Basarnas Kendari cari nelayan hilang korban kapal mati mesin
Elshinta
Minggu, 28 Februari 2021 - 23:21 WIB |
Basarnas Kendari cari nelayan hilang korban kapal mati mesin
Personel Basarnas mencari nelayan Kolaka yang dilaporkan hilang saat mencari ikan, Minggu (28/2). (Foto: ANTARA/HO-Basarnas)

Elshinta.com - Tim penolong dan pencarian Basarnas Kolaka mencari nelayan Agus (40) yang menjadi korban kapal mati mesin.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi di Kendari, Minggu mengatakan kapal milik korban Agus yang dilaporkan hilang mengalami mati mesin setelah dihantam ombak tinggi disertai angin kencang.

"Personel SAR dibantu keluarga sudah melakukan pencarian sejak mendapatkan informasi dari pihak keluarga korban," kata Wahyudi.

Sekitar pukul 13.25 Wita comm Centre Basarnas Kendari menerima info dari keluarga korban Tasna yang melaporkan bahwa pada pukul 07.00 wita satu buah longboat berpenumpang satu orang mengalami mati mesin di sekitar perairan Kolaka.

Berdasarkan laporan tersebut pada pukul 13.43 Wita tim rescue pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Rescue Truck membawa satu set rubber boat beserta peralatan pendukung lainnya untuk memberikan pertolongan.

Jarak lokasi kejadian dengan pos SAR Kolaka 6,64 NM arah Barat Daya

Kondisi cuaca cerah saat pencarian dengan tinggi gelombang 1 - 2 meter, arah angin Barat Daya - Barat Laut dan kecepatan 15 - 25 knot.

Pada pukul 04.00 Wita korban pergi melaut dengan menggunakan longboat untuk menangkap ikan.

Sekitar pukul 07.00 Wita longboat korban dihantam gelombang tinggi sehingga mengalami mati mesin dan air masuk ke dalam kapal.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
APPSI harap Pemerintah vaksinasi seluruh pedagang pasar di Indonesia
Rabu, 21 April 2021 - 23:38 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ferry Juliantono mengapresiasi inisiati...
Panglima TNI bersama Kapolri tinjau gelaran vaksinasi di Bali
Rabu, 21 April 2021 - 21:23 WIB
Ditengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini, tentunya Bali juga terkena dampak dari...
Peringati Hari Kartini, Perempuan Bangsa Rembang berbagi takjil
Rabu, 21 April 2021 - 21:11 WIB
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang merupakan organisas...
Pemprov Jawa Barat salurkan Rp1 miliar untuk korban bencana Seroja di NTT
Rabu, 21 April 2021 - 20:56 WIB
Pemerintah Jawa Barat menyalurkan dana senilai Rp1 miliar untuk membantu penanganan korban bencana b...
LPSK jamin pelindungan saksi pengeroyokan anggota TNI/Polri di Blok M
Rabu, 21 April 2021 - 20:34 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjamin keselamatan dan pelindungan bagi warga yang in...
Organda minta dicarikan solusi dampak larangan mudik
Rabu, 21 April 2021 - 18:24 WIB
Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, meminta Pemerintah Dae...
 Tak bertenaga, Rupiah ditutup melemah 0,22% ke Rp14.530 per dolar AS hari ini 
Rabu, 21 April 2021 - 17:55 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu tak keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini...
Kasus perintangan di Pemko Medan, KI Sumut: Jangan lagi halangi jurnalis
Rabu, 21 April 2021 - 16:45 WIB
Komisi Informasi Provinsi Sumatra Utara memberikan kritik pedas atas kasus dugaan perintangan dan in...
Posko PPKM Yogyakarta diminta aktifkan pengawasan pemudik datang awal
Rabu, 21 April 2021 - 15:55 WIB
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta meminta Posko Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat...
 TNI berbagi sembako kepada warga perbatasan di Papua
Rabu, 21 April 2021 - 14:47 WIB
Sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadhan 1442 H, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV