 miliar dolar AS pada kuartal ketiga tahun 2020. Ford mengharapkan untuk membukukan sekitar 2,5 miliar dolar AS pada kuartal keempat dan sekitar 1,6 miliar dolar AS pada 2021.

Analis J.P. Morgan, Ryan Brinkman, mengatakan dalam sebuah catatan bahwa langkah itu terjadi pada saat investor sedang banyak mengeluh tentang tidak adanya jalur menuju profitabilitas untuk bisnis di Amerika Selatan.

"Kami memperkirakan langkah tersebut akan segera mengurangi kerugian dalam operasi di Amerika Selatan, yang sekarang kami modelkan sebagai hasil impas pada tahun 2020 dibandingkan dengan kerugian sebelumnya sebesar 300 juta dolar AS," kata dia seperti yang dikutip dari Reuters, Rabu.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
CDC: Guru dapat berperan dalam penularan COVID-19 di sekolah
Rabu, 24 Februari 2021 - 11:31 WIB
Guru mungkin memainkan peran penting dalam penularan COVID-19 di sekolah-sekolah, ujar Pusat Pengend...
AS tuntut tiga peretas Korea Utara karena curi Rp18,2 T uang digital
Kamis, 18 Februari 2021 - 14:50 WIB
Amerika Serikat menuntut tiga ahli program komputer asal Korea Utara atas kasus peretasan dan pencur...
Jaksa Agung New York gugat Amazon terkait isu keselamatan pekerja
Rabu, 17 Februari 2021 - 18:34 WIB
 Jaksa Agung negara bagian New York, Letitia James, menggugat Amazon.com Inc pada Selasa (16/2) ter...
Mantan presiden Trump kembali lolos dari pemakzulan
Minggu, 14 Februari 2021 - 17:58 WIB
Senat Amerika Serikat pada Sabtu (13/2) malam membebaskan mantan presiden Donald Trump dalam persida...
Sekolah-sekolah AS akan buka kembali di tengah pandemi
Sabtu, 13 Februari 2021 - 13:37 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Jumat akan mengeluarkan pedoma...
AS jatuhkan sanksi pada junta militer Myanmar serta bisnisnya
Jumat, 12 Februari 2021 - 23:16 WIB
Amerika Serikat, Kamis (11/2), menjatuhkan sanksi terhadap Panglima Militer Myanmar Jenderal Min Aun...
Industri chip AS minta pemerintahan Biden danai pabrik
Kamis, 11 Februari 2021 - 22:29 WIB
Sekelompok perusahaan produsen chip di AS pada hari Kamis mengirim surat kepada Presiden Joe Biden d...
AS telah suntikkan 31 juta lebih dosis vaksin COVID-19
Senin, 01 Februari 2021 - 15:11 WIB
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan telah menyuntikkan 31.12...
Produsen vaksin AstraZeneca ajukan persetujuan penuh di Brazil
Sabtu, 30 Januari 2021 - 11:45 WIB
Regulator kesehatan Brazil Anvisa mengatakan pada Jumat bahwa pihaknya menerima permintaan persetuju...
Panduan pembuatan bom ditemukan di rumah Proud Boy penyerbu Capitol
Sabtu, 30 Januari 2021 - 11:30 WIB
Aparat penegak hukum AS menemukan instruksi pembuatan bom di dalam rumah seorang anggota kelompok ek...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV