Pohon langka di Nusakambangan mulai punah, Kodim Cilacap dan BKSDA lakukan ini
Elshinta
Sabtu, 13 Februari 2021 - 13:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Pohon langka di Nusakambangan mulai punah, Kodim Cilacap dan BKSDA lakukan ini
Sumber foto: Irman Agustianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Semangat menghijuakan kawasan Pulau Nusakambangan terus dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam RKW Cilacap bekerjasama dengan Kodim 0703 Cilacap. 

Seperti yang dilakukan Tim BKSDA Nusakambangan Cilacap bersama Komandan Kodim (Dandim) Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, SIP, yang diagendakan menanam pohon Langkap dan Plahlar serta pohon khusus lainnya, yang secara simbolis ditanam di area Benteng Karang Bolong Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (12/2 )

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pejabat Pasi Ops Kodim Kapten Chb Sutarman, SH beserta anggota, Danramil 01 Cilacap Kapten Inf Saidin beserta Babinsa, Kepala BKSDA RKW Cilacap Dedi Rusyanto beserta anggota, Staf Polisi Hutan Kabupaten Cilacap beserta anggota MPP Nusakambangan.

Perjalanan rombongan dimulai dari Dermaga Sentolo Kawat Cilacap menggunakan 2 unit perahu compreng menuju ke pesisir Pantai Karang Bolong, dilanjutkan perjalanan (jalan kaki) menuju ke area Benteng Karang Bolong.

Dalam kegiatan tersebut Dandim beserta rombongan menyempatkan meninjau obyek bersejarah peninggalan Belanda yaitu Benteng Karang Bolong, dimana ditempat tertinggi bangunan tersebut mereka melaksanakan pengibaran Bendera Merah putih yang dibarengi dengan penghormatan yang dipimpin Dandim dan diikuti oleh semua rombongan lainya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis di area Benteng Karang Bolong oleh Dandim, Danramil dan perwakilan BKSDA RKW Cilacap.

Dalam kesempatan itu, Dandim mengatakan kegiatan penghijauan yang digagas BKSDA di pulau Nuskambangan secara umum patut diapresiasi, terlebih pohon yang ditanam bukanlah pohon sembarangan, namun pohon khusus yang terbilang langka dan secara endemik hanya tumbuh di Pulau Nusakambangan.

"Dalam Penanaman Pohon kali ini kita menanam Pohon Langkap yang merupakan tanaman langka, yang hanya tumbuh di hutan Nusakambangan dan pohon langkap memiliki 8 jenis, selain itu ada pohon Plahlar yang juga sangat langka dan keberadaanya sangat terbatas di Pulau ini. Rencananya kita akan menanam sebanyak 100 pohon Langkap dan Plahlar di Nusakambangan," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Irman Agustianto, Sabtu (13/2)

Selain itu, Dandim juga menanggapi terkait situs cagar budaya peninggalan sejarah sebagai warisan bangsa yang berada di Pulau Nusakambangan secara umum, yang menurutnya perlu dijaga eksistensinya.  

"Kita sebagai generasi muda, generasi penerus wajib melestarikan dan menjaga cagar budaya peninggalan nenek moyang bangsa, bangunan atau situs seperti Benteng Karang Bolong ini adalah bagian dari saksi bisu sejarah bangsa yang didalamnya memiliki makna yang dalam. Untuk itu kewajiban kita bersama dalam menjaga dan merawatnya," ujar Dandim

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pohon adat Sialang ditetapkan Kementerian LHK sebagai pohon dilindungi
Kamis, 15 April 2021 - 18:45 WIB
Kementerian LHK menetapkan pohon Adat Sialang sebagai jenis flora yang dilindungi sehingga Lembaga A...
Tunjuk swasta kelola 92 titik sampah, DLHK usulkan perbup
Rabu, 14 April 2021 - 14:55 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang bakal menyerahkan pengelolaan sampah ke pihak ...
Pemprov Kalsel galakan `Program Satu Juta Pohon`
Kamis, 08 April 2021 - 13:46 WIB
Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA menanam pohon endemik Kalsel, yaitu Kasturi di Kebun Raya Ban...
 Pemerintah Desa Keleng tanam 1.000 pohon produktif
Senin, 05 April 2021 - 11:11 WIB
Komandan Koramil (Danramil) 06 Kesugihan Kapten Inf Sueb turut mendukung program penghijauan yang di...
Menteri LHK minta persemaian dan penghijauan mulai dilakukan di IKN
Minggu, 04 April 2021 - 16:36 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar meminta jajarannya untuk segera memulai pe...
BPPT terjunkan tim TMC untuk tingkatkan TMA Danau Toba
Minggu, 04 April 2021 - 13:55 WIB
Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) akan dioperasikan di daerah tangkapan air Danau Toba, Sumatera Utar...
Kolaborasi kunci atasi kompleksitas permasalahan lingkungan hidup
Minggu, 04 April 2021 - 13:35 WIB
Kementerian LHK menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Jenderal Pengendalian Penc...
KLHK: 3,3 juta hektare kebun kelapa sawit terindikasi berada di dalam kawasan hutan
Selasa, 30 Maret 2021 - 17:45 WIB
Areal perkebunan kelapa sawit yang menurut indikasi berada di dalam kawasan hutan luasnya 3,3 juta h...
Populasi harimau dan gajah mengkhawatirkan akibat perburuan liar
Selasa, 30 Maret 2021 - 13:10 WIB
Jumlah populasi Harimau (panthera tigris sumatrae) dan Gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus) s...
 Peringati Earth Hour, Pertamina RU VI padamkan listrik perumahan selama 1 jam
Minggu, 28 Maret 2021 - 15:45 WIB
Sebagai Bentuk kepedulian terhadap kelestarian Planet Bumi, Pertamina menggelar kegiatan Earth Hour ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV