WhatsApp akan dilengkapi spanduk penjelasan kebijakan privasi
Elshinta
Sabtu, 20 Februari 2021 - 07:41 WIB |
WhatsApp akan dilengkapi spanduk penjelasan kebijakan privasi
WhatsApp gunakan cara baru yakinkan pengguna soal kebijakan privasi (HO/WhatsApp)

Elshinta.com - Aplikasi perpesanan milik Facebook, WhatsApp, akan menambahkan spanduk dan informasi tambahan yang akan menjelaskan kepada pengguna mengenai kebijakan baru terkait privasi.

Langkah tersebut ditempuh WhatsApp sebagai upaya untuk meluruskan kebingungan, menyusul banyaknya misinformasi yang beredar mengenai pembaruan kebijakan privasi WhatsApp.

"Dalam minggu-minggu mendatang, kami akan menampilkan spanduk di dalam WhatsApp yang menyediakan lebih banyak informasi di mana pengguna dapat membacanya dengan saksama," WhatsApp mengatakan dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat.

Selain itu, WhatsApp juga menyertakan informasi tambahan untuk menjawab berbagai pertanyaan sebagai bagian dari usaha mengatasi kekhawatiran para pengguna.

Sebelumnya, WhatsApp telah menggunakan fitur Status untuk menginformasikan informasi terbaru secara langsung dari dalam aplikasi.

WhatsApp menekankan bahwa pesan pribadi pengguna akan selalu terenkripsi secara end-to-end, sehingga platform tidak dapat membaca pesan atau mendengarkan panggilan telepon pengguna.

WhatsApp menjelaskan pembaruan kebijakan tersebut akan memperjelas cara kerja perpesanan bisnis dan fitur-fitur bisnis di WhatsApp.

Misalnya, opsi bagi bisnis untuk memasang tombol di laman toko Facebook-nya yang bisa menghubungkan konsumennya untuk mengirim pesan ke WhatsApp,atau pun penggunaan third-party hosting untuk WhatsApp Business API.

WhatsApp menekankan pembaruan kebijakan ini tidak memengaruhi privasi pesan pribadi dengan teman dan keluarga. Pembaruan ini juga tidak memperluas kemampuan WhatsApp untuk berbagi data dengan Facebook.

Perubahan ketentuan kebijakan privasi tersebut sempat membuat pengguna berpaling ke aplikasi perpesanan lainnya, salah satunya Signal yang mengalami pertumbuhan pesat. Hal senada juga dirasakan Telegram yang mengalami lonjakan pengguna.

Melihat hal itu, WhatsApp mengingatkan pengguna akan pentingnya fitur enkripsi end-to-end secara default.

"Beberapa aplikasi mengklaim bahwa mereka tidak dapat melihat pesan pengguna. Perlu diketahui bahwa jika suatu aplikasi tidak menawarkan enkripsi end-to-end secara default, ini berarti aplikasi tersebut dapat membaca pesan Anda," ujar WhatsApp.

Sementara soal aplikasi lain yang menyebut mengetahui lebih sedikit informasi dibanding WhatsApp, platform perpesanan itu mengklaim memiliki akses ke sebagian data terbatas agar dapat menyediakan layanan yang aman dan reliabel.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Clubhouse versi Android mulai uji coba beta
Rabu, 05 Mei 2021 - 08:41 WIB
Platform streaming audio Clubhouse mulai meluncurkan uji coba beta, beta testing, untuk versi Andr...
Hajar Aswad terlihat sangat jelas dalam foto terobosan baru
Selasa, 04 Mei 2021 - 09:30 WIB
Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi baru-baru ini mendokumentasikan foto Hajar Aswad d...
Pemerintah adakan Hari Bangga Buatan Indonesia 5 Mei
Senin, 03 Mei 2021 - 22:11 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Perdagangan baru saja menetapkan 5 Mei 2021 s...
Pakar sebut alasan mudik dilarang
Sabtu, 01 Mei 2021 - 17:21 WIB
Larangan mudik saat ini menjadi perbincangan yang hangat, banyak yang mempertanyakan alasannya lanta...
GoPay dan Kitabisa.com ajak masyarakat bersedekah di Hardolnas
Jumat, 30 April 2021 - 13:56 WIB
Bertepatan dengan Hari Donasi Online Nasional (Hardolnas) layanan pembayaran digital GoPay dan layan...
Laba operasi Samsung naik tipis di tengah kelangkaan semikonduktor
Jumat, 30 April 2021 - 07:40 WIB
Samsung Electronic melaporkan laba operasionalnya pada kuartal pertama 2021 naik tipis 4 persen menj...
Kampung mualaf Badui jadikan momentum Ramadhan perdalam ajaran Islam
Kamis, 29 April 2021 - 16:10 WIB
Kampung mualaf masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjadikan momentum R...
Ford dirikan pusat penelitian percepat pengembangan baterai EV
Kamis, 29 April 2021 - 08:45 WIB
Pabrikan mobil AS mengumumkan divisi riset baru berjuluk Ford Ion Park untuk mempercepat penelitian ...
Simbiosis mutualistis antara fesyen dan video game
Rabu, 28 April 2021 - 22:52 WIB
Satu tahun berlalu sejak pandemi menghantam seluruh sendi kehidupan termasuk dunia fesyen, aneka pag...
Dewan Masjid Indonesia dan Bukalapak luncurkan aplikasi Serambi Masjid
Rabu, 28 April 2021 - 17:37 WIB
Dewan Masjid Indonesia bersama platform dagang online Bukalapak meluncurkan aplikasi `Serambi Masjid...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV