Palestina akan kembali gelar pemilu setelah absen selama 15 tahun
Elshinta
Sabtu, 16 Januari 2021 - 16:56 WIB |
Palestina akan kembali gelar pemilu setelah absen selama 15 tahun
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Jumat (15/1) mengumumkan pemerintah akan menggelar pemilihan presiden dan anggota parlemen untuk pertama kalinya setelah absen selama 15 tahun.

Langkah itu ditempuh demi memulihkan perpecahan antarkelompok di Palestina.

Mengutip Antara, beberapa pihak meyakini pemilu jadi salah satu respons pemerintah dalam menjawab kritik atas keabsahan institusi politik di Palestina, termasuk kepemimpinan Abbas sebagai presiden. 

Rencana menggelar pemilu itu diumumkan oleh Palestina beberapa hari sebelum pelantikan presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden. Palestina berharap Biden dapat memulihkan hubungan  AS-Palestina yang terpuruk akibat beberapa kebijakan kontroversial Presiden Donald Trump.

Otoritas Palestina (PA), lembaga yang memiliki otonomi terbatas di Tepi Barat, mengumumkan pihaknya akan menggelar pemilihan legislatif pada 22 Mei dan pemilihan presiden pada 31 Juli 2021. Tepi Barat dan Yerusalem Timur merupakan daerah yang diduduki paksa oleh Israel setelah perang 1967.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China bantah wajibkan diplomat AS lakukan tes anal deteksi COVID
Kamis, 25 Februari 2021 - 20:37 WIB
Kementerian Luar Negeri China membantah bahwa diplomat Amerika Serikat (AS) di negara itu diminta un...
Riset Skotlandia: Vaksin COVID kurangi risiko penyakit parah
Selasa, 23 Februari 2021 - 18:27 WIB
Kampanye vaksinasi Skotlandia secara nyata mengurangi risiko rawat inap COVID-19, menunjukkan bahwa ...
Emas melonjak 31 dolar, kembali bertengger di atas level 1.800 dolar
Selasa, 23 Februari 2021 - 07:30 WIB
Emas terangkat hampir 1,75 persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), mencatat keuntunga...
Korea Selatan akan mulai gunakan vaksin Pfizer pada 27 Februari
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:59 WIB
Korea Selatan akan mulai memberikan sebagian dari 117.000 dosis vaksin virus corona yang diproduksi ...
Prioritaskan vaksin bagi India, Serum Institute minta negara lain bersabar
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:49 WIB
Serum Institute of India (SII), pembuat vaksin terbesar dunia berdasarkan volume, meminta pemerintah...
Swiss dapat periksa ulang kontrak vaksin COVID-19 AstraZeneca
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:05 WIB
Swiss dapat meneruskan dosis vaksinasi AstraZeneca COVID-19 yang telah dipesan, meskipun negara itu ...
Gedung Putih akan gandeng Facebook dan Twitter atasi anti-vaksin
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:46 WIB
Gedung Putih mulai bekerja sama dengan penyelenggara media sosial, termasuk Facebook, Twitter dan Go...
Pemerintah Malaysia deportasi 160 Pekerja Migran Indonesia
Kamis, 18 Februari 2021 - 14:45 WIB
Pemerintah Malaysia deportasi dan repatriasi sebanyak 160 Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Pos...
Gen Z, China dan `rush money` dalam gerakan anti-junta Myanmar
Kamis, 18 Februari 2021 - 14:01 WIB
Dari protes ala Generasi Z, meluasnya sikap anti-China dan Rusia yang dituding pro-junta, serangan p...
Pengadilan Malaysia perintahkan istri Najib ajukan pledoi soal korupsi
Kamis, 18 Februari 2021 - 13:16 WIB
Pengadilan Malaysia pada Kamis memerintahkan Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Najib Razak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV