Rusia tuntut orang dekat tokoh pengkritik Presiden Vladimir Putin
Elshinta
Jumat, 12 Februari 2021 - 20:52 WIB |
Rusia tuntut orang dekat tokoh pengkritik Presiden Vladimir Putin
Penegak hukum menahan seorang pria di Vladivostok, Rusia, Minggu (31/1/2021), saat aksi berlangsung untuk mendukung pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny yang dipenjara. REUTERS/Yuri Maltsev/HP/djo

Elshinta.com - Komite Penyelidikan di Rusia pada Kamis (11/2) menjatuhkan tuntutan hukum terhadap Lyubov Sobol, orang dekat Alexei Navalny --tokoh yang kerap mengkritik Presiden Vladimir Putin. 

Sobol diyakini menerobos masuk ke dalam sebuah apartemen tanpa izin, kata para pendukungnya sebagaimana dikutip dari unggahan mereka di media sosial Twitter.

Navalny ditangkap oleh kepolisian saat ia baru tiba di Moskow pada 17 Januari setelah menjalani perawatan di Berlin, Jerman. Tidak hanya Navalny, kepolisian juga menangkap beberapa orang dekatnya.

Sobol saat ini masih menjalani tahanan rumah karena berunjuk rasa di jalanan bulan lalu. Otoritas di Rusia melanggar massa berkumpul dalam jumlah besar demi mencegah penyebaran COVID-19.

Tuntutan terhadap Sobol diumumkan pihak penyelidik di tengah banyaknya aksi penangkapan terhadap pendukung Navalny dan demonstran yang menolak penangkapan tokoh oposisi Rusia tersebut.

Dakwaan baru yang ditujukan ke Sobol terkait dengan kasus yang baru dibuka Desember 2020. Para pendukungnya mengatakan Sobol pernah membunyikan bel kamar apartemen keluarga seorang pria, yang dikatakan Navalny merupakan anggota Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB). Banyak demonstran curiga anggota FSB itu terlibat dalam upaya pembunuhan terhadap Navalny dengan racun.

Navalny sempat jatuh sakit akibat kena racun saraf mematikan, Novichok, di Siberia musim panas tahun lalu. Novichok merupakan racun yang oleh badan pengawas senjata kimia dunia (OPCW) dilarang digunakan.

OPCW membenarkan Navalny sakit karena diserang oleh racun tersebut.

FSB membantah keterlibatannya dalam upaya membunuh Navalny.

Komite Penyelidikan, sebagaimana dikutip dari pernyataan resminya, mengatakan Sobol dan beberapa orang lainnya berusaha menerobos masuk ke dalam kamar apartemen seorang perempuan lanjut usia di Moskow. Para pelaku diyakini menggunakan seragam yang banyak digunakan oleh anggota pengawas kesehatan konsumen.

Lembaga itu meyakini Sobol membujuk seorang kurir untuk masuk ke dalam apartemen sebelum menerobos masuk ke dalam kamar saat pintu dibuka oleh penghuni kamar. Sobol diduga menggunakan kekerasan untuk masuk secara ilegal.

Beberapa teman dekat Sobol, dengan menggunakan akun Twitter pribadinya, mengatakan tuntutan itu politis.

Sumber: Reuters 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Inggris selidiki varian COVID-19 asal India
Senin, 19 April 2021 - 13:27 WIB
 Pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian COVID-19 asal India, namun belum memiliki cuku...
Dubes RI undang Swedia bangun pusat produksi regional di Indonesia
Jumat, 16 April 2021 - 21:54 WIB
Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo membahas mengenai perdagangan dua arah, investasi, da...
Inggris tak berencana hentikan program tes cepat COVID-19
Jumat, 16 April 2021 - 10:10 WIB
Kementerian Kesehatan Inggris pada Kamis (15/4) mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk menghentika...
Peminat kursus bahasa Indonesia di Norwegia tembus 100 peserta
Rabu, 14 April 2021 - 11:23 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo, Norwegia menggelar kelas kursus bahasa Indonesia b...
Inggris tawarkan vaksin COVID-19 kepada semua orang di atas usia 50
Selasa, 13 April 2021 - 09:24 WIB
Inggris pada Senin (12/4) mengatakan telah menawarkan kepada semua orang yang berusia di atas 50 tah...
Pemerintah Prancis kecam serangan terhadap pusat kebudayaan Islam
Senin, 12 April 2021 - 22:27 WIB
Pemerintah Prancis ada Minggu mengecam aksi perusakan pusat kebudayaan Islam di bagian barat Prancis...
 Prancis perpanjang periode vaksinasi dari empat jadi enam pekan
Minggu, 11 April 2021 - 11:11 WIB
Prancis akan memperpanjang jarak periode antara suntikan pertama dan kedua vaksin anti COVID mRNA me...
Pasien COVID-19 di ruang ICU Prancis sentuh level tertinggi
Rabu, 24 Maret 2021 - 08:30 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di ruang perawatan darurat (ICU) Prancis bertambah 84 pada Selasa (23/3) hing...
Bulgaria lanjutkan pemberian vaksin COVID-19 AstraZeneca
Jumat, 19 Maret 2021 - 13:32 WIB
Bulgaria akan melanjutkan pemberian vaksin COVID-19 AstraZeneca mulai Jumat setelah regulator obat E...
WHO desak dunia untuk tak hentikan vaksinasi setelah kasus AstraZeneca
Selasa, 16 Maret 2021 - 09:05 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau negara-negara untuk tidak menghentikan kampanye vaksinasi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV