Luas kawasan kumuh di Kendari berkurang 168 hektare
Elshinta
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:24 WIB |
Luas kawasan kumuh di Kendari berkurang 168 hektare
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara mengklaim luas kawasan kumuh di wilayahnya berkurang 168,42 hektare berkat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang dijalankan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Melalui program Kotaku ini, kita sudah berhasil menurunkan atau mengurangi, kurang 43 persen kawasan kumuh yang ada di Kota Kendari," kata Wali Kota Kendari H Sulkarnain Kadir di Kendari, Kamis (21/1).

Wali Kota mengatakan bahwa program Kotaku tidak hanya mengurangi kawasan kumuh di Kota Kendari, namun juga menjadi wadah bagi upaya pemberdayaan masyarakat.

"Karena sistem padat karya, masyarakat dilibatkan dalam program mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaannya. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan manfaatnya. Terlebih di tengah pandemi COVID-19 ini banyak warga yang membutuhkan bantuan," katanya mengutip Antara.

Ia menjelaskan bahwa penanganan kawasan kumuh mencakup penataan perumahan dan jalan, penyediaan air bersih dan sanitasi, pengelolaan sampah, dan penanganan kebakaran.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Antisipasi kerusakan jalan dan longsor, BBPJN V Sumsel siapkan 17 posko  
Sabtu, 27 Februari 2021 - 09:44 WIB
Hadapi musim hujan yang berdapak terhadap kerusakan jalan dan longsor, Balai Besar Pelaksana Jalan N...
Sasaran fisik TMMD Boven Digoel bangun rumah warga
Sabtu, 27 Februari 2021 - 06:26 WIB
 Sasaran program fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kabupaten Boven Digoel tah...
Warga Desa Tolok sudah bisa menggunakan sebagian jalan Program TMMD
Jumat, 26 Februari 2021 - 17:58 WIB
Meskipun penambahan tanah untuk jalan dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke-1...
Bersama warga, Prajurit Satgas Yonif 642 perbaiki jembatan yang rusak akibat banjir
Jumat, 26 Februari 2021 - 13:24 WIB
Untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana umum demi kepentingan masyarakat di wilayah perbatasan ...
Forum SKPD Langkat jadi wadah koordinasi antar pelaku pembangunan
Jumat, 26 Februari 2021 - 10:55 WIB
Forum Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) ...
Kerukunan masyarakat Papua di Jawa Timur dukung keberlanjutan Otsus
Jumat, 26 Februari 2021 - 10:11 WIB
Kerukunan Masyarakat Papua yang berada di Jawa Timur mendukung program pemerintah tentang keberlanju...
Kepala Suku di Penggunungan Tengah Papua dukung otsus diperpanjang
Senin, 22 Februari 2021 - 12:24 WIB
Para Kepala suku yang tergabung dalam RKPT (Rukun Keluarga Pegunungan Tengah) Kabupaten Keerom, Papu...
Menteri PUPR siapkan langkah darurat dan jangka panjang
Minggu, 21 Februari 2021 - 08:27 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyiapkan langkah penanganan ...
Satgas Pamtas Yonif 642 bantu warga perbaiki gereja
Minggu, 21 Februari 2021 - 08:11 WIB
Sebagai bukti kedekatan dan kepedulian dengan masyarakat perbatasan RI-Malaysia, Satgas Yonif 642/...
Wamendes PDTT: UU Ciptaker untungkan BUMDes
Jumat, 19 Februari 2021 - 13:45 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi mengatakan, h...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV