Kemenkes: Waspadai potensi penyebaran virus nipah ke Indonesia
Elshinta
Rabu, 27 Januari 2021 - 15:46 WIB |
Kemenkes: Waspadai potensi penyebaran virus nipah ke Indonesia
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak terkait agar mewaspadai potensi penyebaran virus nipah ke Indonesia dari hewan ternak babi di Malaysia.

"Indonesia harus selalu waspada terhadap potensi penularan virus nipah dari hewan ternak babi di Malaysia melalui kelelawar pemakan buah," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Didik Budijanto kepada Antara, Rabu (27/1).

Ia mengatakan bahwa sampai saat ini kejadian infeksi virus nipah belum pernah dilaporkan di Indonesia walaupun pada 1999 pernah terjadi wabah virus nipah yang menyebabkan kematian pada ternak babi dan manusia di Semenanjung Malaysia.

Namun demkian, Indonesia harus selalu waspada terhadap potensi penularan virus tersebut dari hewan ternak babi di Malaysia melalui kelelawar pemakan buah, karena dari beberapa hasil penelitian menunjukkan adanya kelelawar buah yang bergerak secara teratur dari Semenanjung Malaysia ke Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Utara yang berdekatan dengan Malaysia.

"Sehingga ada kemungkinan penyebaran virus nipah melalui kelelawar atau melalui perdagangan babi yang ilegal dari Malaysia ke Indonesia," kata Didik.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menkes bersyukur Indonesia dapat empat vaksin COVID-19
Minggu, 28 Februari 2021 - 13:36 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersyukur pemerintah Indonesia bisa mendapatkan empat jenis v...
Bidan Delima Kabupaten Magelang ikuti pembinaan pelayanan di tengah pandemi
Minggu, 28 Februari 2021 - 11:10 WIB
Sebanyak 50 bidan delima di Kabupaten Magelang,  mengikuti pembinaan pelayanan mereka,  terhadap i...
Vaksinasi massal di Malioboro, masih banyak tukang becak dan pedagang belum terdata
Minggu, 28 Februari 2021 - 09:48 WIB
Vaksinasi COVID-19 tahap kedua di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menyasar warga di Malioboro....
Hemofilia yang tak ditangani bisa mematikan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 15:25 WIB
Hemofilia atau penyakit kelainan darah yakni saat darah tidak dapat membeku seperti seharusnya bisa ...
Walikota Medan Bobby Afif Nasution tinjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 mandiri
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:10 WIB
Walikota Medan Bobby Afif Nasution pagi ini meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 mandiri kepada p...
KPCPEN: Vaksinasi gotong-royong percepat keluar dari pandemi
Sabtu, 27 Februari 2021 - 08:36 WIB
Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menyampaikan bahwa program vaksin...
Marak penjualan obat online tanpa resep dokter, Pemkab Tangerang awasi apotik
Jumat, 26 Februari 2021 - 14:37 WIB
Maraknya penjualan obat-obatan tanpa resep dokter yang bisa dibeli secara online dan juga obat kadal...
 10 orang anggota DPRD Kota Malang  gagal ikut vaksinasi tahap II
Kamis, 25 Februari 2021 - 18:25 WIB
Sebanyak 35 dari 45 orang anggota DPRD Kota Malang, Jawa Timur menjalani vaksinasi Covid-19 biofram ...
Kuota vaksin terbatas, pedagang pasar dan pekerja transportasi belum kebagian
Kamis, 25 Februari 2021 - 15:24 WIB
Pedagang pasar tradisional dan pekerja bidang transportasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tidak...
Cegah Covid-19, Pemkab Tangerang lakukan swab di seluruh titik lokasi banjir
Kamis, 25 Februari 2021 - 14:48 WIB
Cegah penyebaran Covid 19 pasca bencana banjir, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten dalam hal in...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV