Menkeu: Literasi rendah tantangan kembangkan ekonomi syariah
Elshinta
Senin, 25 Januari 2021 - 12:15 WIB |
Menkeu: Literasi rendah tantangan kembangkan ekonomi syariah
Tangkapan layar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah di Jakarta, Senin (25/1/2021). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan salah satu tantangan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia adalah masih rendahnya tingkat literasi masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

“Untuk itu Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) menginisiasi peluncuran Brand Ekonomi Syariah,” katanya dalam Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah di Jakarta, Senin.

Sri Mulyani menjelaskan brand ini diluncurkan dalam rangka menyatukan gerak bersama untuk meningkatkan literasi, edukasi dan sosialisasi mengenai ekonomi syariah kepada masyarakat.

Ia menuturkan gerakan ini akan dilakukan secara masif dan inklusif yang berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan serta keyakinan masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

“Ekonomi syariah dapat digunakan oleh seluruh kementerian dan lembaga serta para stakeholder yang bergerak bidang ekonomi dan keuangan syariah pada setiap produk, program kegiatan, maupun kampanye,” katanya.

Sri Mulyani pun memastikan pemerintah akan terus berkomitmen untuk mendorong sektor ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia secara terintegrasi melalui Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU).

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mempercepat, memperluas dan mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional.

Menurutnya, sektor dana sosial syariah memiliki potensi sangat besar dalam turut mendukung mengatasi masalah-masalah pembangunan, kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan wakaf di Indonesia telah berkembang sangat baik namun masih berupa wakaf properti yaitu tanah dan bangunan untuk kepentingan umat seperti masjid, madrasah, pesantren dan tempat pemakaman.

Oleh sebab itu, ia menuturkan dalam beberapa tahun terakhir para stakeholder telah berusaha mengembangkan wakaf uang untuk dikelola secara produktif, amanah, akuntabel dan profesional.

“Sehingga dia bisa memperkuat islamic sosial net pada masyarakat,” kata Menkeu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
OJK ingatkan masyarakat waspadai investasi Tiktok Cash dan Snack Video
Jumat, 05 Maret 2021 - 00:05 WIB
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulut Gorontalo Malut (Slutgomalut) Darwisman mengingatkan kepad...
DPR desak pemerintah tuntaskan program restrukturisasi Jiwasraya
Kamis, 04 Maret 2021 - 23:20 WIB
Pemerintah diminta segera menuntaskan penyelamatan polis melalui program restrukturisasi polis PT As...
Mensos serahkan barang HTT kepada lansia dan PPKS senilai Rp3,5 miliar
Kamis, 04 Maret 2021 - 23:05 WIB
Kementerian Sosial RI menyerahkan barang Hadiah Tidak Tertebak (HTT) dan paket bantuan untuk Lanjut ...
Gubernur Bengkulu tegaskan nelayan jangan gunakan trawl
Kamis, 04 Maret 2021 - 22:35 WIB
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan nelayan di daerah itu untuk tidak lagi menggunakan alat...
Survei: Dua juta anak terancam miskin jika bansos dihentikan
Kamis, 04 Maret 2021 - 22:05 WIB
Survei kolaborasi antara UNICEF, UNDP, Prospera dan The SMERU Insittute memperkirakan sebanyak dua j...
UMKM Depok diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat
Kamis, 04 Maret 2021 - 21:35 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan apresiasi kepada komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah ...
KIT Batang anggarkan Rp557,5 juta relokasi 215 makam
Kamis, 04 Maret 2021 - 21:20 WIB
PT Pembangunan Perumahan (PP) Grand Batang City Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, menga...
2.000 personil TNI-Polri divaksinasi massal 
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:40 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan kegiatan vaksinasi dengan tema `Serbua...
Askrindo salurkan bantuan untuk korban banjir Bekasi-Karawang
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:35 WIB
PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Muara Gembon...
Rektor IPB: rumput laut dan limbah sawit bisa jadi pakan ternak
Kamis, 04 Maret 2021 - 20:20 WIB
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria mendorong para peneliti dan perguruan tinggi untuk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV