Mantan pemegang aset China dieksekusi mati, sempat temui keluarga
Elshinta
Sabtu, 30 Januari 2021 - 17:20 WIB |
Mantan pemegang aset China dieksekusi mati, sempat temui keluarga
Lai Xiaomin (tengah). (ANTARA/HO-GT)

Elshinta.com - Mantan Direktur Utama China Huarong Asset Management Co Ltd Lai Xiaomin, telah dieksekusi mati pada Jumat (28/1).

Eksekusi ini menunjukkan kebijakan China memberikan hukuman berat terhadap koruptor, demikian pernyataan hakim dikutip media setempat, Sabtu.

Seperti diberitakan ANTARA sebelumnya, mantan bos perusahaan yang mengelola aset keuangan negara itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan bigami dalam sidang putusan pada 5 Januari.

Bigami adalah menikahi perempuan berumah tangga yang sedang menjalani proses perceraian sehingga status perceraiannya belum memiliki kekuatan hukum tetap.

Pengadilan tingkat banding di Tianjin telah melakukan eksekusi terhadap pria berusia 59 tahun itu setelah menolak permohonan banding.

Mahkamah Agung Rakyat China juga telah meninjau putusan tersebut dengan menyatakan bahwa Lai sebagai seorang pejabat negara telah menyelewengkan tugas dan jabatannya untuk mendapatkan keuntungan secara ilegal.

Dia secara langsung atau melalui pihak ketiga menerima atau meminta uang dan aset senilai hampir 1,79 miliar yuan (Rp3,9 triliun), demikian Mahkamah Agung.

Selain itu, Lai juga dituduh menggelapkan dana publik senilai lebih dari 25,1 juta yuan (Rp54,7 miliar).

Lai yang sudah beristri dan memiliki anak itu juga dituduh tinggal serumah dengan perempuan lain.

"Nilai korupsinya terbesar sejak Republik Rakyat China didirikan pada 1949," kata seorang hakim.

Dia menumpuk harta secara ilegal itu sejak 2008 hingga 2018 yang tercatat dalam 22 kasus berbeda mulai dari pengumpulan dana, kontrak proyek, hingga promosi dan mutasi.

Perbuatan-perbuatan tersebut yang mendasari eksekusi Lai pada Jumat sebagaimana penjelasan majelis hakim.

Sebelum menghadap regu eksekutor, Lai diizinkan bertemu kerabat dekatnya untuk yang terakhir kalinya.

Lai yang lahir di Provinsi Jiangxi itu pernah menduduki beberapa posisi, di antaranya di People's Bank of China (bank sentral), Wakil Direktur Komisi Regulasi Perbankan China, dan delegasi Kongres Rakyat Nasional (NPC) sebagai lembaga legislatif tertinggi di China.

Pada 17 April 2018 Lai dipecat dari Partai Komunis China (CPC) saat kasus tersebut masuk dalam penyidikan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasukan Myanmar tangkap pemimpin unjuk rasa anti kudeta
Kamis, 15 April 2021 - 20:47 WIB
Pasukan keamanan Myanmar menangkap Wai Moe Naing, salah satu pemimpin utama kampanye menentang kekua...
Indonesia raup Rp405 juta dari pameran makanan-minuman di China
Kamis, 15 April 2021 - 10:03 WIB
Sejumlah produk unggulan dari Indonesia terjual dengan nilai transaksi sebesar Rp405,9 juta dari Pam...
Filipina ajukan protes diplomatik baru atas kapal Tiongkok di LCS
Rabu, 14 April 2021 - 21:43 WIB
Filipina mengajukan protes diplomatik baru ke Tiongkok pada Rabu, setelah menuding negara tetanggany...
20 orang tewas dalam kecelakaan maut di Mesir
Rabu, 14 April 2021 - 20:11 WIB
Sebanyak 20 orang tewas dan tiga lainnya cedera dalam kecelakaan maut di jalan raya gurun Mesir Hulu...
Grab berencana IPO di bursa saham Amerika
Rabu, 14 April 2021 - 10:39 WIB
 Grab Holdings inc, penyedia layanan on-demand di Asia Tenggara, berencana melantai di bursa saha...
Perdagangan makanan diet ilegal Rp112 miliar di China libatkan pesohor
Rabu, 14 April 2021 - 09:11 WIB
Produksi dan penjualan makanan diet ilegal di China dengan nilai transaksi mencapai 50 juta yuan ata...
Pusat-pusat evakuasi dibuka saat topan meningkat di Australia Barat
Minggu, 11 April 2021 - 13:37 WIB
Topan tropis Seroja melanda Australia Barat pada Minggu, diikuti dengan layanan darurat membuka temp...
Pertandingan olahraga dijadwal ulang hormati pemakaman Pangeran Philip
Minggu, 11 April 2021 - 11:57 WIB
Otoritas olahraga di Inggris sedang dalam pembicaraan mengenai penjadwalan ulang pertandingan menyus...
Reaksi dunia atas kematian Pangeran Philip dari Inggris
Sabtu, 10 April 2021 - 17:58 WIB
Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth dan tokoh terkemuka dalam keluarga kerajaan Inggris selama ham...
Harry & Meghan Markle sebut Pangeran Philip akan sangat dirindukan
Sabtu, 10 April 2021 - 10:26 WIB
Pasangan Harry dan Meghan Markle menjadi sosok yang ikut berduka atas kepergian Pangeran Philip pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV