Kerjasama Pertamina dan KPK dinilai wujud penguatan GCG Kembali
Elshinta
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:25 WIB |
Kerjasama Pertamina dan KPK dinilai wujud penguatan GCG Kembali
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kerjasama antara Pertamina dan lembaga penegak hukum dinilai merupakan wujud penguatan Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan milik negara.

Menurut pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, pendampingan lembaga antirasuah itu sekaligus bisa mencegah praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) di BUMN, khususnya Pertamina.

“Kerjasama ini bisa menekan atau mencegah terjadinya tindakan atau perilaku korupsi di BUMN. Perilaku-perilaku koruptif secara sistem bisa diawasi. Jika melanggar prosedur yang sudah ditetapkan maka ada sanksi atau law enforcement,” ujar Trubus di Jakarta, Rabu (21/1).

Pertamina menggandeng sejumlah lembaga penegak hukum untuk mengawal bisnis dan proyeknya, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu BUMN migas itu juga berinisiatif bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kejaksaan Agung RI.

Upaya tersebut merupakan bentuk penerapan GCG dan komitmen Pertamina dalam meningkatkan kelangsungan usaha yang sehat, kompetitif, dan meningkatkan kepercayaan dan pelayanan publik.

Trubus menyatakan, kerjasama strategis dengan lembaga penegak hukum tersebut sebagai implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau GCG. Termasuk di antaranya transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan fairness, yang didasarkan peraturan perundang-undangan dan etika berusaha.

“Secara prinsip, kebijakan Pertamina sangat baik. Kerjasama tersebut sudah memenuhi prinsip GCG. Dan kalau bisa, unsur-unsur tersebut diimplementasikan secara keseluruhan,” katanya mengutip Antara.

Menurut dia, perusahaan atau BUMN lain bisa mencontoh upaya positif Pertamina tersebut, apalagi selama ini masyarakat kurang mendapatkan sosialisasi mengenai kerjasama antara BUMN dan lembaga penegak hukum.

Peran publik, tambahnya, memang sangat penting. Dengan demikian, masyarakat juga dilibatkan dan berpartisipasi dalam melakukan pengawasan.

“Jadi kalau ada kerjasama pendampingan seperti itu, hendaknya diinformasikan agar publik juga bisa memberikan pengawasan. Dengan begitu, kerjasama tersebut bisa berjalan secara optimal,” kata dia.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Stasiun Madiun sediakan layanan GeNose guna deteksi penularan COVID-19
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:11 WIB
Stasiun Madiun di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun menyediakan layanan fasilitas pemeriksaan GeNose C19 ...
Pemprov Papua: Pengendalian cepat satu harga minimalisir disparitas
Minggu, 28 Februari 2021 - 12:46 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengharapkan gerakan pengendalian cepat menuju Papua Satu Harga ...
KAI Daop Surabaya tambah fasilitas GeNose di dua stasiun
Minggu, 28 Februari 2021 - 08:57 WIB
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya menambah fasilitas pemeriksaan GeNose ...
Airlangga Hartarto motivasi lulusan UKSW berinovasi di tengah masyarakat
Minggu, 28 Februari 2021 - 08:24 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto hadir secara virtual pada up...
Rencana pemerintah membuat rupiah digital dinilai positif
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:24 WIB
Langkah pemerintah melalui Bank Indonesia yang berencana membuat rupiah digital atau central bank di...
 Presiden Jokowi dukung Baznas, kampanyekan `Gerakan Cinta Zakat`
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:10 WIB
Presiden Jokowi mendukung Gerakan Cinta Zakat yang dikampanyekan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Akhir perdagangan hari ini, IHSG melemah 0,76% ke 6.241 
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:35 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 47,85 poin atau 0,76% ke 6.241,79 pada akhir perd...
Akhir perdagangan hari ini, rupiah melemah 1,07% ke Rp14.235 per dolar AS
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:24 WIB
Rupiah spot ditutup pada level Rp 14.235 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Jumat...
Kemenkeu beri keringanan utang bagi debitur kecil
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:46 WIB
Kementerian Keuangan memberikan program keringanan utang bagi masyarakat dan pelaku UMKM sebagai upa...
Ekonom Rizal Ramli: Kebijakan Menkeu sebabkan disparitas miskin-kaya semakin besar
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:35 WIB
Disparitas antara-orang kaya dan miskin di Indonesia yang semakin besar di tengah pandemik Covid-19 ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV