Rupiah terkoreksi dipicu kembali naiknya imbal hasil obligasi AS
Elshinta
Jumat, 22 Januari 2021 - 11:23 WIB |
Rupiah terkoreksi dipicu kembali naiknya imbal hasil obligasi AS
ILUSTRASI: Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am.

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi terkoreksi, dipicu kembali naiknya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 9.51 WIB, rupiah melemah 26 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp14.026 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.000 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures di Jakarta, Jumat, mengatakan, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terlihat menguat kembali sejak kemarin.

"Kenaikan tingkat imbal hasil obligasi jangka yang lebih panjang ini merefleksikan optimisme pasar terhadap pemulihan ekonomi dan kenaikan tingkat inflasi AS," ujar Ariston.

Menurut Ariston, kenaikan imbal hasil (yield) obligasi tersebut mendorong kembali penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya. Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS karena hal tersebut hari ini.

Di sisi lain, lanjut Ariston, pelemahan rupiah mungkin terbatas karena ekspektasi stimulus besar AS yang meningkatkan minat pasar terhadap aset berisiko.

"Dari Tanah Air, kemarin Bank Indonesia juga menyatakan optimismenya bahwa aliran dana asing ke Indonesia akan meningkat seiring dengan prospek pemulihan ekonomi," kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.980 per dolar AS hingga Rp14.050 per dolar AS.

Pada Kamis (21/1) lalu, rupiah ditutup menguat 35 poin atau 0,25 persen ke posisi Rp14.000 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.035 per dolar AS.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
NTB terbitkan Pergub pengelolaan sumber daya lobster
Minggu, 28 Februari 2021 - 16:08 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Pen...
Pontianak canangkan kampung tangguh perkuat perekonomian masyarakat
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:57 WIB
Pemerintah Kota Pontianak di Kalimantan Barat, Minggu, mencanangkan kampung tangguh guna menciptakan...
Pariwisata berbasis vaksin-CHSE momentum pemulihan ekonomi Bali
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:46 WIB
Siapa pun tahu, kawasan pariwisata merupakan wilayah yang terdampak paling parah dari sisi ekonomi a...
Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar meninggal dunia
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:35 WIB
Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi Artidjo Alkostar meninggal dunia.
Kapolresta Cirebon minta Satgas Covid-19 tingkat desa dan kelurahan perkuat 3T
Minggu, 28 Februari 2021 - 07:55 WIB
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi meminta Satgas Penanganan Covid-19 Tingkat Desa dan Kelu...
BBKSDA Sumut: Harimau Sumatera terlihat remaja di Kabupaten Labura
Minggu, 28 Februari 2021 - 06:11 WIB
Seekor Harimau Sumatera `Panther Tigris Sumatrae` terlihat oleh seorang remaja di Desa Kuala Beringi...
Bupati Sidoarjo perintahkan perbaikan kerusakan Jalan Lingkar Barat
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:38 WIB
Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Ahmad Muhdlor Ali memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Su...
Dispar Kulon Progo luncurkan Krumpyung Hip Hop PATA
Sabtu, 27 Februari 2021 - 22:21 WIB
Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan Krumpyung Hip Hop PA...
Klaster keluarga dominasi penyebab penyebaran COVID-19 di kota Madiun
Sabtu, 27 Februari 2021 - 22:09 WIB
Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur menyatakan klaster lingkungan keluarga menjadi faktor dominan pen...
Sekda Bogor tugaskan camat evaluasi penanganan COVID-19 tingkat RT
Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:47 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Burhanudin menugaskan para camat di wilayahny...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV