Google desain ulang hasil pencarian di seluler
Elshinta
Sabtu, 23 Januari 2021 - 18:55 WIB |
Google desain ulang hasil pencarian di seluler
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Google mendesain ulang tampilan hasil pencarian pada perangkat seluler.

"Kami ingin mengambil langkah mundur untuk menyederhanakan sedikit sehingga orang dapat menemukan apa yang mereka cari dengan lebih cepat dan lebih mudah," ujar Visual Design Lead Google Search, Aileen Cheng, dalam blog resmi Google, dikutip Sabtu (23/1).

Desain ulang tersebut memfokuskan pada informasi, ketimbang elemen desain disekitarnya. Pembaruan tampilan hasil pencarian juga membuat teks lebih mudah dibaca.

Salah satu caranya dalah dengan menggunakan teks yang lebih besar dan lebih tebal, sehingga mata pengguna dapat memindai dan memahami hasil Penelusuran lebih cepat.

"Kami juga membuat hasil dan judul bagian lebih besar," kata Aileen.

Sementara untuk topik teks, pembaruan juga mencakup lebih banyak font Google, yang sudah muncul di sejumlah produk Google, Android dan Gmail misalnya.

Desain ulang itu juga membawa lebih banyak ruang "bernapas," dengan lebih banyak ruang visual agar hasil penelusuran menjadi pusat perhatian. Untuk memastikan hal itu, digunakan pula warna untuk menyoroti hal-hal yang penting.

Aileen mengatakan pembaruan tampilan bereksperimen dengan menggunakan banyak warna yang berani dengan latar belakang yang bersih untuk mengarahkan mata ke informasi penting tanpa berlebihan atau mengganggu.

Misalnya, saat mencari Paus, tampilan hasil penelusuran akan memberikan highlight warna biru pada poin penting, sementara saat mencari Kijang tampilan hasil penelusuran akan berwarna coklat.

"Saya rasa ini sangat menyegarkan. Bagiku, ini adalah angin segar!" ujar Aileen.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp akan dilengkapi spanduk penjelasan kebijakan privasi
Senin, 22 Februari 2021 - 18:44 WIB
Aplikasi perpesanan milik Facebook, WhatsApp, akan menambahkan spanduk dan informasi tambahan yang a...
Spotify terapkan WFA untuk karyawan
Minggu, 14 Februari 2021 - 12:47 WIB
Perusahaan layanan musik alir dan siniar asal Swedia Spotify akan memungkinkan karyawan untuk bekerj...
Twitter perkirakan pertumbuhan pengguna melambat pada 2021
Rabu, 10 Februari 2021 - 12:37 WIB
 Twitter melaporkan berhasil melampaui perkiraan penjualan dan laba perkuartalan, namun memperkirak...
Langkat jadi pilot project penggunaan aplikasi `Strategis` untuk program sembako
Rabu, 10 Februari 2021 - 10:45 WIB
Kementerian Sosial menunjuk Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sebagai satu-satunya kabupaten/kota di...
Google desain ulang hasil pencarian di seluler
Sabtu, 23 Januari 2021 - 18:55 WIB
Google mendesain ulang tampilan hasil pencarian pada perangkat seluler.
Dukung ekonomi kerakyatan, NU-Zamedia luncurkan `Nahdlyin Smartbox`
Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:24 WIB
Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan  serta mencetak usahaw...
Telegram dan Signal naik, setelah WhatsApp perbarui kebijakan privasi
Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:38 WIB
Aplikasi perpesanan Telegram dan Signal dilaporkan mengalami peningkatan penggunaan yang tiba-tiba s...
Adobe Flash Player tamat mulai 12 Januari
Sabtu, 02 Januari 2021 - 16:34 WIB
Adobe mengumumkan mereka tidak lagi memberikan dukungan untuk Flash Player setelah 31 Desember 2020,...
PeduliLindungi memuat daftar penerima vaksin tahap awal
Sabtu, 02 Januari 2021 - 14:11 WIB
Platform pelacakan sebaran virus corona dari pemerintah, PeduliLindungi, kini bisa digunakan untuk m...
Instagram luncurkan notifikasi baru tentang informasi COVID-19
Jumat, 18 Desember 2020 - 12:35 WIB
Instagram mengumumkan dua fitur baru untuk membantu memerangi misinformasi COVID-19.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV