Swiss dapat periksa ulang kontrak vaksin COVID-19 AstraZeneca
Elshinta
Minggu, 21 Februari 2021 - 23:05 WIB |
Swiss dapat periksa ulang kontrak vaksin COVID-19 AstraZeneca
Botol dengan stiker bertuliskan, \"COVID-19 / vaksin Coronavirus / Injeksi\" dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020). (ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/aa.)

Elshinta.com - Swiss dapat meneruskan dosis vaksinasi AstraZeneca COVID-19 yang telah dipesan, meskipun negara itu belum menyetujui suntikan tersebut, surat kabar NZZ am Sonntag melaporkan.

Swiss awal bulan ini menuntut lebih banyak keefektifan dan kualitas data sebelum memberi lampu hijau pada suntikan vaksin itu, yang telah disetujui oleh Uni Eropa.

NZZ am Sonntag mengatakan ada spekulasi di antara otoritas lokal bahwa pemerintah ingin membatalkan pesanannya, situasi yang dapat terjadi jika tes menunjukkan obat tersebut tidak cukup efektif.

"Masih belum jelas apa yang akan terjadi dengan AstraZeneca," kata Nora Kronig, wakil direktur Kantor Kesehatan Masyarakat Federal (BAG) kepada surat kabar tersebut. "Ada pertimbangan untuk menyampaikan materi."

Swiss, yang telah memesan 5,3 juta dosis vaksin AstraZeneca, sedang menunggu hasil uji coba di Amerika Utara dan Selatan, setelah mengatakan pengujian sebelumnya tidak menghasilkan data yang jelas termasuk kemanjuran pada orang tua.

Prancis, Belgia, dan Jerman termasuk di antara negara-negara Uni Eropa yang merekomendasikan agar vaksin Oxford hanya diberikan kepada mereka yang berusia di bawah 65 tahun. AstraZeneca mengatakan peserta uji coba lansia telah menunjukkan tanggapan kekebalan yang kuat terhadap vaksin.

Penarikan dari kontrak penjualan AstraZeneca saat ini bukanlah suatu pilihan, Kronig mengatakan kepada NZZ am Sonntag. Tapi ini akan diperiksa ulang jika perlu, tambahnya.

Seorang juru bicara AstraZeneca mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa Swiss akan dapat menerima pasokan dengan cepat setelah vaksin disetujui.

Perusahaan tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perusahaan rintisan Uganda manfaatkan limbah pisang
Minggu, 18 April 2021 - 09:00 WIB
Masyarakat Uganda biasanya makan banyak pisang. Kini, perusahaan rintisan lokal berinovasi membuat b...
Ratu Elizabeth & Inggris akan ucapkan perpisahan untuk Pangeran Philip
Sabtu, 17 April 2021 - 13:23 WIB
Ratu Elizabeth akan mengucapkan salam perpisahan yang terakhir kalinya kepada Pangeran Philip, suami...
Ekonomi Tiongkok tumbuh 18,3 persen pada kuartal pertama
Sabtu, 17 April 2021 - 12:55 WIB
Perekonomian nasional Tiongkok mengalami pertumbuhan sebesar 18,3 persen pada kuartal pertama tahun ...
Italia laporkan empat kematian pembekuan darah vaksin AstraZeneca
Jumat, 16 April 2021 - 09:55 WIB
Empat orang di Italia meninggal akibat pembekuan darah langka usai menerima vaksin COVID-19 AstraZen...
Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi, indeks HSI terkerek 0,12 persen
Jumat, 16 April 2021 - 09:36 WIB
Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, setelah merosot sehari sebelumnya, dengan...
Pasukan Myanmar tangkap pemimpin unjuk rasa anti kudeta
Kamis, 15 April 2021 - 20:47 WIB
Pasukan keamanan Myanmar menangkap Wai Moe Naing, salah satu pemimpin utama kampanye menentang kekua...
Indonesia raup Rp405 juta dari pameran makanan-minuman di China
Kamis, 15 April 2021 - 10:03 WIB
Sejumlah produk unggulan dari Indonesia terjual dengan nilai transaksi sebesar Rp405,9 juta dari Pam...
Filipina ajukan protes diplomatik baru atas kapal Tiongkok di LCS
Rabu, 14 April 2021 - 21:43 WIB
Filipina mengajukan protes diplomatik baru ke Tiongkok pada Rabu, setelah menuding negara tetanggany...
20 orang tewas dalam kecelakaan maut di Mesir
Rabu, 14 April 2021 - 20:11 WIB
Sebanyak 20 orang tewas dan tiga lainnya cedera dalam kecelakaan maut di jalan raya gurun Mesir Hulu...
Grab berencana IPO di bursa saham Amerika
Rabu, 14 April 2021 - 10:39 WIB
 Grab Holdings inc, penyedia layanan on-demand di Asia Tenggara, berencana melantai di bursa saha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV