Peneliti: Pemerataan akses internet bantu tingkatkan literasi digital
Elshinta
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:06 WIB |
Peneliti: Pemerataan akses internet bantu tingkatkan literasi digital
Siswa belajar secara daring memanfaatkan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Balai RW 02, Galur, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Elshinta.com - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza mengingatkan pentingnya pemerataan akses internet ke seluruh daerah dalam rangka meningkatkan literasi digital termasuk dalam membuka berbagai peluang ekonomi baru.

"Kurang meratanya akses internet di berbagai wilayah di Indonesia dan keragaman kondisi sosial ekonomi di berbagai daerah merupakan kendala struktural yang menghambat peningkatan literasi digital," kata Nadia Fairuza dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Menurut Nadia, pada saat ini akses internet di Nusantara relatif masih lebih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Selain itu, menurut dia, faktor keterjangkauan gawai dan kuota internet juga mempersulit akses bagi siswa yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.

"Rendahnya literasi menjadi faktor penting yang menyebabkan rentannya masyarakat terhadap hoaks dan misinformasi maupun sisi-sisi gelap internet seperti fenomena cyberbullying, predator seksual, maupun penipuan online," paparnya.

Untuk itu, ujar dia, pemerintah perlu meneruskan upaya yang terstruktur untuk meningkatkan konektivitas antardaerah di Indonesia untuk memperkecil kesenjangan antara satu daerah dengan daerah lainnya, guna membantu banyak hal seperti membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Ia memaparkan, untuk meningkatkan literasi digital, perlu adanya usaha pemerintah untuk meningkatkan akses internet terutama untuk daerah rural Indonesia dan masyarakat menengah ke bawah.

"Di sisi lain, konten pembelajaran TIK (teknologi informasi dan komunikasi) dapat direvisi agar lebih relevan dengan tuntutan masa kini yang memerlukan adanya kemampuan mengevaluasi informasi yang didapat dari sumber-sumber digital. Selain itu, kebiasaan berpikir kritis harus dikembangkan sejak di bangku sekolah masyarakat Indonesia dapat menjadi masyarakat digital yang bertanggung jawab," ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah menggandeng Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) untuk menggenjot pengembangan ekonomi digital nasional termasuk mendukung pelaku UMKM dalam negeri.

"Kerja sama ini diharapkan dapat berimbas pada digitalisasi serta peningkatan daya saing UMKM lokal," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan ekonomi digital nasional melalui pemanfaatan layanan keuangan digital.

Menurut dia, masih kurangnya digitalisasi UMKM nasional juga menjadi salah satu faktor yang turut mempengaruhi kinerja UMKM saat ini selain imbas pandemi dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Padahal, lanjut Rudy, dengan jumlah penduduk yang besar, tingkat kepemilikan smartphone serta penetrasi internet yang tinggi, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar.

Ia mengungkapkan salah satu tantangan digitalisasi UMKM di Indonesia adalah rendahnya tingkat literasi digital, literasi keuangan, dan literasi keuangan digital.

Hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) yang diadakan OJK menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia tahun 2019 masih di angka 38,03 persen, jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jasa Marga dan Basarnas teken MoU kerjasama pelayanan di tol
Sabtu, 17 April 2021 - 14:22 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) menandatanga...
Indonesia serukan solidaritas global akses vaksin COVID-19 di PBB
Sabtu, 17 April 2021 - 13:11 WIB
Indonesia kembali menyerukan pentingnya solidaritas global untuk memastikan akses vaksin COVID-19 ya...
Doni Monardo: Jangan keberatan larangan mudik agar tidak menyesal
Sabtu, 17 April 2021 - 12:47 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menginginkan masyarakat memahami da...
Moderasi upaya hindarkan bahaya radikalisasi di kalangan milenial
Sabtu, 17 April 2021 - 12:24 WIB
Pendidikan dan sosialisasi untuk melawan radikalisme dan terorisme kepada anak muda milenial sangat...
Disdukcapil Langkat dan RSU Delia sepakati kerjasama `ALDA KITA`
Sabtu, 17 April 2021 - 12:10 WIB
Terus berinovasi memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat Langkat. Bupati...
 Gubernur NTT minta kapal pemerintah berlabuh di Pulau Ndao dan Nuse
Sabtu, 17 April 2021 - 11:57 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat memerintahkan kabag protokol agar berko...
ADD tahap satu di Langkat cair sebelum lebaran
Sabtu, 17 April 2021 - 11:45 WIB
Bertujuan meningkatkan pembangunan di pedesaan, Bupati Langkat Terbit Rencana PA, mengintruksikan ag...
Pemprov Sumbar bantu korban bencana di NTT
Sabtu, 17 April 2021 - 11:10 WIB
Pemerintah provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membantu masyarakat korban bencana siklon tropis di prov...
100 orang Satpol PP dan Wali Kota Malang jalani tes urine 
Sabtu, 17 April 2021 - 10:25 WIB
Tak mau kecolongan dengan adanya ASN kepala dinas yang positif gunakan narkotika jenis sabu dan perk...
PFI Medan kecam penghalangan tugas jurnalis oleh pengamanan Bobby Nasution
Sabtu, 17 April 2021 - 09:27 WIB
Pewarta Foto Indonesia mengecam tindakan pengusiran dan dugaan intimidasi terhadap  dua jurnalis s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV