Kuota vaksin terbatas, pedagang pasar dan pekerja transportasi belum kebagian
Elshinta
Kamis, 25 Februari 2021 - 15:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kuota vaksin terbatas, pedagang pasar dan pekerja transportasi belum kebagian
Vaksin. Foto: Ilustrasi/elshinta.com.

Elshinta.com - Pedagang pasar tradisional dan pekerja bidang transportasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tidak masuk data penerima vaksin prioritas kedua. Bidang pekerjaan pelayanan publik ini belum didata Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat sebagai penerima vaksin berikutnya. Pedagang pasar dan pekerja transportasi masuk dalam bidang pelayanan publik.

Pelaksana harian (Plh) Bupati Sukoharjo, Budi Santoso mengatakan, vaksinasi untuk sasaran setelah tenaga kesehatan mulai diberikan, Rabu (24/2) hari ini pada sasaran yang telah terdata. Yakni bidang pelayanan publik seperti TNI, Polri, ASN, pegawai BUMN dan BUMD, pegawai lepas pemerintahan, pemerintahan desa, hingga pekerja yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Jumlah yang terdata sebanyak 19.313 orang. Kalangan rentan pelayanan publik sepeti pedangan pasar dan pekerja transportasi pada dasarnya masuk dalam sasaran prioritas kedua ini. "Hanya karena jumlah vaksin yang diterima daerah terbatas, maka kalangan rentan tersebut belum masuk data penerima vaksin ini," papar Budi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Kamis (25/2). 

Menurut dia, jumlah sasaran vaksinasi disesuaikan dengan jumlah vaksin yang diterima oleh daerah. Pendataan juga berdasarkan instruksi dari perintah pusat. Pemerintah daerah tetap mengusulkan agar pedagang pasar tradisional ini masuk sasaran penerima vaksin prioritas kedua. Namun, vaksinasi untuk pedagang pasar tetap akan dilakukan jika vaksin masih tersedia karena prinsipnya vaksin tersedia dulu baru bisa bergerak ke sasaran yang ditentukan. Karena Pemerintah provinsi baru memilih pasar di Solo dan Semarang untuk peluncuran vaksin bagi pedagang pasar tradisional. "Kebijakan nasional dua pasar itu dulu," ujarnya

Budi menambahkan, saat ini, Sukoharjo telah menerima 1.200 vial vaksin dimana satu vial berisi 10 dosis sehingga totalnya sebanyak 12.000 dosis. Vaksin tersebut untuk pelaksanaan vaksinasi prioritas kedua dengan sasaran petugas pelayanan publik yang mencapai 19.313 orang. Sehingga, vaksin yang diterima tersebut masih kurang. Pemkab akan melihat serapan program terlebih dahulu dan apabila memungkinkan, maka vaksin sisa vaksin yang belum diberikan pada sasaran bisa dialihkan terlebih dahulu untuk perwakilan pedagang pasar dan pekerja transportasi. "Nanti yang tidak terpakai bisa diakumulir dan dialihkan untuk perwakilan kalangan rentan ini," pungkasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Normalkah bila rasa lapar datang lagi setelah 2-4 jam sahur?
Selasa, 13 April 2021 - 13:57 WIB
Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Hasanuddin, Makassar, Tirta Prawita Sari menjelaska...
Kumpulan aplikasi pesan makanan sahur dan buka puasa
Selasa, 13 April 2021 - 13:15 WIB
Puasa di bulan Ramadan tahun ini kembali dijalani di tengah pembatasan aktivitas fisik karena pandem...
KKP ajak masyarakat konsumsi ikan penuhi asupan protein saat puasa
Selasa, 13 April 2021 - 09:02 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak masyarakat agar dapat memenuhi asupan protein yang...
Cara turunkan berat badan sambil puasa Ramadan
Senin, 12 April 2021 - 13:01 WIB
Puasa Ramadhan memang sudah terbukti bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun jika Anda ingin menggun...
BPJS Kesehatan minimalkan potensi fraud dalam klaim kasus COVID-19
Minggu, 11 April 2021 - 16:56 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan BPJS Kesehatan menerapkan sejumlah langk...
Dokter Gizi UI: Jaga kesehatan lansia dengan makanan bergizi & olahraga
Minggu, 11 April 2021 - 13:24 WIB
Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia dr. Lany Dewi Wijono mengatakan, lansia s...
Dinkes Surabaya terapkan pola jemput bola untuk vaksinasi lansia
Minggu, 11 April 2021 - 11:35 WIB
Dinas Kesehatan Kota Surabaya membuat terobosan terbaru agar vaksinansi COVID-19 untuk lansia bisa c...
Dokter FKUI sarankan penyesuaian latihan fisik saat berpuasa
Jumat, 09 April 2021 - 21:35 WIB
Berpuasa di bulan Ramadan tak berarti menjadi halangan untuk latihan fisik rutin demi menjaga keseha...
Guru Besar UI: Virus corona mutasi baru E484K lebih menular
Jumat, 09 April 2021 - 20:10 WIB
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Tjandra Yoga Aditama mengatakan ba...
PDGKI berikan pencerahan terkait nutrisi dan kanker
Kamis, 08 April 2021 - 22:34 WIB
Menjalani pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi optimal adalah langkah penting yang perlu dilakukan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV