PBA Universitas Padjajaran fokus kembangkan `Rumah Digital`
Elshinta
Senin, 08 Februari 2021 - 10:48 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
PBA Universitas Padjajaran fokus kembangkan `Rumah Digital`
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Di usianya yang belum genap setahun, Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran terus melakukan berbagai kegiatan, diantaranya melaksanakan rapat koordinasi terbatas (Rakortas). Rakortas dilaksanakan di kawasan Ciumbuleuit, Bumi Sae, pada Sabtu (6/2), dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. 

Rakortas dipimpin Ketua PBA DR. Ary Zulfikar, di hadiri oleh  Dewan Penasihat PBA Inda Hasman, yang juga menjabat sebagai Dewan Pemgawas BPJS Kesehatan, Prof (em) Eddy Damian, SH, Ayi Vivananda SH MH, mantan wakil walikota kota bandung dan para koordinator bidang. 

Dalam kata pembuka,  Ary Zulfikar mengatakan, PBA akan fokus membahas 3 isu strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yaitu pengembangan Koperasi KUALI,  Rumah Digital dan pengembangan Cafe atau Gallery Lupba 

"KUALI , PBA dan UMKM Alumni Unpad adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” kata Ary.

“Koperasi KUALI adalah wadah para UMKM alumni Unpad yang akan mengembangkan agribisnis dari hulu ke hilir, sedangkan PBA adalah wadah yg menaungi pelaku UMKM dan Non UMKM, yang mencakup seluruh kegiatan koperasi, termasuk program Rumah Digital dan Cafe Lupba”. imbuhnya kepada Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Senin (8/2).

Ary Zulfikar juga mengatakan dalam waktu dekat akan segera melaunching Rumah Digital, sebagai program unggulan PBA. 

Sementara itu Dewan penasihat Ayi Vivananda mengatakan UMKM Alumni Unpad harus bisa menjadi pelopor pemasaran produk-produk yang sudah jadi untuk dilempar ke pasar yang lebih luas lagi. Ke depan KUALI juga harus dapat bermitra dengan pemda-pemda dalam mengembangkan koperasi-koperasi di daerah.

"Ide dengan mengembangkan kegiatan agribisnis oleh KUALI dan PBA merupakan hal yang bagus, mengingat Indonesia adalah negara agraris," pungkas Ayi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBA Universitas Padjajaran fokus kembangkan `Rumah Digital`
Senin, 08 Februari 2021 - 10:48 WIB
Di usianya yang belum genap setahun, Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran terus melakukan...
Riset: Vaksin Pfizer/BioNTech terlihat ampuh lawan varian baru corona
Jumat, 08 Januari 2021 - 16:23 WIB
Vaksin COVID-19 Pfizer dan BioNTech terlihat ampuh melawan mutasi utama varian baru virus corona san...
Tiongkok berhasil pasang matahari buatan generasi terbaru
Sabtu, 05 Desember 2020 - 15:15 WIB
Instalasi matahari buatan generasi terbaru yang dikenal dengan nama Tokamak HL-2M berhasil terpasang...
Pakar IPB: Jeroan ikan banyak mengandung protein dan lemak tak jenuh
Senin, 23 November 2020 - 13:15 WIB
Pakar perikanan dari Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ...
Pertamina uji coba Green Diesel pada akhir November
Jumat, 13 November 2020 - 15:15 WIB
PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, menargetkan uji coba prod...
Spektrum - Berkah di tengah ancaman La Nina
Minggu, 08 November 2020 - 19:30 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya anomali iklim global di Samudera ...
Menristek: Peran dokter penting arusutamakan pemakaian obat asli RI
Jumat, 06 November 2020 - 20:22 WIB
Menteri Riset dan Teknologi Indonesia (Menristek)/ Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengatakan salah...
Pemkab Batang pasang enam alat pendeteksi dini titik rawan bencana
Kamis, 05 November 2020 - 20:00 WIB
 Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memasang enam alat pendeteksi dini atau EWS bencana di s...
Poliban ciptakan mesin pengering ikan higenis untuk nelayan
Selasa, 03 November 2020 - 19:55 WIB
Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) menciptakan mesin pengering ikan higenis untuk nelayan.
Komunitas anak muda Banjarmasin buat sampah organik jadi pakan ikan
Selasa, 03 November 2020 - 19:05 WIB
Komunitas anak muda di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan sukses mengelola sampah organik menjadi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV