Kemenkop UKM ingin peningkatan pembiayaan UMKM hingga 30 persen
Elshinta
Jumat, 26 Februari 2021 - 21:56 WIB |
Kemenkop UKM ingin peningkatan pembiayaan UMKM hingga 30 persen
Petugas merapikan susunan produk UMKM yang ditawarkan di Paviliun Sumatera Utara Gedung SMESCO, Jakarta, Jumat (26/2/2021). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.

Elshinta.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mendorong agar realisasi pemberian kredit kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) oleh perbankan dapat meningkat hingga 30 persen.

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Agus Santoso menjelaskan bahwa 90 persen UMKM membutuhkan pembiayaan agar dapat memulai usahanya, terutama mayoritas bisnis UMKM melambat akibat dampak pandemi COVID-19.

Namun demikian, kewajiban pemberian kredit kepada UMKM saat ini hanya sebesar 20 persen, sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 17/12/PBI/2015 tentang Pemberian Kredit atau Pembiayaan oleh Bank Umum dan Bantuan Teknis dalam Rangka Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

"Tantangan dan kendala pembiayaan UMKM, khususnya perkreditan untuk usaha kecil sesuai aturan sebesar 20 persen. Ini mentoknya di angka itu saja, kita ingin dorong perbankan memberikan kredit usaha kecil lebih besar, kalau bisa 22 sampai 30 persen," kata Agus dalam webinar yang diselenggarakan InfobankTalkNews secara virtual, Jumat.

Agus menjelaskan bahwa selain pembiayaan, 91,8 persen UMKM membutuhkan pinjaman tanpa bunga atau tanpa agunan.

Ada pun kendala pembiayaan UMKM lainnya, yakni skema produk kredit atau pembiayaan bank tidak sesuai dengan "nature" usaha UMKM, serta bank tidak memiliki informasi mengenai UMKM yang potensial untuk dapat dibiayai.

Persyaratan kredit UMKM juga dinilai ketat, karena adanya ketentuan terkait "risk management bank" yang berhubungan dengan permodalan bank.

Oleh karena itu, UMKM perlu mendapat dukungan peningkatan pembiayaan seperti alternatif sumber dana selain perbankan.

UMKM juga mendapat pembiayaan oleh LKBB, khususnya kepada calon debitur yang masih non "bankable", serta peningkatan peran LPDB dalam pembiayaan melalui koperasi.

"Perlu juga mendorong pemanfaatan infrastruktur keuangan pendukung untuk mitigasi risiko pembiayaan UMKM, seperti skema penjaminan kredit dan 'credit scoring'," kata Agus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Riset: Transformasi digital UMKM perlu edukasi dan pendampingan
Kamis, 08 April 2021 - 10:54 WIB
NeuroSensum, perusahaan riset konsumen berbasis neurosains dan kecerdasan artifisial, memaparkan has...
Pemkot Surabaya siap pamerkan produk 1.400 UMKM
Sabtu, 03 April 2021 - 10:30 WIB
Dinas Perdagangan Kota Surabaya siap memamerkan produk dari 1.400 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ...
Digitalisasi UMKM untuk bertahan, maju, dan naik kelas
Sabtu, 27 Maret 2021 - 18:55 WIB
Ketika pandemi COVID-19 mulai melanda Indonesia pada awal Maret 2020, usaha mikro kecil menengah (UM...
Aktivitas pameran UMKM di Depok mulai diperbolehkan
Jumat, 26 Maret 2021 - 17:19 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Depok Jawa Barat Dadang Wihana mengatakan untuk me...
UMKM Surabaya minta penambahan jam operasional selama PPKM
Jumat, 26 Maret 2021 - 09:01 WIB
Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) makanan di Kota Surabaya, Jawa Timur meminta penambahan jam...
Beragam dampak positif yang timbul dari kehadiran holding ultra mikro
Minggu, 21 Maret 2021 - 06:34 WIB
Rencana pemerintah membentuk holding atau perusahaan induk ultra mikro yang melibatkan tiga BUMN yak...
Industri kreatif Depok siapkan program digital marketing
Jumat, 19 Maret 2021 - 12:15 WIB
 Asosiasi Industri Kreatif Depok (AIKD) menyiapkan sejumlah program digital marketing untuk meningk...
UMKM akui digitalisasi mudahkan berbisnis
Selasa, 16 Maret 2021 - 16:58 WIB
Sejumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terlibat dalam program Gerakan Nasional Bangga Buata...
Kiat manfaatkan platform digital untuk iklankan produk UMKM
Selasa, 16 Maret 2021 - 16:37 WIB
Marketing Director Kantar Indonesia, Fanny Murhayati, membagikan beberapa kiatnya untuk pelaku usaha...
Pemkab Lombok Utara bangkitkan ekonomi dengan bazar UMKM
Senin, 08 Maret 2021 - 20:27 WIB
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat menggelar bazar produk usaha mikro kecil dan m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV