Diskop UKM Kulon Progo dampingi pelaku UMKM berjualan secara daring
Elshinta
Rabu, 20 Januari 2021 - 09:25 WIB |
Diskop UKM Kulon Progo dampingi pelaku UMKM berjualan secara daring
Pelaku UKM Kulon Progo mengemas cabai dalam kaleng supaya dapat bertahan. Hal ini untuk mengantisipasi saat harga cabai anjlok. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Elshinta.com - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendampingi dan memberikan pelatihan penjualan secara daring kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah supaya produk mereka dapat diterima oleh pasar pada masa pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo Sri Harmintarti di Kulon Progo, Rabu, mengatakan saat ini, penjualan secara daring adalah terobosan yang harus dilakukan oleh pelaku UMKM di masa pandemi COVID-19 supaya mereka tetap berproduksi, dan produknya tetap dapat dinikmati konsumen.

"Kami akan mendampingi pelaku UMKM dalam optimalisasi pemasaran produk lokal UMKM secara daring," kata Sri Harmintarti.

Ia mengakui sasaran penjualan produk secara daring ini adalah pelaku UMKM yang usianya di atas 18 tahun hingga 55 tahun atau yang terbiasa dengan android. Sedangkan pelaku UMKM di atas 55 tahun cenderung menjual produk secara langsung atau transaksi tradisional.

"Dua-duanya kami dampingi supaya mereka dapat bertahan pada masa pandemi COVID-19. Kami menyadari pelaku UMKM adalah tulang punggung kebangkitan ekonomi pada massa pandemi COVID-19," katanya.

Sri Harmintarti mengatakan Diskop dan UKM kerja sama dengan pemilik rumah makan dan pusat oleh-oleh untuk membantu penjualan produk lokal dari pelaku UMKM. Ia mencontohkan Galery UMKM di Rumah Makan Lestari, dan Pusat Oleh-Oleh Istana Omah Gedang.

"Kami menggandeng pemilik rumah makan dan pusat oleh-oleh untuk membantu memasarkan produk lokal Kulon Progo supaya produk laku dan dikenal masyarakat luas," katanya.

Dia juga terus mendukung pengembangan berbagai inovasi produk lokal, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal tersebut. Beberapa inovasi pengembangan produk lokal yang telah dilakukan antara lain, pembuatan makanan dalam kaleng seperti bronkos, oseng-oseng mercon, tempe sengek, gudeg, rawon, soto gentong, berkecek ikan laut, mangut ikan gabus, rica-rica kembang gedang dan udang saus tiram.

"Pemasaran makanan kaleng ini diharapkan jangkaunnya lebih luas dan semakin dinikmati semua kalangan," harapnya.

Anggota Komisi II DPRD Kulon Progo Hamam Cahyadi mendorong Dinas Koperasi dan UKM terus berinovasi dan melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam memproduksi hingga penjualan. Jangan sampai pelaku UMKM pada masa pandemi COVID-19 ini lumpuh. Seperti diketahui, pelaku UMKM mampu menjadi tulang punggung kekuatan ekonomi Kulon Progo dalam menghapi pandemi.

"Jangan biarkan pelaku UMKM terkana krisis pada masa pandemi COVID-19. Untuk itu, dinas harus bekerja keras untuk terlibat dalam pendampingan produksi hingga pemasaran, khususnya secara daring," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ganjar minta `rest area` dikelola masyarakat untuk kembangkan UMKM
Selasa, 23 Februari 2021 - 16:47 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengelola jalan tol di wilayah Jateng agar mengizinkan m...
Dispar Bali dukung Pameran IKM `Bali Bangkit 2021`
Selasa, 23 Februari 2021 - 16:14 WIB
Dinas Pariwisata Provinsi Bali mendukung pameran IKM \"Bali Bangkit 2021\" karena pameran yang diada...
Permintaan Herbal serbuk biji salak di Boyolali meningkat
Kamis, 18 Februari 2021 - 09:54 WIB
Usaha ramuan herbal dengan bahan biji buah salah yang diproduksi menjadi serbuk berkasiat di Dukuh G...
Pelaku UKM bertahan dengan memanfaatkan momen dan dunia digital
Rabu, 17 Februari 2021 - 12:15 WIB
Memanfaatkan dunia digital dan menciptakan produk sesuai momen yang sedang berlangsung menjadi cara ...
Jateng gelar UKM Virtual Expo 2021 genjot perekonomian
Selasa, 16 Februari 2021 - 17:56 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah kembali menggelar UK...
Pemkot Bandung bantu pasarkan produk UMKM di apotek
Senin, 15 Februari 2021 - 18:14 WIB
Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, akan membantu memasarkan produk makanan dari para pelaku usaha ...
Ekonom sebut UMKM harus melek digital untuk bertahan di era pandemi
Rabu, 10 Februari 2021 - 20:27 WIB
Ekonom Universitas Indonesia dan Direktur Eksekutif Next Policy, Fithra Faisal mengatakan bahwa pert...
Kemendag dukung UKM berorientasi ekspor berjaya di pasar global
Rabu, 10 Februari 2021 - 14:48 WIB
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) a...
Kemenperin angkat pamor jam tangan kayu berbasis kearifan lokal
Sabtu, 30 Januari 2021 - 16:15 WIB
Kementerian Perindustrian mengangkat pamor jam tangan kayu berbasis kearifan lokal guna mendorong se...
Kelompok rentan Sulsel mendapat pelatihan digitalisasi UMKM
Selasa, 26 Januari 2021 - 07:15 WIB
Perusahaan digital Grab bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sulsel siap jang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV