Balas dendam, China larang BBC World News di negaranya
Elshinta
Jumat, 12 Februari 2021 - 13:42 WIB |
Balas dendam, China larang BBC World News di negaranya
bbc logo (bbc.com)

Elshinta.com - Saluran televisi Inggris BBC World News dilarang mengudara di China, seperti diungkap National Radio and Television Administration (NRTA) pada Jumat (12/2), sepekan setelah regulator media Inggris mencabut izin siaran televisi pemerintah China.

Melalui pernyataan yang dirilis menjelang Tahun Baru Imlek, pemerintah menyebutkan dalam penyelidikan ditemukan bahwa laporan terkait China oleh BBC World News "secara serius melanggar" aturan, termasuk bahwa berita harus "jujur dan adil", yang membahayakan kepentingan nasional China dan menggerogoti persatuan negara.

Dengan demikian, BBC tidak memenuhi syarat bagi saluran asing untuk mengudara di China dan permohonan izin untuk mengudara setahun lagi ditolak, tambahnya.

Langkah China dikecam oleh Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, sementara pihak BBC mengaku "kecewa".

Keputusan China untuk melarang BBC World News di daratan China merupakan pengekangan kebebasan media yang tidak dapat diterima," kata Raab.

"China memiliki beberapa pembatasan paling parah terhadap media dan kebebasan internet di seluruh dunia, dan langkah terbaru ini hanya akan mencoreng reputasi China di mata dunia."

BBC World News berbahasa Inggris tidak masuk dalam sebagian besar paket TV di China, tetapi tersedia di sejumlah hotel dan perumahan.

Dua wartawan Reuters di China menceritakan bahwa saluran BBC terlihat kosong di layar televisi.

"Kami merasa kecewa karena otoritas China telah memutuskan untuk mengambil tindakan ini," kata BBC.

"BBC merupakan penyiar berita internasional paling terpercaya di dunia dan melaporkan berita dari seluruh penjuru dunia secara adil, netral dan tanpa kekhawatiran atau dukungan."

Pada 4 Februari regulator media Inggris Ofcom mencabut izin China Global Television Network (CGTN) di negara tersebut setelah investigasi mengungkapkan bahwa izin tersebut disalahgunakan oleh Star China Media Ltd.

China mengkritik keputusan itu dipolitisasi dan mengancam bahwa China berhak membuat "respons yang diperlukan."

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aktivis Hong Kong Joshua Wong dihukum empat bulan
Selasa, 13 April 2021 - 23:08 WIB
Aktivis Hong Kong Joshua Wong dihukum penjara selama empat bulan atas keikutsertaannya dalam demonst...
China prihatin pembuangan air radioaktif Fukushima ke Samudra Pasifik
Selasa, 13 April 2021 - 08:07 WIB
Pemerintah China menyatakan keprihatinannya melalui saluran diplomatik atas rencana Pemerintah Jepan...
Siklon hancurkan rumah-rumah, padamkan listrik di pesisir barat Australia
Senin, 12 April 2021 - 23:23 WIB
Siklon tropis di pesisir barat Australia menghancurkan sejumlah rumah dan memadamkan listrik bagi ri...
China dahulukan vaksinasi WNA Muslim atas pertimbangan Ramadan
Senin, 12 April 2021 - 22:05 WIB
Pemerintah China mendahulukan warga negara asing yang beragama Islam untuk menerima suntikan vaksin ...
Partai penguasa Korsel kalah dalam pemilihan wali kota
Kamis, 08 April 2021 - 09:19 WIB
Partai politik yang berkuasa yang mendukung Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengalami kekalahan t...
Korsel laporkan 668 kasus baru COVID, tertinggi sejak 8 Januari
Rabu, 07 April 2021 - 11:00 WIB
Korea Selatan pada Rabu melaporkan 668 kasus baru COVID-19, jumlah harian tertinggi sejak 8 Januari ...
Dianggap coreng China, 89 paspor pelaku kejahatan dinyatakan invalid
Rabu, 07 April 2021 - 10:45 WIB
Dianggap mencoreng citra China di mata dunia internasional, 89 paspor warga negara setempat dinyatak...
Australia lanjutkan vaksinasi dengan AstraZeneca meski ada kasus pembekuan darah
Sabtu, 03 April 2021 - 19:46 WIB
Australia akan meneruskan program inokulasi dengan vaksin AstraZeneca PLC, menurut pernyataan para p...
Infeksi harian COVID di India kembali catat rekor
Sabtu, 03 April 2021 - 19:26 WIB
Infeksi harian COVID-19 di India kembali mencatat rekor pada Sabtu (3/4), yakni angka tertinggi seja...
Ibu Negara Turki jatuh cinta pada batik, produk kerajinan Indonesia
Rabu, 31 Maret 2021 - 19:02 WIB
Ibu Negara Turki Emine Erdogan sangat antusias saat menerima tanda mata berupa batik dan tas etnik d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV