Pengungsi gempa kembali ke Mamuju
Elshinta
Minggu, 28 Februari 2021 - 21:18 WIB |
Pengungsi gempa kembali ke Mamuju
Sebagaian pengungsi gempa masih bertahan di tenda darurat di kota Mamuju akibat pemukimannya rusak ((28/02/2021) ANTARA Foto/M Faisal Hanapi

Elshinta.com - Warga yang melakukan pengungsian gempa hingga di kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat telah kembali ke rumahnya di kabupaten Mamuju.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah, Awalauddin di Mamuju, Minggu mengatakan warga yang mengungsi hingga ke kabupaten Mamuju Tengah, akibat gempa telah difasilitasi kembali ke pemukimannya di kabupaten Mamuju.

Ia mengatakan, warga yang melakukan pengungsi hingga ke Mamuju Tengah sebanyak 2.392 jiwa dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 719 KK.

Warga pengungsi tersebut kata dia, kini telah kembali ke Mamuju karena situasi kota Mamuju berangsur normal setelah diguncang gempa magnitudo 6,2.

Ia mengatakan, para pengungsi dipulangkan dengan menggunakan bus pemerintah Mamuju Tengah dan pengungsi lainnya ada yang pulang dengan inisiatif sendiri.

"Pemerintah memberikan pelayanan kepada pengungsi selama di Mamuju Tengah dan pengungsi sudah kembali ke Mamuju," katanya.

Jumlah pengungsi gempa di Sulbar secara keseluruhan mencapai 91.003 orang, jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Kabupaten Mamuju, sebanyak 58.123 orang, di Kabupaten Kabupaten Majene sebesar 25.737 orang, sementara pengungsi Kabupaten Polman sebanyak 5.343 orang.

Jumlah pengungsi tersebut kemudian berkurang dan tersisa 36.947 setelah lebih dari sebulan gempa melanda, pengungsi tersebut berada 194 titik pengungsian di Kabupaten Mamuju dan kabupaten Majene.

Menurut dia, untuk data korban meninggal dunia sebanyak 105 orang, sebanyak 95 orang diantaranya di Kabupaten Mamuju.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
APPSI harap Pemerintah vaksinasi seluruh pedagang pasar di Indonesia
Rabu, 21 April 2021 - 23:38 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ferry Juliantono mengapresiasi inisiati...
Panglima TNI bersama Kapolri tinjau gelaran vaksinasi di Bali
Rabu, 21 April 2021 - 21:23 WIB
Ditengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, tentunya Bali juga terkena dampak dari...
Peringati Hari Kartini, Perempuan Bangsa Rembang berbagi takjil
Rabu, 21 April 2021 - 21:11 WIB
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang merupakan organisas...
Pemprov Jawa Barat salurkan Rp1 miliar untuk korban bencana Seroja di NTT
Rabu, 21 April 2021 - 20:56 WIB
Pemerintah Jawa Barat menyalurkan dana senilai Rp1 miliar untuk membantu penanganan korban bencana b...
LPSK jamin pelindungan saksi pengeroyokan anggota TNI/Polri di Blok M
Rabu, 21 April 2021 - 20:34 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjamin keselamatan dan pelindungan bagi warga yang in...
Organda minta dicarikan solusi dampak larangan mudik
Rabu, 21 April 2021 - 18:24 WIB
Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, meminta Pemerintah Dae...
 Tak bertenaga, Rupiah ditutup melemah 0,22% ke Rp14.530 per dolar AS hari ini 
Rabu, 21 April 2021 - 17:55 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu tak keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini...
Kasus perintangan di Pemko Medan, KI Sumut: Jangan lagi halangi jurnalis
Rabu, 21 April 2021 - 16:45 WIB
Komisi Informasi Provinsi Sumatra Utara memberikan kritik pedas atas kasus dugaan perintangan dan in...
Posko PPKM Yogyakarta diminta aktifkan pengawasan pemudik datang awal
Rabu, 21 April 2021 - 15:55 WIB
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta meminta Posko Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat...
 TNI berbagi sembako kepada warga perbatasan di Papua
Rabu, 21 April 2021 - 14:47 WIB
Sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadhan 1442 H, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV