Komisi II DPRA minta pemda tertibkan tambang di kawasan hutan
Elshinta
Rabu, 20 Januari 2021 - 22:05 WIB |
Komisi II DPRA minta pemda tertibkan tambang di kawasan hutan
Polisi melewati tumpukan kayu diduga hasil penebangan ilegal di kawasan Gunung Seulawah, Gampong Lamteuba, Aceh Besar, Sabtu (26/9/2020). Antara Aceh/M Haris SA

Elshinta.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta pemerintah daerah menertibkan perkebunan dan pertambangan yang menyumbang kerusakan hutan di provinsi itu sebagai upaya mencegah terjadinya banjir.

"Banjir yang terjadi sekarang ini karena kerusakan hutan. Banjir ini menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat," kata anggota Komisi II DPRA Yahdi Hasan yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu.

Yahdi mengatakan banjir di sejumlah daerah di Aceh terjadi sejak dua pekan terakhir. Wilayah terdampak banjir di antaranya Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur. Kemudian, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Pidie.

Menurut dia, banjir melanda beberapa kabupaten di Aceh tersebut karena kerusakan hutan. Hutan tidak mampu menyerap hujan dengan intensitas tinggi.

"Banjir tersebut sepertinya sudah menjadi rutinitas bagi masyarakat Aceh. Karena itu, perlu upaya penertiban perkebunan dan pertambangan yang merusak kawasan hutan," kata Yahdi.

PolitikusPartai Aceh itu mengatakan Komisi II DPRA sudah memanggil instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perkebunan, dan Dinas Pertambangan ESDM.

Pemanggilan tersebut untuk membahas penertiban perkebunan dan pertambangan di kawasan hutan. Pembahasan ini untuk memastikan ada langkah konkret Pemerintah Provinsi Aceh mengatasi kerusakan kawasan hutan yang menyebabkan banjir.

"Berapa banyak kerugian yang dialami masyarakat maupun pemerintah. Banjir seperti sudah menjadi langganan bagi sebagian masyarakat Aceh. Karena itu, butuh aksi penertiban untuk mengatasi kerusakan kawasan hutan," kata Yahdi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ridwan Kamil kaget terseret polemik Partai Demokrat
Kamis, 04 Maret 2021 - 22:20 WIB
Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil, mengaku kaget saat membaca berita tentang kabar bahwa dirinya d...
Nilai-nilai dalam Pancasila jadi dasar empati warga bantu sesama
Kamis, 04 Maret 2021 - 15:11 WIB
Satu di antara tugas anggota MPR RI ialah memasyarakatkan Ketetapan  MPR, Pancasila, Undang-Undang ...
Presiden bertolak ke Banten resmikan Bendungan Sindang Heula
Kamis, 04 Maret 2021 - 13:45 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Provinsi Banten dalam rangka kunjungan kerja pada Kami...
Penggunaan teknologi dalam Pemilu Serentak perlu regulasi yang mendukung
Kamis, 04 Maret 2021 - 08:58 WIB
Menghadapi Pemilu serentak aspek penggunaan teknologi dalam Pemilu harus didukung regulasi yang menu...
MPR RI apresiasi langkah Presiden cabut Lampiran III Perpres 10/2021
Rabu, 03 Maret 2021 - 16:47 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah cepat Presiden Joko Widodo yang mencabut Lampira...
 DPRD Jatim akan bantu warga selesaikan permasalahan banjir di Purwosari
Rabu, 03 Maret 2021 - 13:34 WIB
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur HJ Wara Sundari Renny Pramana bertemu dengan sejumlah perwakilan wa...
 Gubernur NTT minta BPKP serius tertibkan administrasi pemerintahan daerah
Rabu, 03 Maret 2021 - 10:58 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BP...
Pemkab Majalengka anggarakan 6,8 milyar untuk Pilkades Serentak
Rabu, 03 Maret 2021 - 09:35 WIB
Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak...
Peristiwa Tiga Maret: Laskar militan di Sumatera Barat kesal pada pemerintah yang tak cukup radikal
Rabu, 03 Maret 2021 - 06:01 WIB
Peristiwa Tiga Maret adalah upaya pemberontakan terhadap Republik Indonesia. Pemberontakan itu dilak...
Hasnaeni `Wanita Emas` siap bertarung di KLB Partai Demokrat jika jadi digelar
Selasa, 02 Maret 2021 - 17:45 WIB
Mantan kader Demokrat yang kini menjadi Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas), Hasnaeni ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV