Lewati jalur tikus, 18 PMI non prosedural diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642
Elshinta
Rabu, 03 Februari 2021 - 11:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Lewati jalur tikus, 18 PMI non prosedural diamankan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil mengamankan sebanyak 18 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi. Kedelapan belas PMI Non Prosedural tersebut diamankan saat melewati jalur tikus di sektor Pos Sajingan Terpadu, Kab. Sambas dan sektor Pos Kumba Semunying, Kab. Bengkayang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Senin (1/2).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, PMI tersebut diamankan oleh anggota Satgas Yonif 642 yang melaksanakan kegiatan patroli dan ambush (pengendapan), ketika berusaha masuk ke Indonesia melalui jalur tikus atau jalur tidak resmi. “Dari kegiatan ambush yang dilaksanakan mulai hari Minggu sampai Senin ini, berhasil diamankan total 18 orang PMI Non Prosedural, yang masuk secara berkelompok,” ungkapnya.

“Dari Kedelapan belas PMI tersebut, 15 PMI diamankan oleh personel Pos Sajingan Terpadu di sektor jalan tikus wilayah Desa Sebunga, Kab. Sambas dan 3 orang lainnya diamankan oleh personel Pos Kumba Semunying di sektor jalan tikus wilayah Dusun Kumba, Kab. Bengkayang,” jelasnya dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Rabu (3/2). 

Dansatgas menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan Indonesia-Malaysia akan terus diperketat oleh Satgas Pamtas Yonif 642 untuk mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal. “Kita semakin intensif seperti ini sesuai dengan perintah dari Komando Atas dan juga terkait dengan mewabahnya Covid-19,” ujarnya.

Menurut keterangan dari para PMI tersebut, selama di Malaysia mereka ada yang bekerja sebagai buruh kebun sawit, buruh cuci, maupun pegawai restoran, namun dikarenakan adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan Pemerintah Malaysia, membuat mereka diberhentikan dari pekerjaannya, sehingga mengharuskannya kembali ke Indonesia.

Satgas Yonif 642 Kapuas bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan Protokol Kesehatan Covid-19. Setelah dinyatakan negatif Covid -19, PMI tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Imigrasi untuk didata dan diwawancara tentang riwayat perjalanan serta barang-barang bawaan mereka diperiksa oleh Kantor Bea dan Cukai.

“Semuanya yang masuk dari Malaysia baik yang melewati jalur resmi maupun jalur tikus, akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi serta Bea Cukai,” kata Dansatgas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tokoh agama: Kampung Beoga sudah `hitam` karena ulah KKB
Sabtu, 17 April 2021 - 15:11 WIB
Tokoh agama Distrik Julukoma Kabupaten Puncak Pendeta Jupinus Wama mengatakan Kampung Beoga sudah `...
POM TNI wilayah Kalsel gelar Operasi Gaktib cegah arogansi prajurit
Jumat, 16 April 2021 - 16:12 WIB
Operasi penegakan ketertiban (Gaktib) yang dilakukan oleh satuan POM (Polisi Militer) TNI  di wilay...
Warga TTU serahkan granat aktif ke Satgas Pamtas RI-Timor Leste
Jumat, 16 April 2021 - 15:44 WIB
Seorang warga Desa Saenan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Fobia (39) menyerahkan...
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 131/Braja Sakti bagikan takjil di tapal batas Papua
Jumat, 16 April 2021 - 14:33 WIB
Di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG ...
Polri: Kondisi terkini Beoga kembali normal
Jumat, 16 April 2021 - 11:36 WIB
Kepala Satgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Alquddussy mengatakan kondisi terkini di Dis...
 Kapolda Sumsel ingatkan warga jaga wilayah dari narkoba
Jumat, 16 April 2021 - 10:46 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S didampingi PJU Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang Kombe...
 Pangdam I/BB: Prajurit harus jaga kehormatan diri dan nama baik
Jumat, 16 April 2021 - 10:35 WIB
Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin melaksanakan kunjungan kerja di wilayah teritorial Kodim 0203/Lan...
 Ciptakan suasana kondusif, Kodim 0703 Cilacap laksanakan patroli gabungan
Jumat, 16 April 2021 - 10:24 WIB
Dalam rangka mewujudkan suasana yang kondusif di bulan Ramadan, prajurit Kodim 0703 Cilacap yang ber...
Hari ini, pasukan Kopassus berulang tahun
Jumat, 16 April 2021 - 06:16 WIB
Tepat hari ini, 16 April, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) berulang tahun yang ke-69. Dalam perjala...
Januari-April 2021, Sat Narkoba Polres Cirebon Kota ungkap puluhan kasus
Kamis, 15 April 2021 - 19:10 WIB
Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Cirebon Kota dalam kurun waktu empat bulan, berhasil mengungk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV