Polisi gali makam korban pembunuhan di Sukatani Bekasi
Elshinta
Kamis, 04 Februari 2021 - 23:43 WIB |
Polisi gali makam korban pembunuhan di Sukatani Bekasi
Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Komisaris Besar Hendra Gunawan, saat gelar perkara kasus pembunuhan di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis. ANTARA/Pradita Syah

Elshinta.com - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi menggali makam jasad korban pembunuhan diduga berencana di TPU Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Kami laksanakan gali kubur dan autopsi jenasah korban," kata Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Komisaris Besar Hendra Gunawan, saat gelar perkara di Bekasi, Kamis.

Ia mengatakan berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan tim forensik RS Polri Kramatjati di TPU Sukatani, polisi memastikan korban meninggal akibat dibunuh menggunakan benda tajam. "Hasil autopsi membenarkan korban tewas karena ditusuk menggunakan gunting," katanya.

Di tubuh korban, kata dia, ditemukan luka sobek akibat benda tajam di banyak bagian tubuh dan setelah autopsi selesai jasad korban kembali dikebumikan.
Pelaku turut dihadirkan dalam proses itu dan dia diminta menunjukkan barang bukti aksi kejahatannya seperti gunting dan baju.

Pelaku, MR bin T, terancam dengan pasal pembunuhan berencana dan atau pembunuhan sesuai dengan pasal 340 KUHP subsidair 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana paling lama 20 tahun.

Kasus pembunuhan berencana ini terjadi di Kampung Srengseng Kaliabang, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (2/2). AD ditemukan tewas dalam kamar mandi dengan kondisi mengenaskan dan awalnya diduga bunuh diri.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Telly Alvin, mengatakan, pembunuhan ini diduga pembunuhan berencana yang dipicu dendam.
"Korban AD berprofesi sebagai tukang kelapa di Klender, Jakarta Timur dan pelaku MR merupakan seorang guru ngaji (ustad)," katanya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Alvin, motif pembunuhan berlatar belakang dendam dan cinta segitiga di kehidupan mereka. Awalnya anak korban melakukan tindakan asusila terhadap anak pelaku namun di sisi lain pelaku ternyata juga memiliki hubungan asmara dengan istri korban.

"Jadi pelaku sudah merencanakan pembunuhan itu. Korban merupakan tetangga pelaku. Korban dihabisi saat tengah tertidur lelap di rumahnya. Usai membunuh korban, pelaku mengarang cerita bahwa korban bunuh diri untuk mengelabui keluarga korban maupun warga setempat," ungkapnya.

Penyidik tengah mendalami kasus pembunuhan berencana ini dengan menggali keterangan tersangka maupun beberapa saksi untuk mengungkap apakah ada keterlibatan pelaku lain dalam pembunuhan tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jaksa KPK tolak permohonan `justice collaborator` Harry Sidabukke
Senin, 19 April 2021 - 21:02 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menolak permohonan \"justice collaborator\" (JC) yang dimohon Harry va...
Harry Sidabukke dituntut 4 tahun penjara karena suap Juliari Batubara
Senin, 19 April 2021 - 18:25 WIB
Jaksa KPK menuntut Harry Van Sidabukke 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 4 bulan ku...
Wali Kota Depok tanggapi dugaan korupsi di Damkar
Senin, 19 April 2021 - 17:52 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris memberikan tanggapan atas dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas P...
Saksi: Kerumunan di Megamendung tanggung jawab Rizieq Shihab
Senin, 19 April 2021 - 17:09 WIB
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah saat dihadirkan sebagai saksi sidang Rizieq Shihab m...
Polisi ringkus pembobol 11 toko di Sumedang
Senin, 19 April 2021 - 15:19 WIB
Kepolisian Resor Sumedang meringkus seorang pemuda yang membobol 11 toko di sejumlah daerah Kabupate...
Polrestabes Bandung tangkap penganiaya supir taksi daring
Senin, 19 April 2021 - 14:47 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menangkap seorang pria berinisial AA yang m...
Kuasa hukum: Ahli bahasa jaksa ringankan tuntutan Jumhur Hidayat
Senin, 19 April 2021 - 14:37 WIB
Pendapat ahli bahasa dari jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang penyebaran berita bohong yang menjer...
KPK kembali panggil Direktur PT Borneo Lumbung Energi
Senin, 19 April 2021 - 13:37 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin kembali memanggil Direktur PT Borneo Lumbung Energi dan Me...
Anggota DPR apresiasi BNN sita sabu seberat 89 kilogram
Senin, 19 April 2021 - 12:10 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional (...
KPK panggil 28 saksi terkait kasus korupsi bupati Bandung Barat
Senin, 19 April 2021 - 11:40 WIB
KPK, Senin, memanggil 28 saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darura...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV