China bantah wajibkan diplomat AS lakukan tes anal deteksi COVID
Elshinta
Kamis, 25 Februari 2021 - 20:37 WIB |
China bantah wajibkan diplomat AS lakukan tes anal deteksi COVID
Tim medis dari Rumah Sakit Changle, Fuzhou, Provinsi Fujian, China, Selasa (3/11), menggelar tes usap yang ketiga kalinya kepada para penumpang pesawat dari Jakarta yang sedang menjalani karantina pencegahan COVID-19 sejak 23 Oktober 2020. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri China membantah bahwa diplomat Amerika Serikat (AS) di negara itu diminta untuk melakukan tes usap anal untuk mendeteksi COVID-19, menyusul laporan media bahwa beberapa orang mengeluhkan prosedur tersebut.

Salah satu media AS, Vice, pada Rabu (24/2) mengutip seorang pejabat Departemen Luar Negeri yang mengatakan bahwa tes itu salah dan bahwa China telah mengatakan akan menghentikan tes semacam itu terhadap para diplomat AS.

"Sepengetahuan saya China tidak pernah meminta staf diplomatik AS yang ditempatkan di China untuk melakukan tes usap anal," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian dalam jumpa pers harian di Beijing, Kamis.

Dalam sebuah surel ke Reuters, seorang perwakilan Departemen Luar Negeri AS mengatakan "berkomitmen untuk menjamin keselamatan dan keamanan diplomat Amerika dan keluarga mereka, sambil menjaga martabat mereka".

Beberapa kota di China menggunakan sampel yang diambil dari anus untuk mendeteksi potensi infeksi di tengah peningkatan pemeriksaan selama serentetan wabah menjelang liburan Tahun Baru Imlek.

Tes menggunakan usap anal dapat menghindari infeksi yang hilang karena jejak virus dalam sampel feses atau usap anal dapat tetap terdeteksi untuk waktu yang lebih lama daripada pada saluran pernapasan, kata Li Tongzeng, seorang dokter penyakit pernapasan di Beijing, kepada televisi pemerintah bulan lalu.

Tes feses juga mungkin lebih efektif dalam menemukan infeksi pada anak-anak dan bayi karena kotoran mereka membawa muatan virus yang lebih tinggi daripada orang dewasa, kata para peneliti di Chinese University of Hong Kong dalam sebuah makalah yang diterbitkan tahun lalu.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Italia laporkan empat kematian pembekuan darah vaksin AstraZeneca
Jumat, 16 April 2021 - 09:55 WIB
Empat orang di Italia meninggal akibat pembekuan darah langka usai menerima vaksin COVID-19 AstraZen...
Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi, indeks HSI terkerek 0,12 persen
Jumat, 16 April 2021 - 09:36 WIB
Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, setelah merosot sehari sebelumnya, dengan...
Pasukan Myanmar tangkap pemimpin unjuk rasa anti kudeta
Kamis, 15 April 2021 - 20:47 WIB
Pasukan keamanan Myanmar menangkap Wai Moe Naing, salah satu pemimpin utama kampanye menentang kekua...
Indonesia raup Rp405 juta dari pameran makanan-minuman di China
Kamis, 15 April 2021 - 10:03 WIB
Sejumlah produk unggulan dari Indonesia terjual dengan nilai transaksi sebesar Rp405,9 juta dari Pam...
Filipina ajukan protes diplomatik baru atas kapal Tiongkok di LCS
Rabu, 14 April 2021 - 21:43 WIB
Filipina mengajukan protes diplomatik baru ke Tiongkok pada Rabu, setelah menuding negara tetanggany...
20 orang tewas dalam kecelakaan maut di Mesir
Rabu, 14 April 2021 - 20:11 WIB
Sebanyak 20 orang tewas dan tiga lainnya cedera dalam kecelakaan maut di jalan raya gurun Mesir Hulu...
Grab berencana IPO di bursa saham Amerika
Rabu, 14 April 2021 - 10:39 WIB
 Grab Holdings inc, penyedia layanan on-demand di Asia Tenggara, berencana melantai di bursa saha...
Perdagangan makanan diet ilegal Rp112 miliar di China libatkan pesohor
Rabu, 14 April 2021 - 09:11 WIB
Produksi dan penjualan makanan diet ilegal di China dengan nilai transaksi mencapai 50 juta yuan ata...
Pusat-pusat evakuasi dibuka saat topan meningkat di Australia Barat
Minggu, 11 April 2021 - 13:37 WIB
Topan tropis Seroja melanda Australia Barat pada Minggu, diikuti dengan layanan darurat membuka temp...
Pertandingan olahraga dijadwal ulang hormati pemakaman Pangeran Philip
Minggu, 11 April 2021 - 11:57 WIB
Otoritas olahraga di Inggris sedang dalam pembicaraan mengenai penjadwalan ulang pertandingan menyus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV