Polda Metro Jaya bongkar praktek aborsi ilegal di Bekasi
Elshinta
Rabu, 10 Februari 2021 - 15:42 WIB |
Polda Metro Jaya bongkar praktek aborsi ilegal di Bekasi
Petugas kepolisian Polda Metro Jaya melakukan reka ulang adegan kasus aborsi ilegal di kawasan Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (25/9/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Elshinta.com - Penyidik Polda Metro Jaya membongkar dugaan praktek aborsi ilegal oleh sepasang suami istri di daerah Pedurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Rabu, menjelaskan dalam pengungkapan praktek aborsi ilegal tersebut pihak kepolisian menangkap tiga orang, salah satunya adalah perempuan yang menjadi pasien klinik aborsi ilegal tersebut.

"Tiga tersangka yang sudah kita amankan. Pertama saudari IR, ini perannya pelaku tindakan aborsi. Kemudian ST, suaminya, bagian pemasaran, mencari pasien untuk dilakukan aborsi. Kemudian RS, pasien yang ingin dilakukan aborsi," kata Yusri.

Penangkapan terhadap ketiganya dilakukan pada 1 Februari 2021 di daerah Pedurenan, Mustika jaya, Bekasi. Lokasi tersebut adalah rumah pribadi IR dan ST yang juga dijadikan tempat untuk melakukan praktek aborsi ilegal.

Saat dilakukan pemeriksaan tersangka IR dan ST, mengaku baru lima kali melakukan praktek aborsi di rumahnya.

Namun sebelum itu, IR mengaku juga pernah melakukan praktek serupa pada September 2020 di daerah Bekasi selama satu bulan.

"Pengakuannya buka di sana 15 korbannya, tapi yang berhasil dilakukan penindakan aborsi ada sebanyak 12. Kami masih dalami, apakah pengakuan itu betul atau tidak," kata Yusri.

Tersangka IR sebagai pihak yang melakukan proses aborsi diketahui tidak memiliki kompetensi sebagai tenaga medis.

"Yang bersangkutan pernah bekerja di klinik aborsi juga pada 2000 selama kurang lebih hampir empat tahun, tugasnya bagian membersihkan," kata Yusri.

Akibat perbuatanya, para pelaku dikenakan Pasal 194 junto Pasal 75 UU Nomor 36 tentang Kesehatan, Pasal 77 UU Nomor 35 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Metro buka dua layanan SIM Keliling di Jakarta
Minggu, 18 April 2021 - 09:30 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka dua ​​​​​​layanan SIM Keliling b...
Polda Metro ciduk 34 motor saat patroli cegah sahur `on the road`
Minggu, 18 April 2021 - 09:15 WIB
Polda Metro Jaya menciduk 34 unit kendaraan roda dua saat menggelar patroli penyekatan dan pencegaha...
Polda Metro antisipasi pemudik sepeda motor
Sabtu, 17 April 2021 - 22:19 WIB
Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah lokasi penyekatan sebagai antisipasi mudik tahun ini, sal...
Polisi tindak pelaku balap liar di wilayah Tanjung Duren
Sabtu, 17 April 2021 - 17:35 WIB
Polsek Tanjung Duren berhasil menindak para pelaku aksi balap liar di wilayah Tanjung Duren, Jakarta...
Fly over Cakung uji coba perdana tanggal 19 -21 April 2021
Sabtu, 17 April 2021 - 17:11 WIB
Jalan layang atau fly over Cakung yang menghubungkan antara Kecamatan Duren Sawit dengan Kecamatan...
Cegah mudik, Polresta Tangerang lakukan pengetatan di empat titik perbatasan
Sabtu, 17 April 2021 - 14:36 WIB
Dalam mengantisipasi adanya warga yang melakukan aktivitas mudik atau pulang kampung menuju ke daera...
Riza sebut pembangunan tempat ibadah di atas RTH bukan pelanggaran
Jumat, 16 April 2021 - 22:49 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut pembangunan tempat ibadah di atas lahan Ruang ...
Jakut mulai terapkan aksi komunitas pada proyek jalan dan saluran air
Jumat, 16 April 2021 - 22:16 WIB
Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Jakarta Utara mulai menerapkan Rencana Aksi ...
Wagub DKI: Pengembalian kelebihan bayar alat damkar selesai pekan ini
Jumat, 16 April 2021 - 19:53 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pengembalian dana kelebihan bayar pengadaan ...
Sekda: Pemkab akan berlakukan surat ijin keluar masuk Tangerang
Jumat, 16 April 2021 - 12:10 WIB
Terkait larangan mudik yang mulai diberlakukan pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 baik kepada ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV