KPK limpahkan berkas perkara dua mantan pejabat Pemkab Lampung Selatan
Elshinta
Selasa, 16 Februari 2021 - 21:25 WIB |
KPK limpahkan berkas perkara dua mantan pejabat Pemkab Lampung Selatan
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Humas KPK)

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dua terdakwa yang merupakan mantan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, Selasa.

Dua terdakwa itu yaitu mantan Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi dan mantan Kabid Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan Syahroni.

"Hari ini, Jaksa KPK melimpahkan berkas perkara terdakwa Hermansyah Hamidi dan terdakwa Syahroni dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Lampung Selatan Tahun Anggaran 2016 dan 2017 ke Pengadilan Tipikor Tanjungkarang," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Penahanan terhadap dua terdakwa tersebut selanjutnya beralih dan menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Tanjungkarang dan telah dilakukan pemindahan tempat penahanan ke Rutan Klas I Bandarlampung.

"Tim JPU (Jaksa Penuntut Umum) selanjutnya menunggu penetapan Majelis Hakim yang akan memimpin persidangan dan penetapan sidang pertama dengan agenda pembacaan surat dakwaan," ucap Ali.

Dua terdakwa masing-masing didakwa dengan dakwaan pertama Pasal 12 huruf a Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP atau kedua Pasal 11 Undang-Undang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

KPK menduga Hermansyah melakukan perbuatan korupsi bersama-sama dengan mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Keduanya mendapatkan perintah dari Zainudin untuk melakukan pungutan proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan sebesar 21 persen dari anggaran proyek.

Hermansyah meminta kepada Syahroni untuk mengumpulkan setoran kemudian diserahkan kepada Agus Bhakti Nugroho yang merupakan Staf Ahli Zainudin sekaligus sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung.

Syahroni lantas menghubungi para rekanan pada Dinas PUPR Lampung Selatan dan meminta setoran dari para rekanan tersebut dan mem-"plotting" para rekanan terhadap besaran paket pengadaan di Dinas PUPR Lampung Selatan menyesuaikan dengan besaran dana yang disetorkan.

Selain itu, juga dibuat suatu tim khusus yang bertugas melakukan unggah penawaran para rekanan menyesuaikan dengan "plotting" yang sudah disusun berdasarkan nilai setoran yang telah diserahkan oleh para rekanan.

Besaran dana yang diterima dibagi yang nilainya untuk Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan sebesar 0,5-0,75 persen, bupati sebesar 15-17 persen, dan Kadis PUPR sebesar 2 persen.

Sejak kurun waktu 2016 sampai 2018, dana yang sudah diterima Zainudin melalui Agus yang sumbernya berasal dari proyek-proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan yang dikelola Syahroni dan Hermansyah, yakni pada 2016 senilai Rp26.073.771.210 dan pada 2017 senilai Rp23.669.020.935.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jaksa KPK tolak permohonan `justice collaborator` Harry Sidabukke
Senin, 19 April 2021 - 21:02 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menolak permohonan \"justice collaborator\" (JC) yang dimohon Harry va...
Harry Sidabukke dituntut 4 tahun penjara karena suap Juliari Batubara
Senin, 19 April 2021 - 18:25 WIB
Jaksa KPK menuntut Harry Van Sidabukke 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 4 bulan ku...
Wali Kota Depok tanggapi dugaan korupsi di Damkar
Senin, 19 April 2021 - 17:52 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris memberikan tanggapan atas dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas P...
Saksi: Kerumunan di Megamendung tanggung jawab Rizieq Shihab
Senin, 19 April 2021 - 17:09 WIB
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah saat dihadirkan sebagai saksi sidang Rizieq Shihab m...
Polisi ringkus pembobol 11 toko di Sumedang
Senin, 19 April 2021 - 15:19 WIB
Kepolisian Resor Sumedang meringkus seorang pemuda yang membobol 11 toko di sejumlah daerah Kabupate...
Polrestabes Bandung tangkap penganiaya supir taksi daring
Senin, 19 April 2021 - 14:47 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menangkap seorang pria berinisial AA yang m...
Kuasa hukum: Ahli bahasa jaksa ringankan tuntutan Jumhur Hidayat
Senin, 19 April 2021 - 14:37 WIB
Pendapat ahli bahasa dari jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang penyebaran berita bohong yang menjer...
KPK kembali panggil Direktur PT Borneo Lumbung Energi
Senin, 19 April 2021 - 13:37 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin kembali memanggil Direktur PT Borneo Lumbung Energi dan Me...
Anggota DPR apresiasi BNN sita sabu seberat 89 kilogram
Senin, 19 April 2021 - 12:10 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional (...
KPK panggil 28 saksi terkait kasus korupsi bupati Bandung Barat
Senin, 19 April 2021 - 11:40 WIB
KPK, Senin, memanggil 28 saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darura...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV